Kelakuan Tukang Parkir Ilegal Bikin Menteri Geram: Kita Sudah Punya Datanya

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 21 April 2024 | 13:40 WIB
Kelakuan Tukang Parkir Ilegal Bikin Menteri Geram: Kita Sudah Punya Datanya
Ilustrasi tukang parkir (keepo.me)

Suara.com - Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengusulkan adopsi sistem pembayaran parkir digital sebagai langkah pencegahan terhadap praktik pungutan liar di Masjid Al Jabbar, Bandung, Jawa Barat, guna mendukung perkembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Selain itu, dia juga mendukung upaya penindakan tegas terhadap praktik pungutan liar dan memberikan rekomendasi untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada pelaku pungutan liar, sehingga mereka dapat beralih ke pekerjaan alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan sektor pariwisata.

"Salah satu program yang bisa kita lakukan adalah digitalisasi sistem pembayaran parkir. Selain itu, pelatihan juga bisa diberikan kepada calo yang tertangkap dan terlibat dalam praktik pungutan liar untuk memberikan mereka kesempatan memiliki pekerjaan alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ujar Sandiaga kepada media saat acara Road to Run For Independence Day (RFID) 2024 di Jakarta, Minggu.

Sandiaga juga menyebutkan bahwa dia telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Jawa Barat terkait penanganan maraknya praktik pungutan liar di sekitar Masjid Al Jabbar, termasuk pungutan liar parkir.

Dia juga telah mendengar pernyataan dari Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin yang berkomitmen untuk menindak tegas pelaku pungutan liar karena insiden tersebut terus berulang.

"Karena ini terus berulang, apalagi kita sekarang sudah memiliki datanya ditindak tegas saja dan diberikan tentunya sebuah program agar ini tidak terulang lagi ke depan," uja dia, dikutip pada Minggu (21/4/2024)

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan kasus pungutan liar (pungli) di sekitar Masjid Al Jabbar yang membuat banyak orang merasa kesal.

Kasus tersebut mencuat setelah seorang pengguna media sosial dengan nama X @petanirumah mengeluhkan tarif parkir yang mencapai Rp25.000 di Masjid Al Jabbar dan terpaksa membayar berkali-kali. Selain itu, dia juga diminta membeli kantong plastik seharga Rp5.000 saat hendak menitipkan sendal.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, mengumumkan bahwa operator yang mengelola parkir di Masjid Al Jabbar akan dievaluasi setelah kontraknya berakhir pada bulan Juni 2024.

Menurut Bey, evaluasi terhadap operator parkir ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan di Masjid Al Jabbar, terutama setelah adanya laporan mengenai praktik pungutan liar di sana.

"Perparkiran itu kontrak satu tahun dan berakhir Juni, dan pasti akan kami evaluasi. Karena kami ingin yang terbaik bagi Al Jabbar jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan," kata Bey, dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhatan Pemudik di Masjid Al Jabbar, Dipalak Tukang Parkir Hingga Urusan Penitipan Sandal Jadi Masalah

Curhatan Pemudik di Masjid Al Jabbar, Dipalak Tukang Parkir Hingga Urusan Penitipan Sandal Jadi Masalah

Video | Senin, 15 April 2024 | 12:58 WIB

Viral Pemudik Kena Pungli Saat Salat di Masjid Al Jabbar Bandung: Bayar Parkir Sampai 3 Kali, Diteriaki Saat di Toilet

Viral Pemudik Kena Pungli Saat Salat di Masjid Al Jabbar Bandung: Bayar Parkir Sampai 3 Kali, Diteriaki Saat di Toilet

Lifestyle | Minggu, 14 April 2024 | 09:05 WIB

Viral Cerita Pemudik 'Dipalak' di Masjid Al Jabbar, Biaya Parkir Bikin Naik Darah

Viral Cerita Pemudik 'Dipalak' di Masjid Al Jabbar, Biaya Parkir Bikin Naik Darah

Lifestyle | Sabtu, 13 April 2024 | 11:01 WIB

Ini yang Bakal Terjadi di Jakarta Jika Ridwan Kamil Jadi Gubernur

Ini yang Bakal Terjadi di Jakarta Jika Ridwan Kamil Jadi Gubernur

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:40 WIB

Sadis! Gegara Utang Rp130 Ribu Sopir Bajaj Bacok Tukang Parkir di Dalam Mini Market, Begini Kronologinya

Sadis! Gegara Utang Rp130 Ribu Sopir Bajaj Bacok Tukang Parkir di Dalam Mini Market, Begini Kronologinya

News | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:11 WIB

Dendam Berujung Luka! Juru Parkir Dikeroyok 3 Sopir Bajaj Gara-gara Ejek Istri di Kemayoran

Dendam Berujung Luka! Juru Parkir Dikeroyok 3 Sopir Bajaj Gara-gara Ejek Istri di Kemayoran

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 16:11 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB