Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GKSI Impor 100.000 Sapi dari Amerika Serikat

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2025 | 18:03 WIB
GKSI Impor 100.000 Sapi dari Amerika Serikat
Ilustrasi Sapi Ternak (unsplash/gilles detot)

Suara.com - Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) mengadakan Diskusi dan Penyerahan Non-Disclosure Agreement (NDA) Rencana Importasi Sapi Perah dari Amerika Serikat.

Kegiatan ini melibatkan Kemenko Pangan RI, Kementerian Pertanian RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian BUMN (ID Food), Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, dan US Dairy Export Council (USDEC).

Acara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia yang diwakili oleh Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS untuk Indonesia Lisa Ahramjian, Direktur-direktur Industri Perusahaan Susu (IPS) Indonesia seperti Ultrajaya, Nestle Indonesia, Cimory, Frisian Flag Indonesia, Freshland Inovasi Sejahtera, Mayora Indah, dan Greenfields Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bendahara Umum GKSI, Febryanto S.E . Dalam sambutannya, Bendahara Umum GKSI tersebut menyampaikan motivasi mengimpor 100.000 sapi dari Amerika Serikat, rencana unu dilatarbelakangi oleh kondisi bahwa sapi yang ada di indonesia hari ini merupakan hasil persilangan genetik antara sapi lokal dan Frisian Holstein sehingga menghasilkan sapi yang tidak ideal dalam hal menghasilkan susu.

Selain itu, berkurangnya jumlah populasi sapi di Indonesia juga semakin memperparah keadaan dengan adanya Penyakit Mulut dan Kaki yang merebak di tahun 2022 mengakibatkan kematian sekitar 65.000 ekor sapi.

Sehubungan dengan adanya kebutuhan ketersediaan susu dalam program Makan Bergizi Gratis oleh pemerintahan Presiden Prabowo, program impor sapi ini menjadi bentuk nyata komitmen oleh GKSI dalam menyukseskan program pemerintah tersebut dengan memenuhi kebutuhan susu pada program tersebut.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pemateri pertama yakni Prof. Dr. Epi Taufiq, S.Pt., MVPH., M. si., (Ahli Susu Lembaga Gizi Nasional), menyatakan bahwa susu merupakan bagian penting yang harus disertakan dalam program pemerintah Makan Bergizi Strategis untuk mengoptimalkan asupan gizi anak bangsa.

Dilanjutkan pemateri kedua, Lisa Ahramjian (Konselor Agrikultur Kedubes AS), dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa langkah GKSI telah melakukan langkah awal yang baik karena penting sekali antara AS dan Indonesia untuk bekerjasama dalam bidang-bidang strategis yang ada di pemerintahan.

Menanggapi langkah GKSI tersebut dan penyampaian oleh para pemateri, seluruh tamu undangan yang hadir merespon positif mendukung langkah tersebut.

Melalui Impor tersebut dinilai dapat memperkuat hubungan dagang antara AS dan Indonesia, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu di Indonesia dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan permintaan susu di seluruh Indonesia.

Terakhir, kegiatan ditutup dengan penyerahan NDA (Non-Disclosure Agreement) Rencana Importisasi Sapi Perah dari Amerika Serikat lanjut makan malam bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis, Warganet Singgung Gibran: Dulu Rajin Bagi-bagi...

Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis, Warganet Singgung Gibran: Dulu Rajin Bagi-bagi...

Tekno | Selasa, 07 Januari 2025 | 11:55 WIB

Kontroversi Susu di Program Makan Gratis DKI: Cukupkah Dua Kali Seminggu?

Kontroversi Susu di Program Makan Gratis DKI: Cukupkah Dua Kali Seminggu?

News | Senin, 06 Januari 2025 | 22:57 WIB

Istana Sebut Susu Bukan Menu Wajib Dalam Makan Bergizi Gratis: Minimal Seminggu Sekali

Istana Sebut Susu Bukan Menu Wajib Dalam Makan Bergizi Gratis: Minimal Seminggu Sekali

News | Senin, 06 Januari 2025 | 18:27 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB