Kisah Perajin Batik asal Pekalongan Kantongi Omzet hingga 250% Berkat E-commerce

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 03 Oktober 2024 | 20:10 WIB
Kisah Perajin Batik asal Pekalongan Kantongi Omzet hingga 250% Berkat E-commerce
Pemilik brand Assojar Fashion, Lukmanul Hakim dan Pegiat batik serta Pendiri Rumah Batik Pal Batu, Harry dalam talk show bertajuk “Membawa Warisan Budaya Mendunia” di Jakarta Selatan, Kamis, (3/10/2024). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Teknologi digital yang semakin maju membuka banyak peluang besar bagi perajin batik untuk melestarikan kebudayaan, termasuk mengantongi cuan. Salah satu contoh nyata dari manfaat perkembangan teknologi ini dapat dilihat pada kisah Lukmanul Hakim, pengrajin batik asal Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Pemilik brand Assojar Fashion itu mampu meningkatkan omzetnya hingga 250% karena memanfaatkan e-commerce Shopee.

Lukman mengatakan, bergabung dengan Shopee merupakan investasi tepat yang dilakukan untuk mendorong perkembangan bisnis Assojar Fashion secara signifikan.

"Pendapatan kami melonjak hingga 250% di Semester-I 2024 ini jika dibandingkan dengan Semester-I tahun lalu dan mencapai omzet bulanan hingga miliaran rupiah," tutur Lukman dalam talk show bertajuk “Membawa Warisan Budaya Mendunia” di Jakarta Selatan, Kamis, (3/10/2024).

Menurut Lukman, pertumbuhan Assojar Fashion ini juga membuatnya bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal Pekalongan. Saat ini, ada lebih dari 70 perajin batik dan karyawan yang telah bergabung di Assojar Fashion.

"Kami berharap jumlah tersebut akan terus meningkat agar kami dapat terus mengambil bagian untuk melestarikan warisan budaya bangsa," ucap Lukman.

Kesuksesan pertumbuhan bisnis Assojar Fashion tidak terlepas dari fitur dan program-program yang dihadirkan Shopee. Misalnya, kampanye Shopee Pilih Lokal, Tanggal Kembar hingga Ramadan Sale. Kata Lukman, kampanye-kampanye tersebut menghadirkan berbagai penawaran menarik bagi para konsumen setianya.

Selain itu, peningkatan omzet Assojar Fashion juga didorong oleh pemanfaatan program Affiliate Marketing Solution. Dalam program ini, pihaknya bisa bekerjasama dengan para affiliate Shopee dalam mempromosikan produk Assojar Fashion melalui Shopee Live dan Shopee Video.

"Hampir 30% total pendapatan Assojar Fashion tiap bulannya berasal dari promosi para affiliate Shopee," imbuh Lukman.

Terakhir, lanjut Lukman, program Ekspor Shopee yang hadir sejak tahun 2019 lalu menjadi kunci Assojar Fashion dapat menjangkau para konsumen di kancah internasional, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, bahkan hingga Meksiko. Di tahun 2024 ini, 75% produk Assojar Fashion yang diekspor melalui Shopee didominasi oleh pembeli dari negara tetangga, Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman juga menceritakan bagaimana awal mula menjadi perajin batik. Semua bermula karena kecintaannya terhadap batik yang sudah dimulai sejak ia berusia remaja. Tumbuh di sekitar lingkungan para penjahit batik di daerah Pekalongan, kota yang memang identik dengan produksi batik menginspirasi Lukman untuk melestarikan budaya membatik dengan mendirikan bisnis batik.

Dia menambahkan, Assojar Fashion didirikan tahun 2016 hanya dengan modal Rp500.000 yang berasal dari hasil tabungan Lukman yang sudah mulai bekerja sebagai penjahit sejak ia lulus dari Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Hal senada disampaikan oleh Harry, pegiat batik dan Pendiri Rumah Batik Pal Batu. Menurut Harry, e-commerce memainkan peran penting dalam pelestarian dan promosi budaya Indonesia. Hal ini terlihat saat batik masih terus mempertahankan eksistensinya di tengah arus modernisasi. Lebih dari pakaian tradisional, batik juga telah menjadi simbol identitas budaya lokal Indonesia yang membanggakan. Tidak hanya di tanah air, batik kini telah berkembang menjadi salah satu komoditas industri kreatif yang digemari oleh pasar global.

“Saat ini, semakin banyak orang yang suka memakai batik untuk aktivitas harian. Hal tersebut juga didorong oleh kemudahan akses pada aneka produk batik yang kini juga tersedia di e-commerce," urai Harry.

Harry menjelaskan, desain batik di toko online ini juga menjadi trendsetter sehingga batik juga semakin populer di semua kalangan, terutama generasi muda. Perkembangan tren tersebut juga membawa dampak positif bagi Rumah Batik Pal Batu karena tidak hanya meningkatnya penggunaan batik, sekarang ini makin banyak orang yang juga mulai tertarik untuk belajar membatik.

Rumah Batik Pal Batu sendiri merupakan sebuah destinasi di mana masyarakat bisa belajar cara membatik. Sebagai tempat edukasi batik, Rumah Batik Pal Batu juga sangat mendukung para produsen batik yang berupaya melestarikan batik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam WCCE 2024 di Uzbekistan, Menparekraf Promosikan Hari Batik Nasional

Dalam WCCE 2024 di Uzbekistan, Menparekraf Promosikan Hari Batik Nasional

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2024 | 19:58 WIB

7 Potret Ganteng Sandy Walsh Rayakan Hari Batik Nasional

7 Potret Ganteng Sandy Walsh Rayakan Hari Batik Nasional

Entertainment | Kamis, 03 Oktober 2024 | 09:47 WIB

Bikin Bangga! Ini Momen Sandy Walsh dan Istri Kenakan Batik di Belgia

Bikin Bangga! Ini Momen Sandy Walsh dan Istri Kenakan Batik di Belgia

Bola | Rabu, 02 Oktober 2024 | 18:30 WIB

Lebih dari Sekadar Kain: Batik Kirei Empowering Penyintas Kanker dan Tuna Rungu

Lebih dari Sekadar Kain: Batik Kirei Empowering Penyintas Kanker dan Tuna Rungu

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:07 WIB

Tanggal 2 Oktober, Ini 20 Ucapan Selamat Hari Batik Nasional

Tanggal 2 Oktober, Ini 20 Ucapan Selamat Hari Batik Nasional

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 15:17 WIB

Untuk Kembangkan Variasi Produk, PNM Berdayakan Pengrajin Batik Lewat Teknik Ecoprint di Kampung Madani

Untuk Kembangkan Variasi Produk, PNM Berdayakan Pengrajin Batik Lewat Teknik Ecoprint di Kampung Madani

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:59 WIB

3 Brand Lokal yang Hadirkan Batik Modern untuk Rayakan Hari Batik Nasional, Super Kece!

3 Brand Lokal yang Hadirkan Batik Modern untuk Rayakan Hari Batik Nasional, Super Kece!

Your Say | Rabu, 02 Oktober 2024 | 12:33 WIB

Tour IShowSpeed ke Indonesia: Pentingnya Menjaga Warisan Budaya

Tour IShowSpeed ke Indonesia: Pentingnya Menjaga Warisan Budaya

Your Say | Rabu, 02 Oktober 2024 | 11:26 WIB

2 Oktober Hari Apa? Mengungkap Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia

2 Oktober Hari Apa? Mengungkap Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:48 WIB

Tahukah Kamu Tanggal 2 Oktober Hari Apa? Ada Momen Istimewa!

Tahukah Kamu Tanggal 2 Oktober Hari Apa? Ada Momen Istimewa!

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB