Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Emiten FUTR Bidik Pasar Energi Hijau Usai Dicaplok Hexa Prima

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 November 2024 | 17:40 WIB
Emiten FUTR Bidik Pasar Energi Hijau Usai Dicaplok Hexa Prima
Ilustrasi energi hijau. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah sukses menjadi perusahaan teknologi periklanan, PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) tengah membidik potensi pasar energi hijau dan solusi karbon di Indonesia.

Melalui investasi segar dari perusahaan energi PT Hexa Prima Nusantara, perseroan menargetkan peningkatan kapasitas energi terbarukan sebesar 100 MegaWatt (MW) dalam lima tahun ke depan.

Dengan pengalaman 20 tahun di bidang energi, PT Hexa Prima Nusantara berkomitmen untuk mendorong energi hijau dan efisiensi energi melalui investasinya di anak perusahaan FUTR, yaitu HPM (Hexa Putra Mekanikal) dan FEP (Futura Energy Prima).

Dalam rencana kerja 5 (lima) tahun ke depan, Hexa Putra Mekanikal (HPM) diharapkan dapat menjadi pemain utama dalam proyek hijau dan keberlanjutan, antara lain pada infrastruktur energi terbarukan, sistem energi yang efisien, dan layanan konstruksi ramah lingkungan.

Sementara itu, Futura Energy Prima (FEP) akan fokus menghadirkan solusi karbon termasuk pemurnian CO2. Langkah ini dilakukan melalui pemurnian emisi CO2 dari proses industri menjadi CO2 berkualitas tinggi dan food-grade, yang dapat dimanfaatkan di berbagai industri seperti makanan dan minuman, fumigasi pertanian, serta peningkatan pemulihan minyak.

Serta memanfaatkan energi kotor menjadi energi bersih yang akan membuat lingkungan menjadi lebih sehat. Dengan demikian, Perseroan memegang peranan penting dalam pencapaian target Net Zero Emission.

Melalui perluasan proyek hijau tersebut, FUTR menargetkan untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukannya sebesar 100 MW pada tahun 2030. Perseroan juga akan mengembangkan bisnis yang membantu perusahaan untuk efisiensi energi sehingga dapat memberikan dampak penurunan biaya pemakaian energi.

Direktur Utama PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk, Martha Rebecca, menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk tetap mempertahankan kinerja operasional pada bisnis teknologi yang saat ini telah berkembang pesat, sambil terus beradaptasi pada peluang masa depan.

“Untuk mendorong pertumbuhan di masa depan, kami senantiasa melakukan ekspansi strategis melalui anak perusahaan kami dengan berinvestasi dalam inovasi teknologi dan diversifikasi portofolio agar selaras dengan tren industri yang berkembang,” ujar Martha dalam Public Expose FUTR di Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Diketahui, sektor energi terbarukan di Indonesia diproyeksikan mencapai nilai US$4 miliar pada 2029, dengan target kapasitas terpasang mencapai 42 GW pada tahun tersebut. Dengan langkah strategis ini, perseroan diharapkan dapat mendukung komitmen Indonesia untuk mencapai 31% pangsa energi terbarukan pada 2050.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Makanan Cepat Saji KFC Gigit Jari, Kini "Jagonya" Rugi

Emiten Makanan Cepat Saji KFC Gigit Jari, Kini "Jagonya" Rugi

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 13:39 WIB

Emiten BUVA Catatkan Perbaikan Kinerja di Kuartal III-2024

Emiten BUVA Catatkan Perbaikan Kinerja di Kuartal III-2024

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 13:05 WIB

Negara Rugi Rp1,3 Triliun, Kasus Korupsi Proyek LRT Palembang Tambah 'Luka' Waskita Karya

Negara Rugi Rp1,3 Triliun, Kasus Korupsi Proyek LRT Palembang Tambah 'Luka' Waskita Karya

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 18:57 WIB

Terkini

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB