Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Tol Bocimi yang Longsor Baru Seumur Jagung, Padahal Diresmikan Jokowi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 04 April 2024 | 13:39 WIB
Tol Bocimi yang Longsor Baru Seumur Jagung, Padahal Diresmikan Jokowi
Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Jalan Tol ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi seksi satu di Gadog, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6).

Suara.com - Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi) Seksi 2 Cigombong-Cibadak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 4 Agustus 2023 lalu. Baru seumur jagung diresmikan, jalan tol tersebut mengalami longsor di kilometer 64, Rabu (3/4/2024).

Diketahui pembangunan tersebut sudah menelan anggaran sebesar Rp3,2 triliun dengan panjang jalan tol mencapai 11,9 kilometer.

Sebelumnya PT Waskita memegang jalannya proyek Tol Bocimi. Tetapi proyek itu rencananya tak ada lagi dalam genggaman Waskita Karya lantaran persoalan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang tertunda.

Ingar-bingar kelanjutan pembangunan tol Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur, rencananya akan dialihkan ke PT Hutama Karya (Persero).

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto membenarkan rencana tersebut yang merupakan program dari pemerintah.

“PMN yang akan digunakan Hutama Karya Rp12,5 Triliun. Rencana awal, ya, Hutama Karya diminta menyelesaikan Bocimi Seksi 3 dan Jalan Tol Kapalbetung-Palembang,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Budi menegaskan, tak ada pengambilan saham dari PT Waskita. Begitu pula PT Hutama Karya yang hanya melanjutkan proyek jalan tol Bocimi.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hendy Rahardian menuturkan, pengambilalihan proyek Tol Bocimi dilakukan lewat aksi korporasi Waskita Karya dengan Hutama Karya.

Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra Atmawidjaja mengatakan perlunya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sebagai bentuk penegasan ambil alih jalan tol Bocimi dari PT Waskita ke PT Hutama Karya.

PPJT yang baru, lanjut Endra, memasukkan investasi murni dari PT Waskita sebagai pengingat jalan tol Bocimi pernah digarap proyeknya oleh mereka. Persoalan keuangan Waskita, diakui Endra membuat proyek tersebut berat dilakukan investasi jangka panjang.

Endra mengungkapkan Hutama Karya dipilih untuk rencana ambil alih karena mulai tidak ada hilal selesainya proyek jalan tol Bocimi. Dengan kata lain, rencana tersebut diambil supaya pembangunan terus berlanjut dan selesai. (Syifa Nur Layla)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor Tol Bocimi Menambah Panjang Daftar Kecelakaan Kerja di Proyek Waskita Karya

Longsor Tol Bocimi Menambah Panjang Daftar Kecelakaan Kerja di Proyek Waskita Karya

Bisnis | Kamis, 04 April 2024 | 13:06 WIB

Waskita Karya Diujung Tanduk, Investor Kompak Tolak Restrukturisasi Utang Rp1,3 Triliun

Waskita Karya Diujung Tanduk, Investor Kompak Tolak Restrukturisasi Utang Rp1,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 04 April 2024 | 12:47 WIB

Jokowi Soal Bansos Beras Hingga Akhir Tahun: Kalau APBN Memungkinkan, Tapi Tidak Janji

Jokowi Soal Bansos Beras Hingga Akhir Tahun: Kalau APBN Memungkinkan, Tapi Tidak Janji

News | Kamis, 04 April 2024 | 12:13 WIB

Terkini

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:09 WIB

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB