Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Lakukan Konservasi Terumbu Karang, BUMI Perkenalkan Teknologi Boya Pintar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 26 Juli 2024 | 10:30 WIB
Lakukan Konservasi Terumbu Karang, BUMI Perkenalkan Teknologi Boya Pintar
Ilustrasi terumbu karang. (Shutterstock)

Suara.com - Selain konservasi terumbu karang, BUMI memperkenalkan teknologi boya pintar atau pelampung pintar. Boya pintar memiliki sensor arah mata angin, suhu air laut dan kecepatan udara.

Data dari sensor tersebut dapat diakses secara daring maupun real time serta digunakan untuk pemantauan kondisi ekosistem terumbu karang skala luas.

Selain itu boya pintar digunakan untuk meningkatan akurasi navigasi pariwisata dalam melihat arus perairan yang aman untuk kegiatan snorkling serta diving.

Boya pintar juga bisa difungsikan sebagai tempat labuh kapal sehingga dapat mengurangi kerusakan terumbu karang akibat penggunaan jangkar. 

Pada 24 Juni 2024 lalu, BUMI bersama perangkat desa Pulau Tunda dan Korpolairud Wargasara berhasil melepaskan dua boya pintar di area laut dangkal Selatan dan Utara Pulau Tunda. Program ini sudah berjalan selama 11 bulan dan akan berakhir di bulan Juli 2024.

Dalam kurun waktu tersebut telah dilakukan penanaman 6 terumbu karang buatan dan penanaman 300 fragmen karang yang terbagi di bagian Utara, Selatan, Timur dan Barat Pulau Tunda.

Keterlibatan multi-stakeholder pada kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar boya pintar dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyaraka serta lingkungan Pulau Tunda.

“Pilot project boya pintar merupakan terobosan pada program CSR. Diharapkan Program Konservasi Terumbu Karang ini akan meningkatkan keanekaragaman ekosistem bawah laut di Pulau Tunda serta dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Presiden Direktur BUMI, Adika Nuraga Bakrie ditulis Jumat (28/7/2024).

Sebagai perusahaan penghasil batu bara terbesar di Indonesia, PT Bumi Resources TbK. (BUMI) berkomitmen untuk mendukung penuh Sustainable Development Goals (SDGs) yang memiliki 17 indikator pembangunan berkelanjutan.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah ekosistem laut, melalui pelestarian dan pemanfaatan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera.

Targetnya adalah mengelola dan melindungi ekosistem laut dan pesisir untuk menghindari dampak buruk, termasuk memperkuat ketahanannya, dan melakukan restorasi untuk mewujudkan lautan yang sehat dan produktif. 

Langkah konservasi ekosistem laut yang tengah dilaksanakan BUMI sebagai bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) adalah Program Konservasi Terumbu Karang di Pulau Tunda, Banten.

Berdasarkan data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2017 hanya terdapat 6.39% terumbu karang yang berada dalam kondisi sangat baik sehingga diperlukan berbagai usaha untuk melestarikannya.

Terumbu karang merupakan penopang utama kehidupan biota laut dan pada umumnya hidup di pinggir pantai atau daerah yang masih terkena cahaya matahari kurang lebih 50 m di bawah permukaan laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EITS: Flores Punya Potensi Kembangkan Energi Panas Bumi di Flores

EITS: Flores Punya Potensi Kembangkan Energi Panas Bumi di Flores

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:25 WIB

INAPLAS Apresiasi Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu

INAPLAS Apresiasi Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 11:36 WIB

Pulau Nias Diguncang Gempa Magnitudo 5,7, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Pulau Nias Diguncang Gempa Magnitudo 5,7, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 21:39 WIB

Terkini

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB