Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Unilever Indonesia Tetap Jadi Pemimpin Pasar di 13 Kategori

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 23 Oktober 2024 | 17:36 WIB
Unilever  Indonesia Tetap Jadi Pemimpin Pasar di 13 Kategori
Grha Unilever Indonesia [Unilever]

Suara.com - Bukukan laba bersih Rp 3 triliun, Unilever Indonesia lanjut fokus kepada perbaikan operasional.

PT Unilever Indonesia Tbk (Perseroan) pada Rabu (23/10/2024) mengumumkan hasil Year to Date (YTD) September 2024. Perusahaan ini memaparkan tantangan bisnis yang saat ini sedang dihadapi serta langkah-langkah strategis untuk memulihkan kinerja dan membangun landasan bisnis untuk kesuksesan di masa depan.

“Dari hasil kinerja tahun berjalan ini terlihat bahwa kami sedang menavigasi situasi penuh tantangan, dan kami memahami dengan jelas langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasinya. Sembari terus beradaptasi pada lanskap pasar yang terus berkembang pesat, kami tetap fokus menghasilkan inovasi yang berkualitas dan konsisten untuk konsumen kami,” papar Direktur Utama PT Unilever Indonesia Tbk, Benjie Yap.

“Kami sedang dalam tahap melakukan penyesuaian yang diperlukan, mulai dari menyempurnakan ragam produk untuk konsumen, hingga memperkuat efisiensi operasional kami; dengan menggunakan perspektif jangka panjang sebagai panduan. Meskipun diperlukan waktu untuk melihat dampak dari penyesuaian ini. saya yakin dengan kemampuan yang kami miliki untuk memulihkan dan menumbuhkan kinerja. Perseroan berkomitmen untuk bangkit lebih kuat, lebih tangguh, dan siap untuk meraih peluang masa depan,” lanjutnya.

Benjie Yap menambahkan, meski pun menghadapi tantangan, Perseroan masih terus mempertahankan pangsa pasar yang cukup kuat dengan tetap menjadi market leader di 13 kategori. Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk Unilever tetap menjadi pilihan konsumen.

Beberapa capaian kinerja Perusahaan YTD September 2024 adalah Penjualan Bersih sebesar Rp 27,4 triliun yang menghasilkan Laba Bersih sebesar Rp 3,0 triliun dan menghasilkan Margin Kotor sebesar 48,4% dengan pangsa pasar relatif stabil pada 2024 meskipun mendapat tantangan dalam pendapatan domestik.

Ada pun Langkah yang dilakukan sebagai aksi utama adalah memperbaiki Kategori, Channel, Biaya, dan Organisasi.

Untuk Kategori: Memperkuat merek dan portofolio utama Perseroan dengan meluncurkan produk dengan format yang baru. Seperti Tresemme Serum, Ponds Sun Serum dan Royco Saus Tiram yang sejak diluncurkan mendapatkan respon positif dari konsumen.

Untuk Channel: melakukan transformasi pada distributive trade (DT) dan manajemen stok yang efektif, mengoptimalkan promosi agar tetap kompetitif saat berinvestasi di merek dan portofolio, memperkuat kehadiran dan kinerja di media sosial karena merupakan tempat belanja yang disukai oleh semakin banyak konsumen.

Untuk Biaya: menelaah kembali dan mengatur ulang biaya, memperbaiki alokasi sumber daya, dan memfokuskan investasi pada prioritas strategis yang akan mendorong pertumbuhan kinerja dan inovasi.

Untuk Organisasi: terus memperkuat organisasi agar lebih efisien dan akuntabel melalui transformasi berkelanjutan, termasuk perubahan di tingkat kepemimpinan. Perseroan percaya bahwa transformasi organisasi akan membawa energi baru, budaya perbaikan berkelanjutan, dan inovasi. Dengan demikian, bisnis selalu siap untuk tantangan dan peluang di masa depan.

Dan Benjie Yap juga menyampaikan, "Kami sedang menjalankan transformasi menyeluruh dan mendorong perbaikan operasional yang akan membutuhkan waktu setidaknya hingga paruh pertama tahun depan.”

Ditambahkannya bahwa Perseroan sepenuhnya percaya bahwa ini adalah langkah yang tepat untuk dilakukan.

“Kami juga percaya akan kemampuan kami untuk membalikkan kinerja. Sekali lagi, kami berkomitmen untuk bangkit lebih kuat, tangguh, dan sigap untuk meraih peluang di masa depan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM dan Unilever Kembali Jalin Kerja Sama Jalankan Program Bu Karsa

PNM dan Unilever Kembali Jalin Kerja Sama Jalankan Program Bu Karsa

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:14 WIB

Pentingnya Kolaborasi Media Lokal dan Brand Besar Dukung Keberlanjutan di Era Digital

Pentingnya Kolaborasi Media Lokal dan Brand Besar Dukung Keberlanjutan di Era Digital

News | Kamis, 03 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Parade Foto Penerima Award Local Media Summit 2024

Parade Foto Penerima Award Local Media Summit 2024

Foto | Kamis, 03 Oktober 2024 | 07:05 WIB

Pendapatan Bunga Bersih BNI Terus Merosot Hingga Semester I-2024

Pendapatan Bunga Bersih BNI Terus Merosot Hingga Semester I-2024

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 08:02 WIB

Laba Bersih TOBA Melesat 128,8% di Semester 1 2024, Capai 40,5 Juta Dollar AS

Laba Bersih TOBA Melesat 128,8% di Semester 1 2024, Capai 40,5 Juta Dollar AS

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 18:34 WIB

Dalam Public Expose Live 2024, Bank Raya: Kenaikan Laba Bersih Capai 115,9% di Kuartal II/2024

Dalam Public Expose Live 2024, Bank Raya: Kenaikan Laba Bersih Capai 115,9% di Kuartal II/2024

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:18 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB