Poin Perundingan Perdagangan Indonesia-Eurasia Segera Diselesaikan, Buka Peluang Lebih Luas

Selasa, 25 Juni 2024 | 18:33 WIB
Poin Perundingan Perdagangan Indonesia-Eurasia Segera Diselesaikan, Buka Peluang Lebih Luas
Perkebunan kelapa sawit yang menyumbangkan salah satu komoditi andalan Indonesia. Sebagai ilustrasi [ANTARA]

Suara.com - Perundingan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (IEAEU–FTA) diluncurkan secara resmi oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Eurasian Economic Commission Andrey Slepnev pada 5 Desember 2022.

Dikutip kantor berita Antara dari laman Kementerian Perdagangan RI, peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Joint Ministerial Statement on the Launch of the Negotiation on Free Trade Agreement between the Eurasian Economic Union and the Republic of Indonesia secara daring.

Perundingan IEAEU–FTA mencakup 11 Kelompok Kerja (Working Group). Yaitu:

  1. perdagangan barang
  2. perdagangan digital
  3. ketentuan legal dan isu institusional
  4. pengamanan perdagangan
  5. ketentuan asal barang
  6. prosedur kepabeanan
  7. fasilitas perdagangan
  8. hambatan teknis perdagangan
  9. pengamanan perdagangan
  10. sanitasi dan fitosanitasi
  11. hak kekayaan intelektual.

Komoditas ekspor andalan Indonesia ke Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (EAEU) pada 2022 adalah minyak sawit, kopra, perangkat televisi, bagian mesin, karet alam dan kopi.

Sedangkan, komoditas impor utama Indonesia dari EAEU yaitu pupuk, produk setengah jadi besi baja bukan paduan, batu bara, dan paduan fero.

Indonesia dan Eurasia telah menyelesaikan Putaran Pertama Perundingan IEAEU–FTA pada 3–5 April 2023 di Jakarta.

EAEU merupakan mitra dagang nontradisional Indonesia dengan total populasi sebesar 183 juta jiwa dan nilai produk domestik bruto mencapai 2,04 triliun dolar Amerika Serikat (AS).

EAEU dapat menjadi hub produk-produk Indonesia di kawasan Asia Tengah dan Eropa Timur.

Perundingan IEAEU–FTA berperan penting sebagai pembuka jalan dan peluang bagi perdagangan yang lebih luas antara pelaku bisnis Indonesia dan EAEU.

Baca Juga: Kopi Produksi UMKM Asal NTT Maju ke Festival Dunia di Copenhagen


Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan proses penyusunan poin Perundingan IEAEU–FTA akan rampung dalam waktu dekat.

"IUE-Eurasia juga hanya beberapa item lagi. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan Bangladesh," jelas Menda Zulkifli Hasan selesai rapat internal IEAEU–FTA di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (25/6/2024) sore.

Mendag menyatakan bahwa surplus perdagangan Indonesia di bidang batu bara dan minyak kelapa sawit dengan Bangladesh mencapai 2 miliar dolar AS.

Salah satu poin yang sedang diselesaikan dalam IEAEU–FTA menyangkut non-batu bara dan minyak kelapa sawit. Salah satunya rencana Bangladesh untuk mengekspor tekstil.

"Kami menyatakan kalau batu bara dan minyak kelapa sawit itu tidak tergantikan. Jadi kalau akan menghitung trade perdagangan antardua negara diukur di luar minyak kelapa sawit dan batu bara. Jadi ini masih belum selesai," jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI