Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Asia Pacific Coating Show 2024: Edukasi Pasar Indonesia tentang Pentingnya Keberlanjutan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:02 WIB
Asia Pacific Coating Show 2024: Edukasi Pasar Indonesia tentang Pentingnya Keberlanjutan
Lia Sidik Phd. saat presentasi di Konferensi Asia Pacific Coatings Show 2024 di Jakarta, Indonesia. (Dok: Mataram Paint)

Suara.com - Industri cat dan pelapis di Indonesia patutlah bergerak menuju keberlanjutan. Keberlanjutan didudukkan sebagai sesuatu yang harus, mesti, perlu, pantas, dan layak alih-alih sekadar pilihan. Dalam hubungan itu, keberlanjutan tak bisa bila hanya bertumpu pada industri atau satu-dua negara. Dari situ bolehlah mengatakan bila keseluruhan sektor cat dan pelapis, mulai dari pemasok, distributor, hingga pengguna akhir membutuhkan ruang untuk membicarakan industri hijau dan bertanggung jawab.

Salah satu ruang tersebut, ialah pameran dan konferensi Asia Pacific Coating Show (APCS). APCS diadakan setiap tahun, mempertemukan pelaku industri cat dan pelapis. Tahun 2024 diadakan di Jakarta, Indonesia pada 11 – 13 September. Event itu menghadirkan lebih dari 230 brand, ribuan pelaku industri cat dan pelapis dari 15 negara. Terbuka peluang untuk berbagi pengetahuan teknologi terkini, produk terbaru, inovasi, menjalin hubungan bisnis, atau membincang edukasi pasar tentang keberlanjutan.

Keberlanjutan dalam Industri Cat dan Pelapis

Estimasi Konsumsi Cat per Tahun di Indonesia (dok. Mataram Paint)
Estimasi Konsumsi Cat per Tahun di Indonesia (dok. Mataram Paint)

Keberlanjutan menjadi salah satu topik mendesak yang perlu diupayakan. Hal itu berhubungan dengan meningkatnya kesadaran ekologis secara global. Dalam hubungan itu, ada permintaan produk yang tidak hanya unggul, melainkan juga meminimalisir kerusakan lingkungan. Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO) merilis laporan bila Index Produksi Industrial Indonesia meningkat signifikan dari tahun 2014 – 2024. Senada dengan UNIDO, laporan lembaga Growth Market Reports memprediksi bila Compound Annual Growth Rate (CAGR) naik 5.68% sampai tahun 2031. Hal itu akan diikuti proyeksi pertumbuhan sektor lain, tak terkecuali industri cat dan pelapis.

Potensi pertumbuhan yang berkelanjutan menjadi konsekuensi logis bila brand bisa menunjukkan efisiensi dan upaya keberlanjutan dalam produksinya. Efisiensi dan upaya keberlanjutan tersebut bisa dikomunikasikan secara efektif kepada pasar, membangun reputasi brand yang kuat sekaligus menggaet pasar yang sadar akan aspek sustainability.

Lia Sidik PhD sebagai salah satu narasumber seminar dalam Asia Pacific Coating Show dalam presentasinya menuturkan bahwa “Keberlanjutan adalah upaya untuk menyeimbangkan profit, people, dan planet (3P). Industri cat dan pelapis perlu menghasilkan pendapatan dan keuntungan sembari memastikan kesejahteraan pekerja, mendukung komunitas, dan meminimalisir kerusakan lingkungan.”

Contoh terang ialah apa yang dilakukan PT. MATARAM PAINT lewat pembangunan pabrik baru yang didesain lebih ramah lingkungan. PT.MATARAM PAINT merupakan perusahaan yang telah berdiri lebih dari 70 tahun. Produk andalannya yaitu cat kayu dan besi EMCO telah memenangkan berbagai penghargaan, antara lain Indonesia Digital Popular Brand Award, Indonesia Original Brand Award, dan Indonesia Living Legend Brands. Penghargaan-penghargaan tersebut adalah hasil dari komitmen PT. MATARAM PAINT bahwa industri cat dan pelapis bisa berkembang, estafet antar generasi, hingga mendapatkan penghargaan.

Menggerakkan Pasar Indonesia Menuju Keberlanjutan

Peringkat Indonesia untuk Kepedulian Sustainability (dok. Mataram Paint)
Peringkat Indonesia untuk Kepedulian Sustainability (dok. Mataram Paint)

Laporan Center for International Earth Science Information Network, Columbia University terkait Environmental Performance Index (EPI) 2024 menunjukkan bila kesadaran keberlanjutan di Indonesia masih rendah. Indonesia berada di urutan 162 dari 180 negara di dunia; dan urutan 20 dari 25 negara di Asia-Pasifik. Ranking tersebut layak dilihat sebagai evaluasi untuk meningkatkan kesadaran ekologis melalui edukasi keberlanjutan. Oleh karenanya, perlu perluasan pasar keberlanjutan (educating dan selling) di Indonesia.

baca juga

Kegiatan yang diinisiasi APCS tak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga edukasi untuk transformasi keberlanjutan dalam cara industri beroperasi. Industri cat dan pelapis di Asia-Pasifik bisa memperkuat komitmen untuk perlindungan lingkungan dengan fokus ke berkelanjutan. Melalui edukasi yang tepat dan akses ke teknologi terkini, pasar Indonesia diharapkan bisa semakin sadar untuk meminimalisir jejak karbon demi kehidupan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Re Luncurkan iLearn, Dorong Transformasi Digital Industri Asuransi

Indonesia Re Luncurkan iLearn, Dorong Transformasi Digital Industri Asuransi

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 09:50 WIB

Jakarta International Coffee Conference Kembali Digelar, Pecinta Kopi Wajib Masuk!

Jakarta International Coffee Conference Kembali Digelar, Pecinta Kopi Wajib Masuk!

Foto | Rabu, 23 Oktober 2024 | 21:45 WIB

Ancaman PHK Massal, Kebijakan Kemasan Rokok Polos Picu Kegaduhan

Ancaman PHK Massal, Kebijakan Kemasan Rokok Polos Picu Kegaduhan

Bisnis | Rabu, 23 Oktober 2024 | 08:51 WIB

Kemiskinan dan Pengangguran Hantui Pekerja Industri Tembakau

Kemiskinan dan Pengangguran Hantui Pekerja Industri Tembakau

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:57 WIB

Baru Tiga Hari Jadi Presiden, Prabowo Langsung Diterpa Kabar PHK 402 Karyawan BUMN Tekstil

Baru Tiga Hari Jadi Presiden, Prabowo Langsung Diterpa Kabar PHK 402 Karyawan BUMN Tekstil

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 09:39 WIB

Petani Tembakau Nilai Kebijakan Rokok Terbaru Tak Hanya Buat Pengendalian Tapi Matikan Industri

Petani Tembakau Nilai Kebijakan Rokok Terbaru Tak Hanya Buat Pengendalian Tapi Matikan Industri

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 09:05 WIB

Pengusaha Industri Penerbangan Curhat Bisnis Tak Baik-baik Saja

Pengusaha Industri Penerbangan Curhat Bisnis Tak Baik-baik Saja

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:46 WIB

Gandeng YLAB, Kisai Entertainment Sebut Potensi Ekspor Webtoon Tembus USD 2 Juta/Tahun

Gandeng YLAB, Kisai Entertainment Sebut Potensi Ekspor Webtoon Tembus USD 2 Juta/Tahun

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:42 WIB

Ada Kebijakan Rokok Baru, Emak-emak Pekerja Industri Tembakau Terancam Jadi Pengangguran

Ada Kebijakan Rokok Baru, Emak-emak Pekerja Industri Tembakau Terancam Jadi Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 10:08 WIB

CEO Meta Mark Zuckerberg Jadi Tukang Kuku untuk Putrinya! Tuai Pujian Netizen

CEO Meta Mark Zuckerberg Jadi Tukang Kuku untuk Putrinya! Tuai Pujian Netizen

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 06:52 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×