ATM Sepi dan Nilai Tukar Won Ambles Imbas Darurat Militer Korea Selatan

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2024 | 12:05 WIB
ATM Sepi dan Nilai Tukar Won Ambles Imbas Darurat Militer Korea Selatan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol. (YONHAP / AFP)

Suara.com - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengungumkan pada Selasa, 3 Desember 2024 menerapkan darurat militer selama enam jam.

Adapun darurat militer ini dilakukan karena pihak oposisi di negara itu mengendalikan parlemen, bersimpati pada Korea Utara dan ingin melumpuhkan pemerintah dengan kegiatan anti-negara.

Tentunya keputusan darurat militer ini berdampak pada pasar keuangan Korea Selatan tersebut. Negara yang terkenal dengan musik Kpop itu ternyata membuat pasar saham dan keuangan bergejolak.

Apalagi setelah pengumuman itu, mata uang Korea melemah hingga 1,4 persen dan menyentuh 1.430 won per dolar selama perdagangan luar negeri malam hari. Lalu, kegiatan masyarakat Korea Selatan pun mendadak sepi  seperti sepinya ATM di beberapa luas jalanan. 

Ini menandai pertama kalinya mata uang tersebut turun ke level ini sejak Oktober 2022, ketika merosot ke 1432,4 won terhadap dolar AS.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Choi Sang-mok mengadakan pertemuan darurat dengan Gubernur Bank Korea Rhee Chang-yong, kepala Komisi Jasa Keuangan Kim Byoung-hwan, dan Gubernur Badan Pengawas Keuangan Lee Bok-hyun untuk menanggapi kemungkinan reaksi pasar.

Choi berjanji untuk mengerahkan semua cara yang tersedia guna menstabilkan pasar keuangan dan valuta asing, termasuk pasokan likuiditas yang tidak terbatas untuk menanggapi faktor ketidakstabilan pasar yang mungkin muncul saat darurat militer diberlakukan.

Para pejabat tinggi pemerintah sepakat untuk mengadakan pertemuan harian mengenai isu-isu ekonomi makro dan keuangan guna membangun sistem manajemen krisis. Langkah-langkah lebih lanjut untuk stabilisasi pasar akan diumumkan mulai Rabu pagi.

“Para peserta pertemuan berjanji untuk mengerahkan upaya maksimal guna menstabilkan ekonomi dalam persiapan menghadapi semua situasi,” kata kementerian keuangan dalam sebuah pernyataan,kata Choi dilansir Koreaherald, Rabu (/12/2024).

Sementara itu, Korsel sudah mencabut deklarasi darurat militer yang mengejutkan di beberapa jam sebelumnya. Ini menjadi langkah mundur dalam kebuntuan dengan parlemen, yang dengan tegas menolak upaya Yoon untuk melarang aktivitas politik dan menyensor media dengan darurat militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden

Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:40 WIB

Korea Selatan Darurat Militer, Shin Tae-yong: Tolong...

Korea Selatan Darurat Militer, Shin Tae-yong: Tolong...

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:23 WIB

Ajudan Presiden Korea Selatan Mundur Massal Setelah Deklarasi Darurat Militer Dibatalkan

Ajudan Presiden Korea Selatan Mundur Massal Setelah Deklarasi Darurat Militer Dibatalkan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB