Saham BJBR Hadapi Tekanan Jual Usai Komisaris Utama Mendadak Mundur

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Juni 2024 | 11:14 WIB
Saham BJBR Hadapi Tekanan Jual Usai Komisaris Utama Mendadak Mundur
Analyst Meeting Full Year 2019 Bank BJB, di The Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta (28/2/2020). (Dok : BJB)

Suara.com - Saham PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mengalami tekanan jual signifikan pada hari ini, Senin, 24 Juni 2024, di tengah mundurnya Komisaris Utama Ventje Rahardjo Soedigno secara mendadak.

Penurunan harga saham BJBR terjadi setelah beredarnya kabar pengunduran yang diumumkan secara resmi oleh pihak perusahaan pekan kemarin.

Mengutip data RTI Bussines pada Senin (24/6/2024) Hingga pukul 10:30 WIB, harga saham BJBR langsung drop di zona merah. Saham BJBR terpantau berada di 965 per saham turun 10 poin atau mengalami pelemahan 1,03 persen.

Saham BJBR
Saham BJBR

Aksi jual pun marak terhadap saham emiten bank daerah itu, terpantau 298 ribu saham dilego hingga pukul 11 siang ini, berbanding terbalik dengan aksi beli yang hanya di 198 ribu lembar saham.

Kondisi ini memperpanjang tren negatif BJBR dalam beberapa hari terakhir, di mana sahamnya telah turun kumulatif dalam waktu 3 bulan terkakhir 20,58 persen.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) mengumumkan pengunduran diri Komisaris Utama, Ventje Rahardjo Soedigno.

Pengunduran diri Ventje disampaikan melalui surat tertanggal 13 Juni 2024 dan efektif berlaku sejak tanggal tersebut.

Meskipun tidak disebutkan alasan resmi pengunduran diri, Ventje baru menjabat sebagai Komisaris Utama BJB selama dua bulan setelah diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2 April 2024.

Menurut Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, operasional dan layanan bank tidak akan terganggu dengan pengunduran diri Ventje. "Kegiatan usaha, operasional dan layanan Perseroan tetap berjalan dengan normal sebagaimana mestinya," ujar Yuddy dalam keterbukaan informasi.

BJB saat ini tengah dalam proses mencari pengganti Ventje sebagai Komisaris Utama Independen.

Pengunduran diri Ventje Rahardjo Soedigno sebagai Komisaris Utama BJB cukup mengejutkan, mengingat masa jabatannya yang singkat. Meskipun alasan pengunduran diri belum diketahui secara pasti, hal ini dapat menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran di kalangan investor dan nasabah.

Penting bagi BJB untuk segera mencari pengganti yang kompeten dan kredibel untuk mengisi posisi Komisaris Utama Independen. Hal ini untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap bank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blind Orderbook dalam Papan Pemantauan Khusus Kurangi Risiko Manipulasi Harga Saham

Blind Orderbook dalam Papan Pemantauan Khusus Kurangi Risiko Manipulasi Harga Saham

Bisnis | Senin, 24 Juni 2024 | 10:29 WIB

Ada Apa Dengan BJB? Komutnya Mendadak Mundur Meski Baru Seumur Jagung

Ada Apa Dengan BJB? Komutnya Mendadak Mundur Meski Baru Seumur Jagung

Bisnis | Senin, 24 Juni 2024 | 10:18 WIB

Nasib Saham Sritex 'Mati Suri', Raksasa Tekstil Indonesia Terpuruk Utang Menggunung, Berapa Harganya?

Nasib Saham Sritex 'Mati Suri', Raksasa Tekstil Indonesia Terpuruk Utang Menggunung, Berapa Harganya?

Bisnis | Minggu, 23 Juni 2024 | 06:43 WIB

Terkini

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:11 WIB

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:33 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:14 WIB

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:49 WIB