Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Maskapai Asing Baru Mulai Kembali Berdatangan ke Indonesia

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 07 April 2024 | 10:01 WIB
Maskapai Asing Baru Mulai Kembali Berdatangan ke Indonesia
Ilustrasi PT JAS Airport Service. [ptjas.co.id]

Suara.com - Maskapai penerbangan asing mulai membuka kembali rute menuju Indonesia. Setidaknya, ada tiga maskapai baru yang terbang ke bandara-bandara RI.

Direktur Utama PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), Adji Gunawan mengatakan, pihaknya menangani ground handling para maskapai asing tersebut. Menurut dia, penerbangan maskapai asing ini merupakan reaktivasi rute yang sebelumnya pernah dioperasikan dan ada yang rute baru.

"Ke depannya, kami sudah mengantongi sejumlah maskapai yang akan bekerja sama untuk ground handling di bandara-bandara Indonesia," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Minggu (7/4/2024).

Adapun, maskapai asing itu diantaranya, pertama Qatar Airways yang membuka rute dari Hamad Internasional Airport Doha menuju Bandara Kuala Namun, Medan dengan pesawar Boeing 787-800. Rute ini dioperasikan tiga kali seminggu pada Senin, Kamis, dan Minggu.

Kedua, perusahaan menangani ground handling Juneyao Air dari Shanghai Pudong International Airport (PVG) menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dengan menggunakan pesawat Airbus A321-Neo. Juneyao Air beroperasi setiap hari dari dan ke Bali.

Ketiga, PT JAS menangani ground handling reaktivasi rute Auckland-Denpasar, Bali, oleh Air New Zealand menggunakan pesawat Boeing 787-900 Dreamliner.

Selain itu, PT JAS juga membuka Tujuwan Lounge di area keberangkatan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya (SUB).

Di akhir bulan tersebut, tepatnya pada 25-26 Februari 2024, perusahaan menangani kedatangan kargo sebanyak 150 ton untuk peralatan konser penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran, di Jakarta. Penanganan kargo tersebut menggunakan dua pesawat Boeing 777F.

Setelah dari Jakarta, kargo itu pun terbang dari Jakarta menuju Manila, Filipina, pada 3-4 Maret 2024 untuk konser Ed Sheeran selanjutnya.

Tidak hanya melakukan pelayanan kargo dan ground handling saja, Adji mengatakan perusahaan juga terus meningkatkan pelayanan dengan memperoleh sejumlah sertifikasi di kuartal I 2024.

Perusahaan mendapatkan sertifikasi ISO 22000:2018 yang dikeluarkan oleh Lloyd’s Register Quality Assurance (LRQA) yang berlaku di di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng (CGK), yakni sertifikasi untuk memastikan keamanan pangan di seluruh rantai makanan atau disebut juga sebagai Standar Food Safety Management System (FSMS).

Masih dari LRQA, PT JAS juga mendapatkan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Point (HACCP) yang juga berlaku di CGK, suatu metode yang digunakan untuk memastikan tingkat keamanan dari produk makanan.

Unit ground handling PT JAS terus mengalami peningkatan. Sepanjang 2023, perusahaan melayani ground handling 71.945 penerbangan. Angka tersebut meningkat 69 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 42.648 penerbangan.

Adji menjelaskan bahwa peningkatan tersebut didukung oleh kebijakan Pemerintah Indonesia yang tengah menggalakkan kembali industri aviasi setelah lesu akibat pandemi sejak 2020.

Karena itu, penerbangan pun berangsur-angsur pulih serta banyak penerbangan yang selama pandemi tutup kemudian kembali beroperasi.
 
"Kami sangat bersyukur karena seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah, memberikan keleluasaan untuk industri aviasi terus berkembang setelah pandemi dengan kebijakan-kebijakan yang mendukung," imbuh Adji.

Jika pada 2024 telah memperoleh 2 sertifikasi yang berkaitan dengan keamanan makanan dan pangan, pada periode sebelumnya, tepatnya pada 2010-2023, sebanyak 6 sertifikasi yang telah diperoleh perusahaan.

Pada tahun lalu, PT JAS memperoleh sertifikasi TAPA APAC - FSR 2020 level C yaitu untuk menetapkan persyaratan industri minimum untuk pergudangan yang aman, penyimpanan dalam perjalanan dalam rantai pasokan; sertifikasi RA3 yakni EU RA3 sejak 2014 dan UK RA3 sejak 2023; sertifikasi IATA CEIV Lithium Batteries pada 2022; pada 2016 memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO); pada 2015 mendapatkan sertifikasi WHO Good Distribution Practice (GDP); dan pada 2010 memperoleh sertifikasi IATA-ISAGO.

"Kuartal I 2024 menjadi langkah awal yang baik bagi PT JAS. Kami berharap sentimen positif di tiga bulan pertama 2024 menjadi sinyal yang sangat baik untuk mengantar perusahaan hingga akhir tahun, Dan dengan adanya tambahan dua sertifikasi baru di tahun ini semakin memantapkan layanan berstandar internasional yang dimiliki PT JAS dimata para klien internasional," pungkas Adji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:43 WIB

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:02 WIB

Pengamat Penerbangan: Jangan Hanya Sanksi Pilot Batik Air yang Tertidur, Butuh Solusi Sistemik

Pengamat Penerbangan: Jangan Hanya Sanksi Pilot Batik Air yang Tertidur, Butuh Solusi Sistemik

Bisnis | Minggu, 10 Maret 2024 | 19:28 WIB

Terkini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:32 WIB

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:21 WIB

Prudential Syariah Klaim Lindungi 300 Ribu Keluarga di RI

Prudential Syariah Klaim Lindungi 300 Ribu Keluarga di RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:13 WIB

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB

Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu

Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:50 WIB

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:39 WIB

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:34 WIB

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:24 WIB

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB