Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

China Beri Peringatan Keras kepada AS: Jangan Campuri Urusan Taiwan

M Nurhadi

Minggu, 28 Januari 2024 | 13:21 WIB
China Beri Peringatan Keras kepada AS: Jangan Campuri Urusan Taiwan
Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi menghadiri pertemuan dengan pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei, Taiwan, 3 Agustus 2022. Kantor Pemimpin Taiwan/HO via REUTERS/as

Suara.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, kembali memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mencampuri urusan China dengan Taiwan.

Hal ini disampaikan setelah pertemuan antara Wang dan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Jake Sullivan, di Thailand dari Jumat hingga Sabtu (26-27/1/2024) kemarin.

Wang menganggap isu Taiwan sebagai tantangan terbesar dalam hubungan antara Beijing dan Washington.

Gedung Putih menyatakan bahwa Sullivan dan Wang "membahas masalah-masalah lintas selat" dan bahwa Sullivan "menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan".

Kemenlu China juga mengatakan, China dan AS telah sepakat untuk mengadakan pembicaraan tingkat pemerintah pertama mengenai kecerdasan buatan (AI) pada musim semi ini.

Dikutip via Antara, pertemuan itu merupakan kelanjutan komitmen Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping untuk menjaga komunikasi strategis dan mengelola hubungan secara bertanggung jawab, saat bertemu di San Fransisco tahun lalu.

Ini jadi kesempatan pertama bagi pejabat tinggi AS dan China bertemu langsung sejak pemilihan pemimpin Taiwan awal bulan ini yang dimenangkan Lai Ching-te dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

Sebelumnya, kunjungan delegasi AS ke Taiwan sesaat setelah pemilu Taiwan itu yang dianggap China pemberontakan membuat negara yang dipimpin Xi Jinping itu berang.

Sejak pecah pada tahun 1949 karena perang saudara, China komunis dan Taiwan yang demokratis telah memiliki pemerintahan yang terpisah.

baca juga

Pada tahun 1979, ketika Amerika Serikat mengubah pengakuan diplomatiknya dari Taipei ke Beijing, Kongres AS mengesahkan Undang-Undang Hubungan Taiwan.

Menurut undang-undang tersebut, Amerika Serikat mempertahankan hubungan tidak resmi yang substansial dengan Taiwan dan menyediakan persediaan senjata dan suku cadang bagi wilayah tersebut agar dapat mempertahankan diri dengan memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Lowongan Kerja Jadi Raja Kera Digaji Rp13 Juta, Tertarik Melamar?

Viral Lowongan Kerja Jadi Raja Kera Digaji Rp13 Juta, Tertarik Melamar?

Your Say | Sabtu, 27 Januari 2024 | 17:03 WIB

BYD Masuk Sektor Prioritas Forum  Diplomasi Ekonomi

BYD Masuk Sektor Prioritas Forum Diplomasi Ekonomi

Otomotif | Sabtu, 27 Januari 2024 | 09:00 WIB

BYD Sah Kuasai China Usai Libas Penjualan Volkswagen

BYD Sah Kuasai China Usai Libas Penjualan Volkswagen

Otomotif | Jum'at, 26 Januari 2024 | 18:54 WIB

Daftar 8 Negara yang Resmi Tersingkir dari Persaingan ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023

Daftar 8 Negara yang Resmi Tersingkir dari Persaingan ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023

Bola | Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:36 WIB

AS Kembali Salurkan Senjata Besar-besaran untuk Israel, Salah Satunya F-35

AS Kembali Salurkan Senjata Besar-besaran untuk Israel, Salah Satunya F-35

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:23 WIB

Senjata Api Buatan Pindad Hadir di Amerika Serikat: Ini Daftar dan Harganya

Senjata Api Buatan Pindad Hadir di Amerika Serikat: Ini Daftar dan Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:24 WIB

Terkini

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

×