Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Industri Energi Bergerak Penuhi ESG untuk Masa Depan Berkelanjutan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2024 | 08:16 WIB
Industri Energi Bergerak Penuhi ESG untuk Masa Depan Berkelanjutan
MedcoEnergi mempertahankan skor MSCI di A dan skor perubahan iklim CDP di B untuk 2023.

Suara.com - Perusahaan energi global menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk memperbaiki kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG). Meskipun istilah ESG sering disamakan dengan Sustainability atau Keberlanjutan, keduanya memiliki perbedaan signifikan.

ESG digunakan untuk mengukur kinerja dan dampak perusahaan terhadap Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola serta menjadi acuan penting dalam sektor jasa keuangan dan lembaga pemeringkat ESG dalam menentukan peringkat perusahaan yang memandu keputusan investasi.

Sementara itu, Keberlanjutan mencakup kapasitas untuk mempertahankan keberlangsungan dalam interaksi lingkungan, sosial dan ekonomi. Dengan demikian Keberlanjutan memiliki cakupan yang lebih luas meskipun di antara keduanya beririsan.

Dalam lanskap tersebut, berbagai entitas terus berupaya untuk menyeimbangkan kebutuhan energi dengan tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola. Peningkatan peringkat ESG menjadi salah satu tolok ukur penting bagi industri energi dalam menunjukkan komitmen mereka terhadap masa depan yang berkelanjutan.

Menghadapi tuntutan tersebut, MedcoEnergi, salah satu pemain utama di industri minyak dan gas Indonesia, telah menunjukkan langkah signifikan dalam meningkatkan peringkat ESG-nya.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Sustainalytics, lembaga riset global dan pemeringkat ESG independen terkemuka, pada November 2023, perusahaan berhasil menurunkan skor risiko ESG dari 36,7 (kategori risiko tinggi) di 2022 menjadi 29,6 (risiko menengah). Penurunan risiko ini mencerminkan perbaikan dalam pengelolaan risiko yang terkait ESG.

Sustainalytics juga menempatkan MedcoEnergi di peringkat ke-23 dari 307 perusahaan dalam kategori Oil & Gas Producers. Hal ini menempatkan MedcoEnergi dalam kelompok risiko yang sama dengan perusahaan migas global lainnya seperti Total Energies, Eni, Repsol dan Pertamina.

Selain itu, MedcoEnergi juga mempertahankan skor MSCI di A dan skor perubahan iklim CDP di B untuk 2023, menunjukkan manajemen yang baik atas pengelolaan risiko dan peluang ESG yang relevan secara finansial serta pengungkapan terhadap kinerja lingkungan terkait perubahan iklim.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro menyatakan bahwa peningkatan peringkat ESG mencerminkan dedikasi perusahaan terhadap keberlanjutan dan komitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang etis, mengelola dampak lingkungan dan sosial, serta memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

”Kami akan terus mengintegrasikan aspek ESG ke dalam strategi bisnis untuk mendorong transformasi berkelanjutan,” ujarnya ditulis Rabu (16/10/2024).

Sebagai bagian dari upaya tersebut, MedcoEnergi telah menetapkan Kebijakan Keberlanjutan yang terdiri dari tiga pilar utama: Kepemimpinan Dari dan Oleh Pekerja, Pengembangan Lingkungan dan Sosial, serta Pemberdayaan Masyarakat Lokal.

Upaya konkret dalam menghadapi perubahan iklim termasuk pembentukan Kelompok Kerja Perubahan Iklim dan Transisi Energi, yang bertanggung jawab mengelola inisiatif pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan transisi menuju energi rendah karbon.

Pada 2023, MedcoEnergi berhasil menurunkan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 22% dari tahun dasar 2019, melebihi target awal pengurangan sebesar 20% pada 2025. Emisi metana juga dikurangi sebesar 40%, jauh melampaui target 25% untuk 2025. Pencapaian ini didorong oleh elektrifikasi rendah karbon dan peningkatan operasional, termasuk efisiensi energi serta pemasangan panel surya di area operasi.

Selain itu, perusahaan terus memperkuat komitmennya di bidang sosial dan tata kelola, termasuk menerapkan Social Management System untuk memitigasi risiko sosial dan mempertahankan izin sosial untuk beroperasi.

Pada 2023, MedcoEnergi memperluas cakupan akreditasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 ke Aset Corridor, sedangkan pada awal 2024, MedcoEnergi menetapkan kebijakan Hak Asasi Manusia yang berdiri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Bisnis PGN Optimalkan Peran Strategis Gas Bumi dan Ekonomi Hijau Sejalan Asta Cita Prabowo-Gibran

Program Bisnis PGN Optimalkan Peran Strategis Gas Bumi dan Ekonomi Hijau Sejalan Asta Cita Prabowo-Gibran

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:31 WIB

Dorong Energi Bersih, Dirut BRI Serukan Keringanan Impor Panel Surya

Dorong Energi Bersih, Dirut BRI Serukan Keringanan Impor Panel Surya

Bri | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:16 WIB

Menguak Kasus Dugaan Penggelapan, Ketidakadilan di Balik Kerjasama Energi antara EEES dan EMA

Menguak Kasus Dugaan Penggelapan, Ketidakadilan di Balik Kerjasama Energi antara EEES dan EMA

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:12 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB