Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Dugaan Korupsi Libatkan Pengusaha Samarinda: 19 Kendaraan Disita, Ada Lambo Hingga Hummer

M Nurhadi

Senin, 03 Juni 2024 | 14:12 WIB
Dugaan Korupsi Libatkan Pengusaha Samarinda: 19 Kendaraan Disita, Ada Lambo Hingga Hummer
gedung kpk (Antara)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, kasus korupsi Rita Widyasari yang diduga melibatkan seorang pengusaha asal Samarinda terus berlanjut. Terkini, 19 unit kendaraan mewah sudah diamankan.

Kendaraan-kendaraan ini disita dari dua lokasi berbeda di Samarinda, yaitu di Jalan KS Tubun dan Perumahan Citraland.

"Tim KPK yang terdiri dari dua orang dari bagian Labusti, yang menangani perawatan dan pemeliharaan barang bukti, datang ke Samarinda. Mereka menyita 19 kendaraan dan berencana menitipkannya di Rupbasan Samarinda," ujar Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Samarinda, Ari Yuniarto, pada Minggu (2/6/2024) kemarin.

Meski demikian, penitipan 19 kendaraan mewah tersebut belum bisa direalisasikan karena halaman dan lahan parkir kantor Rupbasan tidak memadai.

Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Samarinda, Ari Yuniarto, menjelaskan bahwa kondisi lahan yang tidak memadai menyebabkan kendaraan mewah yang disita tetap berada di lokasi asalnya, yaitu di Jalan KS Tubun dan Perumahan Citraland.

"Setelah dilihat, kondisi tidak memadai sehingga kendaraan tetap dititipkan di tempat asalnya. Di dua lokasi itu ada 19 mobil dan motor," ujar Ari.

Ari menyatakan bahwa ia tidak mengetahui waktu pasti penyitaan karena pihaknya hanya bertanggung jawab pada administrasi penerimaan barang bukti yang disita oleh KPK. Meskipun kendaraan tidak dipindahkan, Rupbasan Kelas I Samarinda akan terus memantau kondisi dan keberadaannya melalui koordinasi dengan KPK.

"Untuk berapa lama penitipan, saya juga tidak tahu pasti. Ini hanya administrasi. Selagi kasus belum ada putusan, barang sitaan boleh dipegang oleh pihak tersita. Setelah ada putusan, barang akan disita dan statusnya akan ditentukan oleh putusan tersebut," tambah Ari.

Tidak ada petugas yang ditugaskan secara khusus untuk menjaga kendaraan tersebut. Saat diperlukan, KPK akan menghubungi Rupbasan untuk melakukan pengecekan di lokasi.

baca juga

Ari juga mengungkapkan bahwa penyitaan ini terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

"Surat ini berdasarkan kasus TPPU Rita Widyasari," tegasnya.

Berikut adalah daftar kendaraan yang disita oleh KPK dari dua lokasi berbeda:

Di Jalan KS Tubun: Lamborghini, Toyota Harrier, Jeep Rubbicon Typer Wrangler 2 unit, Avanza, Hummer H3, Range Rover Evoque, Sepeda motor Honda Forza.

Kemudian di Perumahan Citraland: Mercedes Benz 2 unit, BMW (tidak diketahui modelnya), Hummer, John Cooper Works, Honda CRV 2 unit, Toyota Vellfire, Xpander Cross, Lamborghini dan Pajero Sport - 1 unit.

Penyitaan kendaraan-kendaraan mewah ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindaklanjuti kasus korupsi yang melibatkan para pejabat. KPK juga berkomitmen untuk mengembalikan aset negara yang dikorupsi kepada negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Persidangan, Febri Diansyah Ungkap Dicekal Ke Luar Negeri Saat Jadi Pengacara SYL

Di Persidangan, Febri Diansyah Ungkap Dicekal Ke Luar Negeri Saat Jadi Pengacara SYL

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:19 WIB

Kepala RT Rumdis SYL Ungkap Fakta, Istri SYL Dapat Uang Operasional Rp 30 Juta/Bulan

Kepala RT Rumdis SYL Ungkap Fakta, Istri SYL Dapat Uang Operasional Rp 30 Juta/Bulan

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:13 WIB

Saksi Akui Sunat Biaya Perjalanan Dinas Pegawai Kementan Demi Setoran Ke SYL

Saksi Akui Sunat Biaya Perjalanan Dinas Pegawai Kementan Demi Setoran Ke SYL

News | Senin, 03 Juni 2024 | 13:00 WIB

Begini Momen Penyidik KPK Geledah Rumdis SYL, Angkut Duit Miliar Dan 12 Pucuk Senjata

Begini Momen Penyidik KPK Geledah Rumdis SYL, Angkut Duit Miliar Dan 12 Pucuk Senjata

News | Senin, 03 Juni 2024 | 12:51 WIB

Blak-blakan Pejabat Kementan Ngaku 4 Tahun 'Diperas' SYL Rp 6,8 Miliar

Blak-blakan Pejabat Kementan Ngaku 4 Tahun 'Diperas' SYL Rp 6,8 Miliar

News | Senin, 03 Juni 2024 | 11:52 WIB

Tersangka Penyuap Lukas Enembe Meninggal Dunia

Tersangka Penyuap Lukas Enembe Meninggal Dunia

News | Senin, 03 Juni 2024 | 11:36 WIB

Terkini

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:05 WIB

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:56 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

×