Mudik Lebaran 2024 Pakai Mobil Pribadi Lintas Pulau Terapkan Geofencing, Apakah Itu?

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 05 April 2024 | 17:38 WIB
Mudik Lebaran 2024 Pakai Mobil Pribadi Lintas Pulau Terapkan Geofencing, Apakah Itu?
Aplikasi ferizy untuk pembelian tiket kapal feri secara online, berguna dalam implementasi geofencing [ferizy].

Suara.com - Mudik Lebaran 2024 menjelang, dan para pemudik yang mengandalkan mobil pribadi melakukan perjalanan panjang. Bisa saja mencapai ratusan km, dengan cara overland atau jalan darat ditambah lintas laut atau didukung kapal feri.

Dikutip dari rilis resmi Astra Infra sebagaimana diterima Suara.com, demi menjaga kelancaran perjalanan pemudik dengan mobil pribadi yang berkendaraan lintas pulau, diterapkan beberapa peraturan.

Antara lain menyiapkan tiket kapal feri sebelum memulai perjalanan. Yang bisa didapatkan melalui aplikasi atau website ferizy sebelum tiba di pelabuhan.

Pasalnya, saat ini pelabuhan sudah tidak lagi melayani penjualan tiket kapal feri.

Selain itu, pemudik juga perlu memperhatikan penerapan sistem geofencing. Yaitu pembelian tiket tak bisa dilakukan dalam jarak sekitar 4,2 - 4,7 km sebelum pelabuhan untuk rute Merak-Bakauheni.

Apakah itu geofencing?

Pengertiannya adalah cara menentukan zona geografis untuk melacak apakah sebuah mobil meninggalkan atau memasuki zona tertentu.

Dengan geofencing, sistem yang menggunakan sinyal GPS dari perangkat pelacak menentukan lokasi dan menandai batas suatu area. Dan disebut sebagai pagar geografis atau geofencing.

Tujuannya, membuat zona virtual di sekitar lokasi tertentu dalam peta. Sehingga kapan mobil memasuki atau meninggalkan area tertentu bisa dideteksi pergerakannya.

baca juga

Dalam konteks Mudik Lebaran 2024, sistem ini termasuk dalam skema untuk menghindari terjadinya penumpukan di titik atau lokasi tertentu sehingga tidak terjadi perlambatan perjalanan.

Bila dihubungkan kepada pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) dari mobil pribadi yang digunakan dalam Mudik Lebaran, skema geofencing dan gaya mengemudi eco-driving bisa lebih menghemat konsumsi BBM.

Astra Infra mengimbau para pengguna jalan tol terutama yang akan melakukan penyeberangan memperhatikan beberapa poin penting ini:

Persiapkan pengemudi dan mobil

  • Kondisi kendaraan dalam keadaan prima, antara lain memastikan tekanan ban, kondisi mesin, hingga kondisi rem kendaraan.
  • Kondisi fisik pengemudi juga perlu diperhatikan agar pemudik dapat mengendarai kendaraan dengan fokus dan tetap waspada.
  • Hal ini sangat penting diperhatikan oleh pemudik mengingat faktor utama terjadinya kecelakaan salah satunya
    disebabkan kondisi kendaraan yang tidak siap dan pengemudi yang mengantuk atau kelelahan.

Persiapkan sarana pendukung bermobil di ruas tol

  • Pastikan BBM cukup demikian pula bila menggunakan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) kondisi baterai juga penuh.
  • Saldo kartu uang elektronik mencukupi total penggunaan ruas jalan tol dari gerbang tol (GT) awal sampai akhir dengan sistem tap in dan tap out.
  • Membawa bekal secukupnya untuk mengantisipasi kepadatan di rest area.


Persiapkan tiket kapal feri

  • Silakan membeli tiket penyeberangan melalui aplikasi atau website ferizy sebelum tiba di pelabuhan.
  • Perhatikan penerapan sistem geofencing, di mana pembelian tiket tak bisa dilakukan dalam jarak sekitar 4,2 - 4,7 km sebelum pelabuhan untuk rute Merak-Bakauheni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya

Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:05 WIB

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:30 WIB

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

DPR | Kamis, 02 April 2026 | 11:08 WIB

Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026

Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam

Foto | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:55 WIB

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 14:52 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

×