Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Bukan Esemka, Wamenkeu Sebut Prabowo Minta Semua Menteri Wajib Pakai Mobil Dinas Pindad: Tidak Ada Lagi Barang impor

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 28 Oktober 2024 | 17:10 WIB
Bukan Esemka, Wamenkeu Sebut Prabowo Minta Semua Menteri Wajib Pakai Mobil Dinas Pindad: Tidak Ada Lagi Barang impor
Pindad MV3 Garuda Limousine. (Twitter/@pindad)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, secara tegas menyatakan bahwa seluruh pejabat eselon satu hingga menteri diwajibkan menggunakan mobil dinas produksi dalam negeri, khususnya mobil Maung buatan PT Pindad.

Kebijakan ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mendorong industri otomotif dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.

"Minggu depan saya akan menggunakan mobil Maung itu, mobil Pindad. Karena Pak Prabowo sudah bilang, minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon I dan menteri," ujar Anggito dikutip Senin (28/10/2024).

Saat ini lanjut Anggito, menteri dan wakil menteri masih memakai mobil Alphard sebagai kendaraan operasional. Dia mengatakan, nantinya para menteri akan menggunakan mobil buatan Pindad yang merupakan karya anak bangsa dan menggunakan komponen dalam negeri.

“Kalau anda lihat, mobil Maung kemarin Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Profesor Sigit Santosa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyampaikan dia merancang mobil Indonesia. 70% itu produk dalam negeri,” tutur Anggito.

Sebelumnya Presiden Prabowo tengah mencuri perhatian karena terlihat sering menggunakan mobil dinas besutan PT Pindad yakni MV3 Garuda Limousine. Mobil ini dipilih Prabowo untuk kendaraan dinasnya sebagai orang nomer satu di Indonesia.

SUV mewah ini tidak hanya menawarkan kenyamanan berkendara, tetapi juga dilengkapi dengan fitur keamanan tingkat tinggi yang membuatnya menjadi kendaraan lapis baja.

Berikut spesifikasi unggulan MV3 Garuda Limousine:

Bodi: Terbuat dari material composite armor yang mampu menahan serangan peluru berkaliber 7,62 x 51 mm NATO ball dan kaliber 5,56 x 45 mm M193.

baca juga

Kaca: Dilengkapi kaca antipeluru level B5/B6 untuk melindungi penumpang dari ancaman eksternal.

Ban: Menggunakan ban run-flat yang memungkinkan kendaraan tetap melaju meski mengalami kebocoran.

Interior: Kabin mewah dengan kursi captain seat berlapis kulit, dilengkapi berbagai fitur hiburan seperti layar sentuh, TV, dan koneksi Wi-Fi.

Mesin: Ditenagai oleh mesin berkapasitas besar yang menghasilkan tenaga optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target 100 Kerja Menteri Abdul Mu'ti, Kenaikan Gaji Guru Prioritas Utama?

Target 100 Kerja Menteri Abdul Mu'ti, Kenaikan Gaji Guru Prioritas Utama?

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:08 WIB

Masih Naik Lexus, Reaksi Wamentan Sudaryono Tanggapi Seruan Prabowo Minta Kabinetnya Pakai Maung

Masih Naik Lexus, Reaksi Wamentan Sudaryono Tanggapi Seruan Prabowo Minta Kabinetnya Pakai Maung

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:04 WIB

Tolak Tawaran Menteri, Pramono Anung: Prabowo Pasti Nyaman Jika Saya Mau

Tolak Tawaran Menteri, Pramono Anung: Prabowo Pasti Nyaman Jika Saya Mau

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

×