Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Luhut: Pendidikan Jadi Kunci RI Jadi Negara Maju

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 29 Juni 2024 | 09:47 WIB
Luhut: Pendidikan Jadi Kunci RI Jadi Negara Maju
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan

Suara.com - Perusahaan pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia PT CBL Indonesia Investment (CBL), turut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia melalui sumbangsihnya dalam proyek renovasi empat ruang kelas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

Acara ini secara langsung diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam sambutannya, Menko Luhut mengucapkan apresiasinya kepada seluruh pihak termasuk CBL yang turut berkontribusi dalam renovasi empat ruang kelas di FEB UI. 

“Saya ucapkan selamat atas launching 4 renovasi kelas FEB UI yang diinisasi oleh teman-teman Alumni FEB UI angkatan 2002, sebagai bagian dari kegiatan reuni 20 tahun angkatan 2002. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu, termasuk dari CBL. Saya berharap sumbangsih renovasi kelas yang dilakukan dapat membantu mendorong FEB UI menjadi fakultas ekonomi yang top di dunia, membangun SDM Indonesia yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter,” ujar Luhut dikutip Sabtu (29/6/2024).

Menko Luhut mengatakan, pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan bangsa. Untuk bisa menjadi negara maju, universitas sebagai ujung tombak pendidikan tinggi dan riset Indonesia harus bisa terus berbenah, termasuk dari segi infrastrukturnya.

“Renovasi yang dilakukan ditujukan untuk menjadikan kelas yang ada menjadi lebih modern, disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan mahasiswa akan teknologi digital,” imbuhnya. 

Tidak hanya peresmian, di hari yang sama dilakukan juga Diskusi Ekonomi dengan tema "Mengawal Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” bersama Dewan Guru Besar FEB UI.

Indonesia memiliki visi besar menjadi negara berpendapatan tinggi atau maju sebelum tahun 2045. Namun, untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi harus meningkat dari kisaran 5% saat ini menjadi sekitar 6%. Oleh karena itu, diskusi ini dianggap penting agar pemerintah dapat bertukar pikiran dan mendapatkan masukan dari para akademisi terkait evaluasi pembangunan selama 10 tahun terakhir dan langkah-langkah strategis yang harus diambil ke depan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Salah satu tindak lanjut untuk mendorong visi tersebut adalah mengukur efektivitas kebijakan di Indonesia, yang menurut Luhut, akan sangat baik jika UI turut andil dalam hal ini.

“Saya ingin menyampaikan kepada UI bahwa UI harus bermanfaat untuk melakukan pengukuran. Seperti di mana posisi kita sekarang? Misalnya, biaya pendidikan meningkat dari 5% menjadi 20%, apa dampaknya? Sehingga dari situ, kita akan tahu apakah kebijakan kita benar atau tidak. Saya pikir kita manfaatkan itu. Banyak sekali hal yang dapat kita perbaiki, seperti hilirisasi nikel, digitalisasi, e-catalogue,” ungkap Luhut.

Pada kesempatan terpisah Direktur CBL Indonesia Investment Tatang Hendra menyampaikan kepada Dekan FEB UI dan Jajaran pengurus Alumni FEB Tahun 2002, bahwa UI sebagai lembaga pendidikan yang memiliki reputasi dan kapabilitas yang baik telah menghasilkan banyak praktisi baik di birokrasi maupun di kalangan industry di Republik ini. 

Bagi PT CBL Indonesia Investment kolaborasi ini merupakan manivestasi pentingnya kerjasama antara dunia pendidikan dan kalangan pelaku Industri dalam membangun perekonomian dan dunia pendidikan Indonesia. 

"Semoga partisipasi dari perusahaan bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan khususnya di UI dan umumnya di Indonesia," kata Tatang.

Diketahui, PT CBL Indonesia Investment merupakan anak perusahaan HKCBL yang telah menyelesaikan serangkaian transaksi terkait dengan kerjasaam hilirisasi mineral nikel terintegrasi dengan PT Antam Tbk sebagai tindak lanjut rencana pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) di Indonesia, pada tanggal28/12/2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Mentereng Keanu Massaid, Angelina Sondakh Rela Langsung Terbang ke Barcelona Demi Masa Depan Anak

Pendidikan Mentereng Keanu Massaid, Angelina Sondakh Rela Langsung Terbang ke Barcelona Demi Masa Depan Anak

Lifestyle | Kamis, 27 Juni 2024 | 13:46 WIB

Riwayat Pendidikan Menkominfo Budi Arie Ternyata Bukan Lulusan IT, Kini Disorot Usai PDN Dibobol Hacker

Riwayat Pendidikan Menkominfo Budi Arie Ternyata Bukan Lulusan IT, Kini Disorot Usai PDN Dibobol Hacker

Lifestyle | Kamis, 27 Juni 2024 | 11:53 WIB

Anak Tukang Ukir dan Lulusan SMK, Ulfatun Nikmah Raih Gelar Magister FEB UGM

Anak Tukang Ukir dan Lulusan SMK, Ulfatun Nikmah Raih Gelar Magister FEB UGM

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 08:21 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB