Kunjungan Perdana Menko Pangan di Gudang Bulog: Pastikan Stok Beras Aman dan Ingin Wujudkan Swasembada Pangan

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 14:10 WIB
Kunjungan Perdana Menko Pangan di Gudang Bulog: Pastikan Stok Beras Aman dan Ingin Wujudkan Swasembada Pangan
Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, beserta para direksi lainnya saat menyambangi Gudang Bulog di Sunter Utara, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (dok. Perum Bulog)

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan dalam kunjungan perdananya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan ke Perum BULOG menyempatkan diri mengunjungi Kawasan Pergudangan BULOG di Sunter Timur, Jakarta. Turut hadir dalam kunjungan ini adalah Direktur Utama Perum BULOG,fab Wahyu Suparyono, beserta Para Direksi lainnya yang mendampingi Menko Pangan selama inspeksi berlangsung.

“Presiden kita, Pak Prabowo menyampaikan kita akan swasembada pangan, pangan artinya tidak hanya beras, pangan itu ada beras, jagung, gula, kedelai, cabe, bawang dan lain-lain. Paling tidak di tahun 2028 kita harus bekerja keras bisa swasembada untuk komoditi beras dan jagung. Sebagai persiapan menuju tahapan tersebut, kita kerja harus mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, kemarin saya rapat di Kementerian Kehutanan dan seluruh Kementerian, bagaimana rencana kita sehingga kita bisa swasembada, salah satunya adalah dengan mencetak sawah baru, membuka lahan baru dan lain-lain, salah satu contohnya adalah yang di Merauke kemarin yang telah Bapak Presiden kunjungi di sana, ada cetak sawah baru di Merauke dan memperbaiki lahan sawah yang terbengkalai cukup lama.” ujar Zulkifli Hasan saat membuka perbincangan dengan media.

Zulkifli Hasan mengatakan, harus mempersiapkan cadangan Beras Pemerintah, penguatan stok kita dan apa yang diperlukan ke depan untuk Bantuan Pangan, SPHP dan ada Bansos.

“Tadi pagi kami rapat bersama Dirut Bulog, semua persiapan untuk tahun depan dan tahun ini sudah sangat siap dan sangat baik, tetapi kita perlu juga meyakinkan agar publik juga melihat. Teman-teman disini bisa melihat bahwa sekurang-kurangnya akhir tahun ini stok milik BULOG bisa mencapai 2 juta ton yang tersebar lebih di 1500 lebih Gudang BULOG dengan total kapasitas sebanyak 4 juta ton, jadi stok beras kita sangat aman dan cukup, oleh karena itu untuk publik, pedagang dan masyarakat tidak usah khawatir karena stok beras cukup, apa lagi nanti tahun depan dengan adanya program sawah baru, intensifikasi dan lain-lain berjalan dengan baik.” tambah Pangan.

Menurut Zulkifli Hasan, menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras, adalah prioritas utama pemerintah. Dia menegaskan, kunjungannya kali ini adalah bentuk komitmen untuk memantau langsung persediaan pangan di lapangan.

"Kami akan lebih intens lagi untuk mempersiapkan tahun depan agar bisa berjalan dengan baik terutama peningkatan produksi dalam negeri," ujarnya.

Zulhas terlihat antusias dalam memeriksa langsung karung-karung beras yang tersusun rapi di gudang. Tidak hanya memeriksa kuantitas, ia juga menyoroti kualitas beras yang disimpan BULOG.

Perjalanan Menko Pangan ke gudang BULOG ini menyasar langsung ke Kawasan Pergudangan Kanwil DKI Jakarta dan Banten, salah satu gudang besar yang menyimpan cadangan beras pemerintah milik BULOG. Dalam peninjauan ini, Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono, memastikan bahwa gudang di Sunter Timur ini menyimpan beras dengan kondisi dan kualitas yang terjaga.

“Kami siap mendukung program pemerintah, menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Wahyu Suparyono.

Di sisi lain, Wahyu Suparyono menjelaskan bahwa BULOG telah menerapkan standar ketat dalam penyimpanan beras agar kualitas tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.

Kunjungan perdana Zulkifli Hasan ke kawasan pergudangan BULOG sebagai Menko Pangan ini membawa optimisme baru terhadap stabilitas stok pangan, terutama beras. Zulhas berharap sinergi antara Kemenko Pangan dan BULOG terus terjalin erat, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran soal pasokan beras di masyarakat.

Kunjungan Menko Pangan perdana ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik bagi kerja sama antara pemerintah dan BULOG dalam memastikan cadangan beras tetap aman dan berkualitas. Dengan dukungan dari BULOG dan komitmen kuat dari Kemenko Pangan, masyarakat dapat berharap akan ketahanan pangan yang semakin terjaga dan mewujudkan swasembada pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Stop Impor Beras Tahun Ini

Pemerintah Stop Impor Beras Tahun Ini

Bisnis | Senin, 04 November 2024 | 14:02 WIB

Harga Bawang Merah, Beras, Telur dan Ayam Naik! Cek Update Kebutuhan Pokok Terbaru

Harga Bawang Merah, Beras, Telur dan Ayam Naik! Cek Update Kebutuhan Pokok Terbaru

Bisnis | Minggu, 03 November 2024 | 11:59 WIB

Mau Impor, Tapi Menko Pangan Zulhas Hari Ini Panen Beras di Subang

Mau Impor, Tapi Menko Pangan Zulhas Hari Ini Panen Beras di Subang

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:16 WIB

Kekayaan Ita Triwibawati, Cabup Nganjuk Terkaya Usul Inovasi 'Padi Jadi Beras' saat Debat

Kekayaan Ita Triwibawati, Cabup Nganjuk Terkaya Usul Inovasi 'Padi Jadi Beras' saat Debat

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:12 WIB

BULOG dan Kodim 1707/Merauke Salurkan Bantuan di Distrik Ilwayab

BULOG dan Kodim 1707/Merauke Salurkan Bantuan di Distrik Ilwayab

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 10:49 WIB

Beras di Jakarta Mahal,  Pramono Anung Optimis Program Anies Baswedan Jadi Solusi

Beras di Jakarta Mahal, Pramono Anung Optimis Program Anies Baswedan Jadi Solusi

Kotak Suara | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 03:00 WIB

Terkini

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB