50 Anak Muda Siap Jadi Barista, Semangat Mandiri Wirausaha Yogyakarta

Kamis, 25 April 2024 | 16:03 WIB
50 Anak Muda Siap Jadi Barista, Semangat Mandiri Wirausaha Yogyakarta
Barista tengah meracik kopi pesanan konsumen. Sebagai ilustrasi [Unsplash/Ali Yahya]

Suara.com - Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata dan melahirkan wirausaha mandiri, Dinas Kepemudaan dan Olah raga Kabupaten Gunungkidul (Dispora), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pelatihan untuk anak muda.

Dikutip dari kantor berita Antara, pelatihan yang diberikan adalah menjadi barista atau penyaji. Dengan jumlah 50 anak muda setempat.

Di Gunungkidul, Kamis (25/4/2024), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah raga atau Kadispora Gunungkidul Supriyanto menyatakan bahwa peserta pelatihan terdiri dari beberapa unsur.

Mulai anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sejumlah 20 orang, karang taruna 20 orang, dan dari pondok pesantren 10 orang.

"Harapan kami, anak muda memiliki inspirasi bagaimana mengolah kopi dan mengembangkan usaha kopi yang saat ini masih menjanjikan," ungkap Supriyanto.

Ada pun pelatihan yang diberikan meliputi teori kewirausahaan, dengan narasumber dari perguruan tinggi serta pelatihan pengolahan dan penyajian kopi dari salah satu pemilik kafe di Gunungkidul.

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan alat penyeduh atau pembuatan minuman kopi senilai masing-masing Rp 1 juta.

"Globalisasi dan arus perubahan menuntut anak muda untuk kreatif. Kami berharap pelatihan barista ini dapat menjadi bekal mereka meningkatkan perekonomian," lanjut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah raga Gunungkidul.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap peserta mampu menangkap peluang bisnis dari tren ini. Sebab penyajian kopi sudah banyak ragamnya dengan berbagai cita rasa terbaik.

Baca Juga: Bisnis UMKM Anak Muda di Pemkab Banyuwangi Jadi Percontohan Nasional

"Saya ingin ada startup yang muncul dari Gunungkidul, ini tidak menutup kemungkinan datang dari peserta pelatihan kopi ini," ujar Sunaryanta memberikan semangat.

Menurutnya untuk menjadi pengusaha yang andal butuh konsistensi diri. Jika ditekuni, dikembangkan, dilakukan dengan telaten, usaha kopi dapat meningkatkan perekonomian. Sekaligus akan berdampak kepada pengurangan pengangguran.

"Kopi ini sangat menjanjikan, apalagi di era digitalisasi kita bisa bebas menanamkan branding melalui media sosial," lanjut Sunaryanta.

Ditambahkannya bahwa ia telah bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada atau UGM dalam upaya pengembangan tanaman kopi di Gunungkidul.

"Sudah kami mulai penanaman kopi, tapi masih spot-spot, antara lain di Nglipar dan Ngawen ini akan terus kami kembangkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI