Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Merayakan Kemerdekaan dengan Kisah Sukses Para Srikandi Bulog dalam Mengantarkan Kebaikan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Merayakan Kemerdekaan dengan Kisah Sukses Para Srikandi Bulog dalam Mengantarkan Kebaikan
Para Srikandi Bulog. (Dok: Bulog)

Suara.com - Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus dengan penuh semangat dan rasa syukur. Tahun ini, selain mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa, kita juga bisa mengambil inspirasi dari para perempuan hebat yang terus berjuang di berbagai sektor, termasuk di dunia bisnis rantai pasok pangan yang cenderung masih didominasi oleh kaum pria.

Salah satu contoh inspiratif datang dari dua sosok Srikandi Bulog, yaitu Sonya Mamoriska Harahap, Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan, serta Febby Novita, Direktur Bisnis. Melalui kisah mereka, kita dapat belajar tentang dedikasi, kesetaraan gender dalam bekerja dan semangat kemerdekaan untuk terus meningkatkan jenjang karir tanpa batas.

“Saya pulang ke Indonesia untuk meniti karir setelah menamatkan pendidikan S2 di luar negeri karena terinspirasi dengan pengabdian almarhum ayah saya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil. Saat awal bergabung di Perum Bulog pada tahun 1998, saya bergabung di bagian pengadaan barang luar negeri sampai saya mengepalai bidang Informasi Teknologi (IT) sesuai dengan latar belakang pendidikan yang saya ambil. Kemudian melanjutkan pendidikan S3 di Indonesia dan akhirnya saya dipercaya untuk mengepalai direktorat transformasi & hubungan kelembagaan” ujar Sonya.

Sonya meneruskan karirnya dengan tekad yang kuat untuk berkontribusi pada perusahaan yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional. Dengan latar belakang yang solid dalam manajemen strategi dan memiliki pengalaman saat Perum Bulog bertransformasi dari Lembaga Pemerintah Non Departemen lalu menjadi Perum di bawah Kementerian BUMN, ia saat ini memimpin Perum Bulog untuk melakukan transformasi kembali setelah 57 tahun berdiri.

“Saya pernah bekerja di perusahan asing di Amerika Serikat saat menempuh pendidikan S1 dan terpacu untuk lebih mendalami ilmu teknologi sampai ke jenjang pendidikan S2 ke Australia, berharap bisa membawa suatu perubahan teknologi di Indonesia,” imbuh Sonya.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah memastikan bahwa walaupun Perum Bulog sudah berdiri lebih dari 50 tahun, tapi tetap bisa mengikuti dan menerapkan perkembangan teknologi sesuai kemajuan zaman.

Di sisi lain, Febby Novita memiliki peran sentral dalam mengembangkan strategi unit bisnis komersial Perum Bulog yang berfokus pada diversifikasi dan inovasi. Melalui pendekatan yang kreati dan berkesinambungan, Febby telah berhasil memposisikan Perum Bulog sebagai pemain kunci pada pangsa pasar beras premium dan memperluas jejaring ritel modern bernama Rumah Pangan Kita (RPK). Saat ini sudah 19.500 RPK hadir di berbagai provinsi di Indonesia.

“Saya mulai bergabung di Perum Bulog sejak 27 tahun yang lalu, dari posisi staff sampai pada akhirnya di posisi sekarang ini. Hal yang paling membanggakan selama bekerja di Perum Bulog adalah mengantarkan kebaikan melalui pembagian beras sampai ke pelosok daerah yang sulit terjangkau. Ini adalah tugas mulia,” ujar Febby.

Dalam karirnya di Perum Bulog, ia telah memperkenalkan berbagai produk komersial baru yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen tetapi juga memperkuat citra Perum Bulog sebagai perusahaan yang inovatif. Tantangan utama dalam pekerjaannya adalah bagaimana menjaga relevansi produk Perum Bulog di tengah perubahan preferensi konsumen dan persaingan yang semakin ketat.

Salah satu inisiatif yang dipimpin oleh Febby adalah pengembangan produk-produk berbasis pangan lokal yang dikemas dengan cara yang menarik bagi konsumen modern. Ia melihat peluang besar dalam menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi pengolahan modern untuk menciptakan produk yang tidak hanya digemari, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi konsumen.

Selain Sonya dan Febby, masih banyak srikandi BUMN khususnya di Bulog yang menempati posisi jenjang di bawah direksi langsung seperti Kepala Divisi di kantor pusat, Pemimpin Wilayah, hingga Kepala Auditor wilayah di Bulog. Sonya, Febby dan para srikandi tersebut yang menjadi merupakan inspirasi bagi generasi muda perempuan, yang bercita-cita untuk mencapai kesuksesan dalam karir mereka tanpa mengenal stigma dan batas.

Mengantarkan kebaikan dalam semangat kemerdekaan menjadi bukti bahwa dengan tekad yang kuat, ketekunan, kepercayaan diri dan semangat yang tidak pernah padam, perempuan Indonesia dapat meraih prestasi gemilang di berbagai bidang, bahkan di bidang yang banyak didominasi oleh kaum pria sekalipun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi Bulog - Perpadi Dorong Petani Muda Perkuat Stok Pangan

Kolaborasi Bulog - Perpadi Dorong Petani Muda Perkuat Stok Pangan

News | Rabu, 31 Juli 2024 | 17:34 WIB

Tidak Pernah Menang Tender Langsung Impor Beras dari Perum BULOG, Inilah Fakta dari Tan Long Group

Tidak Pernah Menang Tender Langsung Impor Beras dari Perum BULOG, Inilah Fakta dari Tan Long Group

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2024 | 11:36 WIB

Pupuk Indonesia Gandeng Bulog untuk Serap Hasil Panen Petani MAKMUR

Pupuk Indonesia Gandeng Bulog untuk Serap Hasil Panen Petani MAKMUR

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 11:47 WIB

Sinergi dengan Program MAKMUR PT Pupuk Indonesia, Bulog Wujudkan Ekosistem Budidaya Pertanian Ideal

Sinergi dengan Program MAKMUR PT Pupuk Indonesia, Bulog Wujudkan Ekosistem Budidaya Pertanian Ideal

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 18:16 WIB

Dituduh Mark Up Harga Impor Beras, Ini Penjelasan Perum BULOG

Dituduh Mark Up Harga Impor Beras, Ini Penjelasan Perum BULOG

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 09:17 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Dilaporkan ke KPK Terkait Demurage dan Dugaan Mark Up Impor Beras Rp 2,7 Triliun

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Dilaporkan ke KPK Terkait Demurage dan Dugaan Mark Up Impor Beras Rp 2,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB