Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Biar Seller Nggak Repot Logistik, Perusahaan Ini Inovasi Sistem COD

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 14 Juni 2024 | 19:05 WIB
Biar Seller Nggak Repot Logistik, Perusahaan Ini Inovasi Sistem COD
Dok: Lion Parcel

Suara.com - PT Lion Express atau Lion Parcel, perusahaan jasa logistik mengembangkan sistem COD ongkir dalam sistem operasionalnya. Sistem ini bisa membantu pelaku usaha mengelola urusan logistik bisnisnya.

Sehingga, pelaku usaha dapat lebih fokus pada proses penjualan produk dan perkembangan bisnisnya tanpa harus memikirkan manajemen logistik.

"Secara mekanisme, para pelanggan cukup membayar harga barang kepada seller. Sementara itu, ongkos kirim baru akan dibayarkan oleh pelanggan langsung kepada Lion Parcel ketika barang sudah diterima," ujarnya Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto yang dikutip, Jumat (14/6/2024).

Kenny menjelaskan tren belanja online yang terus meningkat turut mendorong demand logistik yang tinggi. Dalam prosesnya, para online seller, khususnya yang berjualan melalui platform non-marketplace, seringkali merasa kesulitan mengelola urusan logistik, seperti perhitungan biaya ongkos kirim dan proses pengiriman.

Belum lagi adanya kemungkinan ketidaksesuaian perhitungan ongkos kirim yang ditagihkan kepada pelanggan karena kesalahan berat, volumetrik, atau alamat yang kurang tepat.

"Jadi para seller tidak perlu lagi menghitung ongkos kirim dan meminimalisir ketidaksesuaian akibat salah perhitungan berat, volumetrik, atau alamat yang kurang tepat," imbuh Kenny.

Sejak diluncurkan, animo para seller terhadap layanan COD Ongkir Lion Parcel sangat tinggi dengan komoditas yang mendominasi pengiriman oleh produk fesyen, aksesoris, hingga produk kecantikan dan herbal.

Lion Parcel juga turut menyediakan opsi pembayaran Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) untuk para pelanggan yang membutuhkan kenyamanan lebih dalam proses pembayaran COD Ongkir Lion Parcel.

Sehingga hal ini dapat mempercepat proses pembayaran COD Ongkir antara pelanggan dan kurir, serta turut mendukung program digitalisasi yang digadang oleh pemerintah.

"Inovasi layanan COD Ongkir merupakan upaya Lion Parcel mendukung pertumbuhan bisnis para online seller," pungkas Kenny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembayaran COD Masih Dipertahankan sebagai Alternatif di Era Digital

Pembayaran COD Masih Dipertahankan sebagai Alternatif di Era Digital

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 14:39 WIB

Lion Parcel Andalkan Gen Z untuk Kembangkan Bisnis

Lion Parcel Andalkan Gen Z untuk Kembangkan Bisnis

Bisnis | Minggu, 09 Juni 2024 | 14:38 WIB

Gandeng Wiranesia, Lion Parcel Ajarkan UMKM Manajemen Logistik

Gandeng Wiranesia, Lion Parcel Ajarkan UMKM Manajemen Logistik

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2024 | 10:02 WIB

Terkini

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:38 WIB

Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China

Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:37 WIB

Gaji UMR Bisa Beli Rumah? Ini Strategi Finansial dan Tipsnya

Gaji UMR Bisa Beli Rumah? Ini Strategi Finansial dan Tipsnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:31 WIB

Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:21 WIB

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB