Serap Panen di Banyuwangi, Bentuk Konsistensi Program Mitra Tani Perum Bulog

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:12 WIB
Serap Panen di Banyuwangi, Bentuk Konsistensi Program Mitra Tani Perum Bulog
Perum Bulog melakukan penyerapan gabah melalui kemitraan Program Mitra Tani Bulog di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Bulog)

Suara.com - Perum Bulog melakukan penyerapan gabah melalui kemitraan Program Mitra Tani Bulog di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Adapun luas lahan yang di panen di Desa Watukebo, Kabupaten Banyuwangi sekitar 6 Ha dari luas total lahan project kemitraan sinergis yaitu 31 Ha.

Dalam kegiatan panen hasil kerjasama kemitraan melalui Mitra Tani Bulog ikut dihadiri oleh Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita dan Direktur Human Capital, Sudarsono Hardjosoekarto. Ikut hadir juga mitra kerjasama Bulog dari CEO Pandawa Agri Indonesia, Kukuh Roxa dan Perwakilan Petani Muda, Arvy Rizaldy.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita menyampaikan, panen hari ini membuktikan bahwa Bulog ini hadir ditengah dalam kondisi cuaca dan iklim yang berubah-ubah, tetapi pihaknya melakukan kerjasama dengan menjemput ke Hulu dengan melakukan kolaborasi dengan Pandawa Agri Indonesia melalui Program Mitra Tani.

"Jadi Program Mitra Tani ini, dimana nanti Program Kemitraan, bagaimana kita berkolaborasi dengan perusahaan ataupun Kelompok Tani atau Gapoktan. Melalui Mitra Tani, yang mengedepankan kolaborasi dengan petani, kami memperkuat rantai pasokan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memberikan pelatihan kepada petani mengenai metode pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan," jelasnya.

Menanggapi tantangan ini, dalam memenuhi kebutuhan stok dalam negeri, Bulog dengan bangga memperluas jangkauan Program Mitra Tani, sebuah inisiatif hulu yang dirancang untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan dengan mendukung petani secara langsung di Banyuwangi. Program ini berfokus pada peningkatan akses terhadap sumber daya pertanian krusial seperti pupuk dan benih, sekaligus menawarkan pembiayaan produksi untuk memastikan petani dapat menjalankan praktik pertanian berkelanjutan.

Direktur Human Capital, Sudarsono Hardjosoekarto menyampaikan, pihaknya memang menghadapi perubahan iklim secara global, Bulog tetap akan menjalankan tugas mulia untuk dua sisi, sisi pertama secara singkat disebutnya Bulog mengantarkan kebaikan kepada seluruh masyarakat konsumen dengan cara menjamin tersedianya beras dan pangan pokok yang lain disemua tempat, baik melalui bantuan pangan maupun mekanisme pasar atau operasi pasar yang disebut SPHP saat ini sedang dijalankan.

Selain itu konsumen yang mengkonsumsi khususnya beras dan bahan pokok lain tidak mengalami kesulitan dan merasa aman akan ketersediaan cadangan pangan yang tersedia di berbagai gudang-gudang Bulog di seluruh indonesia dari Sabang sampe Merauke tetap terjaga.

Kedua, Bulog bersahabat dengan petani, Program Mitra Tani ini terus Bulog kembangkan di berbagai tempat dan sudah dikembangkan juga pilot project diberbagai tempat bahkan nanti bekerjasama dengan TNI AD yang sudah mengembangkan tempat-tempat yang tadinya sumber daya airnya itu masih terbatas, disediakan alat-alat supaya airnya cukup dan itu ada diberbagai provinsi, itu nantinya kerjasama dengan Bulog, itu salah satu bentuk wujud dari Bulog bersahabat dengan petani.

“Kita sedang merencanakan juga untuk memperkuat cadangan pangan kita salah satunya dengan cara bersahabat dengan petani di daerah-daerah yang kita sebut lahan marginal yang masih luas di berbagai tempat seperti di Sulawesi, Kalimantan dan di berbagai provinsi yang lain," terang Sudarsono.

Ia menuturkan, menjelang Tahun depan nanti akan ada musim panen bulan Februari 2024, oleh sebab itu pihaknya mendorong betul untuk produksi sebanyak mungkin dalam negeri, termasuk program-program mendorong pemuda-pemuda tani, anak-anak muda tani didesa ini supaya mencintai bertanam supaya produksinya bagus.

"Selain dukungan finansial, program ini menyediakan bantuan agronomi yang komprehensif, termasuk panduan tentang pengelolaan tanaman dan teknik pemanenan yang optimal, guna memastikan ketahanan jangka panjang di sektor pertanian," ungkap Sudarsono.

“Inovasi kami dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan petani sekaligus menjaga kesehatan lingkungan dan tanah. Produk dalam paket PPAI merupakan alternatif ramah lingkungan terhadap input konvensional, sehingga pertanian lebih berkelanjutan dan mendukung keberhasilan pertanian jangka panjang. Petani dapat memperoleh laba bersih yang lebih tinggi, memanfaatkan kondisi pasar yang menguntungkan, dan mampu mengadopsi praktik pertanian yang lebih berkelanjutan," CEO PT Pandawa Agri Indonesia juga menyampaikan.

Arvy Rizaldy, perwakilan petani muda di Banyuwangi menambahkan, sektor pertanian padi menghadapi tantangan yang signifikan, dengan hanya 21,9% petani berusia 16-30 tahun. Banyak anak muda menghindari pertanian karena kurangnya minat dan persepsi negatif terhadap profesi tersebut.

"Bertani dengan Teknologi PPAI menurunkan hambatan bagi generasi muda karena prosesnya disederhanakan dan menerima pendampingan yang erat. Selain itu, hasilnya lebih menguntungkan, menjadikan pertanian sebagai pilihan karir yang lebih menarik dan layak bagi kaum muda," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi

PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:18 WIB

Zulhas Ungkap Hal Penting Ditekankan Prabowo Saat Pembekalan: Swasembada Pangan Lima Tahun Mendatang

Zulhas Ungkap Hal Penting Ditekankan Prabowo Saat Pembekalan: Swasembada Pangan Lima Tahun Mendatang

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 23:11 WIB

Presiden Jokowi Kunjungi Pertanian Hingga Industri Kreatif Garapan AMANAH di Ladong Aceh Besar

Presiden Jokowi Kunjungi Pertanian Hingga Industri Kreatif Garapan AMANAH di Ladong Aceh Besar

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2024 | 08:01 WIB

Jejak Karier Rachmat Pambudy, Calon Menteri Kabinet Prabowo yang Berkecimpung di Bidang Pertanian

Jejak Karier Rachmat Pambudy, Calon Menteri Kabinet Prabowo yang Berkecimpung di Bidang Pertanian

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 20:44 WIB

Diminta Prabowo Bantu Tugas Mulia, Zulhas: Agar Bisa Swasembada Pangan dan Jadi Negara Maju 2045

Diminta Prabowo Bantu Tugas Mulia, Zulhas: Agar Bisa Swasembada Pangan dan Jadi Negara Maju 2045

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 17:48 WIB

Tak Terima Vonis Diperberat, Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo dan 2 Anak Buah Lawan di Kasasi

Tak Terima Vonis Diperberat, Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo dan 2 Anak Buah Lawan di Kasasi

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB