Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Petani vs Beras Impor, Menteri Perdagangan Klaim Tak Akan Bikin Rugi

M Nurhadi

Rabu, 14 Februari 2024 | 16:14 WIB
Petani vs Beras Impor, Menteri Perdagangan Klaim Tak Akan Bikin Rugi
Sebagai Ilustrasi-Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/10/2023). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/Spt]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah akan kembali impor beras guna memastikan pasokan beras tetap terjaga dan harga beras tidak meroket. Impor beras, kata dia, diklaim tidak akan bikin petani rugi. 

"Kami sudah isi dengan impor yang banyak dan itu tidak merugikan petani karena harganya tinggi sekarang di petani, harga beras itu kan dibeli Rp11.000-an gabah itu Rp8.000-an," ungkap Zulkifli, dikutip Suara.com dari Antara.

Masalah pasokan beras, kata Zulhas --panggilan Zulkifli Hasan, terjadi karena penundaan dalam waktu penanaman dan panen.

"Begini beras itu memang kita lambat kan nanamnya lambat panennya lambat," kata Zulkifli memberikan keterangan usai menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 179 Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2024).

Zulhas menjelaskan bahwa untuk menangani kenaikan harga beras, pemerintah melalui Perum Bulog telah meningkatkan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar. Volume pasokan awal yang sebelumnya berkisar antara 100 hingga 200 ribu ton telah ditingkatkan menjadi 250 ribu ton.

"Untuk menanggulangi kenaikan harga itu, pemerintah melalui Bulog saat ini mengalirkan beras ke pasar dalam jumlah 100 hingga 200 ribu ton per bulan, namun sekarang sudah ditingkatkan menjadi 250 ribu ton," katanya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengonfirmasi bahwa saat ini stok beras telah mencukupi sejumlah ritel modern untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Sejak kemarin setelah dari Istana, langsung koordinasi dengan Perpadi, PIBC, Bulog plus Aprindo. Jadi pertama-tama tugas kita mengisi stok di pasar, sudah dua hari ini kita isi terus stok di modern market. Seharusnya sampai dengan Lebaran, stok beras itu aman dan terjaga," demikian disampaikan Arief dalam keterangan tertulis di Jakarta, pada hari Selasa (13/2/2024).

Arief mengungkapkan bahwa setelah mendapatkan perintah dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan stabilisasi perberasan nasional, mereka langsung bergerak cepat bersama pemangku kepentingan lainnya.

Bapanas, bersama dengan Perum Bulog, PT Food Station Tjipinang Raya, Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), berupaya untuk menstabilkan harga beras. Sebanyak 50 ribu ton beras dari Bulog sudah mulai didistribusikan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

"Perintah dari Presiden adalah untuk mengoptimalkan stok beras yang ada di Bulog, PIBC, dan Food Station BUMD DKI Jakarta untuk didistribusikan ke pasar, baik pasar modern maupun pasar tradisional," ujar Arief saat mengunjungi gudang PIBC di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Perdagangan Ungkap Penyebab Beras Langka: Nanem Lambat, Panen Lambat

Menteri Perdagangan Ungkap Penyebab Beras Langka: Nanem Lambat, Panen Lambat

Bisnis | Rabu, 14 Februari 2024 | 15:16 WIB

Kekhawatiran Stok Beras Akibat Banjir Demak, Dirut Bulog Buka Suara

Kekhawatiran Stok Beras Akibat Banjir Demak, Dirut Bulog Buka Suara

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 21:50 WIB

Bulog Telah Sebar Beras SPHP Pasar Tradisional Hingga Ritel, Tapi Kok Masih Langka?

Bulog Telah Sebar Beras SPHP Pasar Tradisional Hingga Ritel, Tapi Kok Masih Langka?

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 16:18 WIB

Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan

Kenaikan Harga Beras Terjadi di Berbagai Daerah Jelang Pemilu dan Ramadan

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:20 WIB

Usai Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos Pangan, Kini Beli Beras Dibatasi

Usai Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos Pangan, Kini Beli Beras Dibatasi

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 10:29 WIB

Jelang Pencoblosan, Emak-emak Panik! Beras Langka dan Harga Melonjak

Jelang Pencoblosan, Emak-emak Panik! Beras Langka dan Harga Melonjak

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 08:39 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB