Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Dugaan Korupsi Libatkan Pengusaha Samarinda: 19 Kendaraan Disita, Ada Lambo Hingga Hummer

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 03 Juni 2024 | 14:12 WIB
Dugaan Korupsi Libatkan Pengusaha Samarinda: 19 Kendaraan Disita, Ada Lambo Hingga Hummer
gedung kpk (Antara)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, kasus korupsi Rita Widyasari yang diduga melibatkan seorang pengusaha asal Samarinda terus berlanjut. Terkini, 19 unit kendaraan mewah sudah diamankan.

Kendaraan-kendaraan ini disita dari dua lokasi berbeda di Samarinda, yaitu di Jalan KS Tubun dan Perumahan Citraland.

"Tim KPK yang terdiri dari dua orang dari bagian Labusti, yang menangani perawatan dan pemeliharaan barang bukti, datang ke Samarinda. Mereka menyita 19 kendaraan dan berencana menitipkannya di Rupbasan Samarinda," ujar Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Samarinda, Ari Yuniarto, pada Minggu (2/6/2024) kemarin.

Meski demikian, penitipan 19 kendaraan mewah tersebut belum bisa direalisasikan karena halaman dan lahan parkir kantor Rupbasan tidak memadai.

Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Samarinda, Ari Yuniarto, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang tidak memadai menyebabkan kendaraan mewah yang disita tetap berada di lokasi asalnya, yaitu di Jalan KS Tubun dan Perumahan Citraland.

"Setelah dilihat, kondisi tidak memadai sehingga kendaraan tetap dititipkan di tempat asalnya. Di dua lokasi itu ada 19 mobil dan motor," ujar Ari.

Ari menyatakan bahwa ia tidak mengetahui waktu pasti penyitaan karena pihaknya hanya bertanggung jawab pada administrasi penerimaan barang bukti yang disita oleh KPK. Meskipun kendaraan tidak dipindahkan, Rupbasan Kelas I Samarinda akan terus memantau kondisi dan keberadaannya melalui koordinasi dengan KPK.

"Untuk berapa lama penitipan, saya juga tidak tahu pasti. Ini hanya administrasi. Selagi kasus belum ada putusan, barang sitaan boleh dipegang oleh pihak tersita. Setelah ada putusan, barang akan disita dan statusnya akan ditentukan oleh putusan tersebut," tambah Ari.

Tidak ada petugas yang ditugaskan secara khusus untuk menjaga kendaraan tersebut. Saat diperlukan, KPK akan menghubungi Rupbasan untuk melakukan pengecekan di lokasi.

Ari juga mengungkapkan bahwa penyitaan ini terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

"Surat ini berdasarkan kasus TPPU Rita Widyasari," tegasnya.

Berikut adalah daftar kendaraan yang disita oleh KPK dari dua lokasi berbeda:

Di Jalan KS Tubun: Lamborghini, Toyota Harrier, Jeep Rubbicon Typer Wrangler 2 unit, Avanza, Hummer H3, Range Rover Evoque, Sepeda motor Honda Forza.

Kemudian di Perumahan Citraland: Mercedes Benz 2 unit, BMW (tidak diketahui modelnya), Hummer, John Cooper Works, Honda CRV 2 unit, Toyota Vellfire, Xpander Cross, Lamborghini dan Pajero Sport - 1 unit.

Penyitaan kendaraan-kendaraan mewah ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindaklanjuti kasus korupsi yang melibatkan para pejabat. KPK juga berkomitmen untuk mengembalikan aset negara yang dikorupsi kepada negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Persidangan, Febri Diansyah Ungkap Dicekal Ke Luar Negeri Saat Jadi Pengacara SYL

Di Persidangan, Febri Diansyah Ungkap Dicekal Ke Luar Negeri Saat Jadi Pengacara SYL

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:19 WIB

Kepala RT Rumdis SYL Ungkap Fakta, Istri SYL Dapat Uang Operasional Rp 30 Juta/Bulan

Kepala RT Rumdis SYL Ungkap Fakta, Istri SYL Dapat Uang Operasional Rp 30 Juta/Bulan

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:13 WIB

Saksi Akui Sunat Biaya Perjalanan Dinas Pegawai Kementan Demi Setoran Ke SYL

Saksi Akui Sunat Biaya Perjalanan Dinas Pegawai Kementan Demi Setoran Ke SYL

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:00 WIB

Begini Momen Penyidik KPK Geledah Rumdis SYL, Angkut Duit Miliar Dan 12 Pucuk Senjata

Begini Momen Penyidik KPK Geledah Rumdis SYL, Angkut Duit Miliar Dan 12 Pucuk Senjata

News | Senin, 03 Juni 2024 | 12:51 WIB

Blak-blakan Pejabat Kementan Ngaku 4 Tahun 'Diperas' SYL Rp 6,8 Miliar

Blak-blakan Pejabat Kementan Ngaku 4 Tahun 'Diperas' SYL Rp 6,8 Miliar

News | Senin, 03 Juni 2024 | 11:52 WIB

Tersangka Penyuap Lukas Enembe Meninggal Dunia

Tersangka Penyuap Lukas Enembe Meninggal Dunia

News | Senin, 03 Juni 2024 | 11:36 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB