Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Krisis Negara Messi: Uang Tak Berharga, Warganya Santap Makanan dari Sampah

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 18 Maret 2024 | 13:11 WIB
Krisis Negara Messi: Uang Tak Berharga, Warganya Santap Makanan dari Sampah
Ilustrasi bendera Argentina - kekalahan terbesar timnas Argentina (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Argentina dikenal sebagai salah satu negara paling sukses di Piala Dunia. Sayangnya, ekonomi negara juara Piala Dunia edisi terakhir itu berbanding terbalik dengan ekonominya.

Negara Leo Messi itu dilaporkan terus mengalami inflasi ekstrem. Situasi ini telah menyebabkan biaya hidup di negara tersebut meningkat secara drastis, bahkan beberapa warga terpaksa mencari makanan dari sampah sisa buah dan sayuran karena tidak memiliki cukup uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Dikutip dari Reuters, tingkat inflasi di Argentina hingga kini belum mencapai level aman, yaitu berada di angka 276,2% dalam periode 12 bulan hingga Februari 2024.

Pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Javier Milei telah berupaya keras untuk mengatasi masalah inflasi yang mencapai tiga digit ini dengan melakukan langkah-langkah strategis.

Upaya tersebut antara lain termasuk pemotongan belanja negara, penargetan subsidi untuk sektor-sektor seperti utilitas dan transportasi, serta upaya untuk menyederhanakan program kesejahteraan.

Langkah ini cukup berhasil meningkatkan pendapatan negara secara efisien. Namun, dampaknya dapat sangat membebani masyarakat. Bahkan, dalam laporan bulan lalu terungkap bahwa tingkat kemiskinan di Argentina hampir mencapai 60%, meningkat dari 40% pada tahun sebelumnya.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup, banyak warga Argentina yang akhirnya terpaksa mengumpulkan sisa-sisa buah dan sayuran dari kontainer sampah untuk dijadikan makanan. Lebih menyedihkan lagi, banyak di antara mereka yang melakukan aktivitas ini adalah orang lanjut usia.

"Saya punya beberapa kontainer di belakang toko sampah di mana orang-orang bisa mengambil sisa buah dan sayuran. Ketika Anda membawa satu kantong sampah berisi buah dan sayuran, Anda akan langsung didatangi oleh 20 orang yang ingin melihat apakah ada yang bisa mereka ambil untuk dimakan," ujar Sandra Boluch, seorang pedagang buah dan sayuran di Buenos Aires.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Segemilang Lionel Messi, Ekonomi Argentina Justru Terpuruk

Tak Segemilang Lionel Messi, Ekonomi Argentina Justru Terpuruk

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 12:22 WIB

Membongkar Teka-teki Klub Baru Justin Hubner, Jadi Rekan Setim Lionel Messi?

Membongkar Teka-teki Klub Baru Justin Hubner, Jadi Rekan Setim Lionel Messi?

Bola | Selasa, 12 Maret 2024 | 12:58 WIB

Kode Makin Mengerucut, Justin Hubner Disebut Bakal Main Bareng Lionel Messi di Inter Miami

Kode Makin Mengerucut, Justin Hubner Disebut Bakal Main Bareng Lionel Messi di Inter Miami

Bola | Senin, 11 Maret 2024 | 12:24 WIB

Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?

Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 11:23 WIB

Kala Inflasi Mencekik, Obligasi Bisa Jadi Obat Mujarab Investor

Kala Inflasi Mencekik, Obligasi Bisa Jadi Obat Mujarab Investor

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 07:19 WIB

Takut Hal Ini Terjadi, Mendagri Tito Sampai Memohon Agar Harga Tiket Pesawat Tidak Naik saat Mudik Lebaran

Takut Hal Ini Terjadi, Mendagri Tito Sampai Memohon Agar Harga Tiket Pesawat Tidak Naik saat Mudik Lebaran

News | Selasa, 05 Maret 2024 | 06:47 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB