Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ngeluh ke DPR Anggaran Kecil, Erick Thohir: Tak Sebanding dengan Kontribusi BUMN

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 02 September 2024 | 12:15 WIB
Ngeluh ke DPR Anggaran Kecil, Erick Thohir: Tak Sebanding dengan Kontribusi BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir/Achmad Fauzi

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengeluhkan anggaran kementeriannya di 2025 yang dianggap terlalu kecil kepada Komisi VI DPR RI. Padahal, menurut dia, kontribusi BUMN terhadap negara sangat besar lewat dividen yang disetor.

Dalam rapat kerja tersebut, Ketua Umum PSSI itu merasa kaget pagu anggaran Kementerian BUMN 2025 dipotong menjadi Rp 277 miliar. Pagu anggaran itu lebih rendah dibandingkan pada tahun 2024 Rp 284 miliar.

Erick juga bilang, pagu anggaran di 2024 tersebut juga sebenarnya telah dipangkas dari awal anggaran Rp 308 miliar.

"Ini tentu tidak sebanding dengan prestasi yang sudah didorong oleh komisi VI ataupun prestasi yang sudah kita jalankan selama ini," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2024).

Oleh karena itu, Erick meminta kepada Komisi VI DPR RI untuk menambah pagu anggaran sebesar Rp 66 milar, sehingga total anggaran menjadi Rp 344 miliar.

Dia menyebut, sebenarnya, anggaran tersebut juga masih kecil, jika dibandingkan tugas BUMN yang melimpah.

"Karena tidak lain dari angka Rp66 miliar ini sangat terlalu kecil dibanding dengan prestasi yang memang komisi VI sudah dorong kepada kami dan kami harapkan ada kebijaksanaan dari Kementerian Keuangan," ucap dia.

Erick menuturkan, tambahan anggaran itu akan digunakan untuk meningkatkan sistem pengawasan terhadap kinerja perusahaan pelat merah.

"Kalau kita lihat juga tadi kita coba bandingkan Apple dan to Apple kalau memang ini turun dari Rp284 miliar ke Rp277 miliar, sedangkan kinerja dividen ini tentu meningkat secara tertata. Artinya memang comparisons-nya sangat tidak berimbang," bilang dia.

Adapun secara rinci, pagu anggaran Kementerian BUMN 2025 digunakan untuk sebesar Rp 78 miliar buat gaji dan tunjangan (28,26 persen), operasional kantor sebesar Rp 71,62 miliar (25 persen), anggaran kesekretariatan sebesar Rp 47,35 miliar (17 persen), dan pengembangan dan pengawasan BUMN sebesar Rp 80,09 miliar (28,86 persen).

"Untuk kinerja sendiri tentu tidak lain, tadi saya sudah sampaikan terima kasih dari pada pendampingan, penekanan dan solusi solusi yang diberikan bahwa selama tahun 2020 sampai 2023 total kontribusi kementerian BUMN kepada negara yaitu senilai Rp1.940 triliun," beber dia.

"Ini kumulatif dari tahun 2020 sampai dengan 2023 di mana pajak sendiri itu Rp1.391,4 triliun, lalu PNBP dan lainnya Rp354,2 triliun, dan dividen sebesar Rp194,4 triliun," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara BUMN Tingkatkan Mutu Layanan Logistik dan Hinterland

Begini Cara BUMN Tingkatkan Mutu Layanan Logistik dan Hinterland

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 06:46 WIB

Erick Thohir Andalkan Yayasan BUMN Buat Perangi Stunting

Erick Thohir Andalkan Yayasan BUMN Buat Perangi Stunting

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:30 WIB

10 Tahun Jokowi, BUMN Karya Kolaps Karena Proyek 'Paksaan'

10 Tahun Jokowi, BUMN Karya Kolaps Karena Proyek 'Paksaan'

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 15:33 WIB

Terkini

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:37 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB