Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Nilai Tukar Rupiah ke Rp 16.000/Dolar AS Sudah Diprediksi dari 2022?

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 18 April 2024 | 10:35 WIB
Nilai Tukar Rupiah ke Rp 16.000/Dolar AS Sudah Diprediksi dari 2022?
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Tepat pada 16 April 2024, nilai tukar Rupiah menyentuh angka Rp16.200 per dolar AS (Amerika Serikat) sesuai dengan prediksi Astronacci International sebagai perusahaan riset yang paling awal memberikan peringatan dini mengenai pelemahan Rupiah yang akan terjadi sejak bulan April di tahun 2022, dengan target mencapai 16.200 per dolar AS.

Prediksi pelemahan rupiah yang berhasil dengan Eye of Future technology dari Astronacci menjadi bukti bahwa PRICE AND TIME ACTION DISCOUNT EVERYTHING benar-benar ada dan terjadi ketika pergerakan harga dari pelemahan rupiah meninggalkan footprint dalam bentuk gap harga saat pandemi COVID-19.

Dr. Gema Goeyardi (Founder & CEO Astronacci International) menggunakan PRICE AND TIME ACTION DISCOUNT EVERYTHING sebagai basis Eye of Future technology untuk memprediksi pelemahan rupiah sejak bulan April di tahun 2022 di kanal youtube Astronacci.

Dengan melihat adanya gap harga di area Rp16.200 maka bisa menjadi target prediksi pelemahan rupiah yang ada saat prediksi dibuat serta digenapi dengan kasus perang, inflasi, serta penguatan Dolar AS yang terjadi saat itu.

Eye of Future Technology dari Astronacci memberikan keunggulan bagi Dr. Gema Goeyardi untuk bisa dapat pertanda sejak tahun 2022 untuk memprediksi pelemahan rupiah ketika melakukan penelitian dan melihat jauh kedepan walaupun pada saat itu banyak yang tidak percaya.

Tentu Astronacci tidak hanya memberikan peringatan sekali saja, tetapi Dr. Gema Goeyardi juga memberikan update beberapa kali di kanal youtubenya dan terakhir pada tanggal 20 Oktober 2023 terkait konflik di timur tengah Hamas-Israel yang menyebabkan harga minyak naik dan inflasi pada AS.

Seperti yang diketahui baru-baru ini tanggal 13 April 2024 Iran melancarkan serangan ke Israel, hal ini meningkatkan ketegangan konflik di timur tengah yang berpotensi semakin meluas. Dampak adanya konflik ini akan berimbas ke harga komoditas serta inflasi global.

Hal ini yang membuat pelemahan rupiah saat pembukaan market tanggal 16 April 2024 ke area gap dan menyentuh level 16,200 dimana selaras dengan prediksi Dr. Gema Goeyardi April 2022 pada kanal Youtube Astronacci International.

Pelemahan rupiah juga disebabkan oleh sentimen data ekonomi AS. Dengan tingkat inflasi yang masih belum stabil menguat di angka 3.5% pada Maret 2024, Powell mengatakan bahwa masih akan menahan suku bunga terkait tingkat inflasi yang masih belum membaik, Hal ini menarik bagi para investor saat ini untuk memindahkan asetnya ke AS.

Terkait analisis pelemahan Rupiah, saat ini target Astronacci pada level 16,200 sudah dicapai pada tanggal 16 April 2024, dan Astronacci memberikan prediksi terbarunya dalam melihat USD/IDR yang telah rebound dari area resistance becomes support pada level 15,800 sehingga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area harmonic resistance pada level 16,400.

Secara indikator momentum nampak terjadi golden cross pada area jenuh jual (oversold), hal ini mengindikasikan bahwa USD/IDR berpotensi untuk terus menguat menuju target 16,400 selama bertahan di atas area support 15,650.

Kali ini bukan kali pertama Astronacci dan Dr. Gema memberikan prediksinya. Tentu saja Dr. Gema dan Astronacci terus berharap kedepannya tetap memberikan yang terbaik bagi trader Indonesia, khususnya prediksi seperti ini agar trader Indonesia bisa mulai mempersiapkan diri mereka untuk mengambil langkah yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Anjlok Dalam Rupiah Pagi Ini Naik Sedikit, Tapi Masih Rp 16.000/Dolar AS

Setelah Anjlok Dalam Rupiah Pagi Ini Naik Sedikit, Tapi Masih Rp 16.000/Dolar AS

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 10:25 WIB

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Anjlok

Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Anjlok

Foto | Rabu, 17 April 2024 | 18:03 WIB

Imbas Konflik Perang Israel-Iran, Nilai Tukar Rupiah Anjlok ke Rp16.088

Imbas Konflik Perang Israel-Iran, Nilai Tukar Rupiah Anjlok ke Rp16.088

Video | Rabu, 17 April 2024 | 14:34 WIB

Terkini

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB