Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Mengatasi e-Meterai CPNS Sudah Dibayar Tapi Tidak Ada Kuota Masuk

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 05 September 2024 | 14:07 WIB
Mengatasi e-Meterai CPNS Sudah Dibayar Tapi Tidak Ada Kuota Masuk
Ilustrasi e-Meterai. [meterai-elektronik.com]

Suara.com - Belakangan ini, e-meterai jadi salah satu masalah paling pelik yang dihadapi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. Salah satu masalahnya adalah ketika e-meterai sudah dibayar, tetapi kuota pemakaiannya tidak bertambah. Hal ini mengakibatkan pelamar tidak bisa membubuhkan meterai tersebut pada dokumen lamaran mereka.

Dalam proses seleksi CPNS 2024, penggunaan e-meterai adalah syarat wajib, baik untuk surat lamaran maupun surat pernyataan. Pembubuhan e-meterai ini harus dilakukan melalui situs yang direkomendasikan oleh pemerintah.

Sebagai contoh, di laman Meterai Elektronik, pelamar bisa membeli e-meterai dengan memilih tombol "Daftar Sekarang". Setelah itu, mereka dapat membubuhkannya pada dokumen melalui menu khusus yang ada di situs tersebut. Namun, beberapa pelamar mengalami masalah seperti e-meterai yang sudah dibeli tetapi kuotanya tidak muncul di menu pembubuhan.

Langkah-Langkah Mengatasi Masalah Kuota E-Meterai CPNS 2024

Bagi pelamar yang menghadapi kendala kuota e-meterai tidak bertambah, berikut beberapa solusi yang bisa dicoba:

1. Memperbarui Status Pembayaran (Receipt) Apabila status e-meterai yang dibeli belum berubah menjadi "Terbayar", berikut langkah-langkah untuk memperbaruinya:

  • Buka menu "Riwayat Pembelian" di situs e-meterai.
  • Pilih opsi "Lanjut Bayar".
  • Akan muncul dialog “Update Status No Receipt to PAID”, pilih “Ok”.
  • Ulangi langkah ini sampai status e-meterai berubah menjadi "Terbayar".
  • Segarkan (reload) laman untuk memeriksa apakah kuota telah bertambah.

2. Menghapus Cache Browser Jika status pembelian e-meterai sudah menunjukkan "Terbayar" namun kuotanya masih belum bertambah, Anda bisa mencoba menghapus cache browser. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Tunggu sekitar 10 menit setelah pembelian untuk memastikan sistem memproses data.
  2. Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser Chrome.
  3. Pilih "All Time" untuk jangka waktu penghapusan cache.
  4. Centang semua opsi yang muncul, lalu klik "Clear Data".
  5. Login ulang di laman Meterai Elektronik.

Jika masih terkendala, Anda bisa melaporkan ke Helpdesk SSCASN BKN. Untuk diketahui, selain melalui situs Meterai Elektronik, pembelian dan pembubuhan e-meterai untuk keperluan seleksi CASN 2024 juga dapat dilakukan melalui beberapa platform lain. Menurut Peruri, pelamar bisa membeli e-meterai melalui situs seperti Skill Academy, E-Meterai Posfin, aplikasi e-MET (Momofin), pastisah dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang Sampai Kapan?

Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang Sampai Kapan?

Lifestyle | Kamis, 05 September 2024 | 13:31 WIB

Jadwal CPNS Diperpanjang Viral di Media Sosial, Diduga Karena e-Materai Bermasalah

Jadwal CPNS Diperpanjang Viral di Media Sosial, Diduga Karena e-Materai Bermasalah

Bisnis | Kamis, 05 September 2024 | 13:13 WIB

Apakah Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang? Ini Update Jadwal Resmi BKN

Apakah Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang? Ini Update Jadwal Resmi BKN

News | Kamis, 05 September 2024 | 13:11 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB