Wamenaker Akui Tidak Tutup Opsi PHK Sritex, Pemerintah Siapkan JKP dan Pelatihan

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 23 Desember 2024 | 13:41 WIB
Wamenaker Akui Tidak Tutup Opsi PHK Sritex, Pemerintah Siapkan JKP dan Pelatihan
Wakil Menteri (Wamen) Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan saat mengunjungi PT Sritex Tbk Sukoharjo. (Suara.com/Ari Welianto)

Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan berjanji, pemerintah hadir untuk mendukung buruh PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk.

“Negara berada di sisi buruh Sritex, ini merupakan komitmen saya. Kami tidak ingin negara, buruh, dan pengusaha menjadi pihak yang dirugikan,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada hari Senin (23/12/2024)

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menghormati keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan peninjauan kembali (PK) dari Sritex. Dengan penolakan tersebut, status pailit Sritex tetap berlaku sebagaimana ditetapkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang.

Meski demikian, Kementerian Ketenagakerjaan optimis terhadap masa depan manajemen dan buruh Sritex.

“Kami meyakini bahwa setelah keputusan MA, semoga manajemen baru akan berkomitmen untuk tidak melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), karena kami melihat PHK sebagai langkah yang sangat tidak baik. Kami berharap tidak ada yang mengalami PHK,” jelas Immanuel, dikutip dari Antara.

Ia menegaskan bahwa Sritex diharapkan tetap menjalankan kegiatan operasional meskipun MA telah mengeluarkan putusan hukum.

Jika di masa mendatang terjadi PHK, Kementerian Ketenagakerjaan telah menyiapkan langkah antisipatif, termasuk program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan penyediaan pasar kerja bagi pekerja yang terdampak. Selain itu, Kementerian juga akan melaksanakan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayah Semarang dan Solo.

“Itu adalah skenario terburuk jika terjadi PHK, yang tentunya menjadi momok bagi buruh dan tenaga kerja. Kami berharap langkah-langkah yang diambil Kementerian Ketenagakerjaan ini dapat memberikan solusi dan setidaknya mengurangi keresahan yang dirasakan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Pemilik ANTV, Perusahaan Media yang PHK Massal Karyawan

Profil Pemilik ANTV, Perusahaan Media yang PHK Massal Karyawan

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 19:08 WIB

Prabowo Gunakan Program ini untuk Lindungi 50 Ribu Buruh Sritex

Prabowo Gunakan Program ini untuk Lindungi 50 Ribu Buruh Sritex

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 14:04 WIB

Begini Nasib 50 Ribu Buruh Sritex di Tangan Pemeritah Setelah Putusan MA

Begini Nasib 50 Ribu Buruh Sritex di Tangan Pemeritah Setelah Putusan MA

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 11:02 WIB

Akademisi Nilai Rencana Kebijakan Kemasan Rokok Polos Bisa Timbulkan PHK Industri Tembakau

Akademisi Nilai Rencana Kebijakan Kemasan Rokok Polos Bisa Timbulkan PHK Industri Tembakau

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 10:58 WIB

Presdir Smartfren Buka-bukaan soal Nasib Karyawan Usai Merger

Presdir Smartfren Buka-bukaan soal Nasib Karyawan Usai Merger

Tekno | Sabtu, 21 Desember 2024 | 12:27 WIB

PPN 12 Persen Dikhawatirkan Picu PHK di Industri Otomotif

PPN 12 Persen Dikhawatirkan Picu PHK di Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:37 WIB

Terkini

Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis

Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:48 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:45 WIB

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:29 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:02 WIB

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:50 WIB

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:38 WIB

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB