Luhut Beberkan Alasannya Mau Bantu Ekonomi Pemerintahan Prabowo

Achmad Fauzi

Kamis, 09 Januari 2025 | 14:53 WIB
Luhut Beberkan Alasannya Mau Bantu Ekonomi Pemerintahan Prabowo
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa, (24/5/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Lukas/pri.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan di balik keputusannya membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ekonomi.

Luhut menyebutkan bahwa peran ini memberikan pengalaman baru yang berbeda dari jabatan-jabatan sebelumnya.

"Kita memilih anggota Dewan (Ekonomi Nasional) ini betul-betul sesuai kepakarannya, yang kita butuhkan untuk memberikan advice kepada presiden, dan ini seperti Think Tank. Saya terus terang menikmati pekerjaan ini," ujarnya, dalam konferensi pers Kamis (9/1/2025).

Luhut mengungkapkan bahwa DEN telah menjalin diskusi intensif dengan Presiden Prabowo untuk membahas program-program strategis, termasuk rencana implementasi teknologi pemerintahan atau Government Technology (GovTech).

Menurutnya, GovTech akan menjadi solusi utama untuk meningkatkan efisiensi, integrasi data, serta memberantas korupsi.

"Presiden saya lihat kemarin sangat menikmati usulan-usulan yang diberikan oleh DEN, termasuk planning untuk eksekusinya. Ini satu yang sangat penting menurut saya adalah mengenai government technology (GovTech)," beber dia.

Luhut menambahkan, Presiden Prabowo menginginkan GovTech dapat diterapkan mulai Agustus 2025.

Luhut juga memamerkan keanggotaan DEN yang terdiri dari berbagai pakar, termasuk Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kini aktif di Harvard University.

Selain itu, terdapat global board advisor seperti Ruchir Sharma, penulis buku What Went Wrong with Capitalism, dan Ray Dalio, investor terkenal asal Amerika Serikat.

baca juga

"Jadi kita betul-betul mendapatkan informasi yang sangat komprehensif. Sehingga, kita didiskusikan di dalam council dan itu kita berikan masukan pada presiden," beber dia.

Luhut menjelaskan bahwa pembentukan DEN dilatarbelakangi oleh pengalaman pemerintahan sebelumnya yang lebih fokus pada aksi, tanpa masukan mendalam dari para pakar.

Dengan adanya DEN, pemerintah dapat merancang strategi yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik.

"Ini akan sangat efektif menghadapi keadaan ekonomi dunia dan juga tentu domestik kita sendiri, tadi mengenai purchasing power kita yang agak lemah, bagaimana kita dorong. Sekarang jawaban-jawaban itu disiapkan," kata Luhut.

Dengan kepakaran tim DEN dan arahan strategis dari Presiden Prabowo, Luhut optimistis pemerintah mampu membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan ekonomi nasional.

"Saya menikmati pekerjaan ini dan yakin bahwa ini akan membawa dampak positif yang besar bagi negara," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Andalkan Penanak Nasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

China Andalkan Penanak Nasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2025 | 14:09 WIB

Prabowo Bakal Evaluasi Seluruh PSN, Termasuk PIK 2 Milik Aguan? Ada Pihak yang Kurang Senang!

Prabowo Bakal Evaluasi Seluruh PSN, Termasuk PIK 2 Milik Aguan? Ada Pihak yang Kurang Senang!

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 15:59 WIB

Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis

Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×