Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dukung Industri Baja, KPIC dan Krakatau Posco Bersama Politeknik Banten Jalin Kerjasama

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2024 | 06:59 WIB
Dukung Industri Baja, KPIC dan Krakatau Posco Bersama Politeknik Banten Jalin Kerjasama
KITECH Korea (KPIC) bersama dengan KRAKATAU POSCO dan Politeknik Banten melakukan penandatanganan MOU untuk mengembangkan dan mendistribusikan sumber daya manusia teknis.

Suara.com - Pada tanggal 4 Maret 2024, KITECH Korea (KPIC) bersama dengan KRAKATAU POSCO dan Politeknik Banten melakukan penandatanganan MOU untuk mengembangkan dan mendistribusikan sumber daya manusia teknis di antara tiga pihak sebagai bagian dari rencana ODA (Official Development Assistance) untuk kerja sama industri antara kedua Negara, berdasarkan KTT Korea-Indonesia yang dilaksanakan pada tahun 2023.

KPIC (Korea Ppuri Industry Center) mempromosikan proyek-proyek ODA untuk mengembangkan sumber daya manusia industri di Indonesia sebagai upaya dari pemerintah Korea yang akan mendukung ODA di bidang teknologi industri baja di Indonesia, sebagai mana yang diungkapkan oleh Dr. Kim Hyun Jong selaku Direktur Utama KPIC.

“Program pelatihan ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan industri baja Indonesia dengan membina lebih banyak pekerja baja yang handal. Sekali lagi, Krakatau Posco mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam kerja sama strategis kedua instansi pemerintah di bidang pengembangan sumber daya manusia," ungkap Dr. Kim Hyun Jong ditulis Rabu (6/3/2024).

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Supardi, Direktur Politeknik Banten, Dicky Mardiana, Direktur HR & GA KRAKATAU POSCO dan Dr. Kim Hyun Jong, Direktur Utama KPIC, serta disaksikan oleh Direktur Jenderal Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) – Kementrian Perindustrian, Andi Rizaldy.

Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat penyelenggaraan pendidikan di Politeknik Petrokimia Industri Banten dengan fokus pada persiapan tenaga kerja teknologi yang kompeten.

"Kami akan mengembangkan program pengembangan sumber daya manusia serta bekerja sama dalam penyediaan peralatan dan infrastruktur pendukung. Kualitas sumber daya manusia sangat penting untuk keberhasilan masa depan bangsa," ucapnya.

Oleh karena itu, KRAKATAU POSCO bertekad untuk mendukung pembentukan sumber daya manusia yang unggul melalui pembentukan kelas industri baja.

Institusi pendidikan vokasi memiliki peran yang vital dalam mempromosikan kolaborasi internasional dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan sosial.

Oleh karena itu, penting untuk menyediakan personil dan platform yang sesuai guna mempersiapkan pelaksanaan pendidikan vokasi, serta menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar dan program pendidikan vokasi. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda Banten yang berkualitas dan mampu memajukan industri di masa depan.

Kelas Industri ini akan menerapkan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri baja. Kerja sama ini akan diperjuangkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat lokal, sebagai langkah untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dan untuk mempersiapkan mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri baja yang membutuhkan lebih banyak tenaga kerja berkualitas.

“Kelas khusus ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri baja di Indonesia dengan melatih SDM yang lebih kompeten. Ditambah dengan dukungan aktif dari kedua Negara secara langsung seperti ini, kami yakin kerjasama strategis akan berhasil, menciptakan SDM yang berdaya saing dengan kompetensi tinggi, kisah kesuksesan industri baja nasional di masa depan," ungkap Dicky Mardiana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krakatau Posco Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat PAL Program

Krakatau Posco Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat PAL Program

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 08:24 WIB

Krakatau Posco Raih PROPER Hijau Tahun 2023 dari KLHK

Krakatau Posco Raih PROPER Hijau Tahun 2023 dari KLHK

Bisnis | Jum'at, 22 Desember 2023 | 10:19 WIB

Kemen PAN RB Apresiasi Sentra Budi Perkasa di Palembang dengan Penghargaan, Kemensos: Berhasil Lakukan Clean Governance

Kemen PAN RB Apresiasi Sentra Budi Perkasa di Palembang dengan Penghargaan, Kemensos: Berhasil Lakukan Clean Governance

News | Minggu, 17 Desember 2023 | 14:55 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB