Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2025 | 17:32 WIB
Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh
Kolase eepseek vs eFishery [IST]

Suara.com - Netizen Indonesia belakangan ini ramai membandingkan investasi pada dua startup yang bernasib sangat berbeda, dua startup yang mencolok itu adalah DeepSeek dari China dan eFishery dari Indonesia.

Keduanya memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengembangan dan pengelolaan dana investasi, dengan DeepSeek menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi AI, sementara eFishery menghadapi dugaan penyelewengan dana.

DeepSeek: Inovasi AI yang Efisien

DeepSeek, startup asal China, baru-baru ini meluncurkan dua model AI, yaitu DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1. Model-model ini diklaim lebih hemat biaya dan efisien dibandingkan dengan produk sejenis di pasar.

Dalam pengembangannya, DeepSeek hanya memerlukan waktu dua bulan dan biaya sekitar 6 juta dolar AS (sekitar Rp 97 miliar). Keberhasilan ini sebagian besar dipicu oleh pembatasan ekspor chip canggih oleh Amerika Serikat, yang memaksa perusahaan-perusahaan China untuk berinovasi dan menciptakan solusi yang lebih efisien menggunakan chip Nvidia H800 yang performanya lebih rendah.

Metode "distillation" yang digunakan oleh DeepSeek memungkinkan model AI untuk lebih fokus pada tugas-tugas spesifik, menjadikannya lebih efisien. Chetan Puttagunta dari Benchmark General Partner menyatakan bahwa pendekatan ini membuat model AI dapat mengerjakan hal-hal kecil dengan lebih baik. Aravind Srinivas, CEO Perplexity, menekankan bahwa efisiensi ini memberikan tantangan baru bagi perusahaan-perusahaan AI di AS untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kompetisi global.

eFishery: Dugaan Penyelewengan Dana

Di sisi lain, eFishery, sebuah startup perikanan Indonesia, sedang dalam sorotan karena dugaan penyelewengan dana yang signifikan. Laporan investigasi menunjukkan bahwa manajemen eFishery diduga menggelembungkan angka keuntungan dan pendapatan kepada investor.

Selama periode Januari hingga September 2024, eFishery dilaporkan mengklaim keuntungan sebesar 16 juta dolar AS (Rp 261,3 miliar) padahal sebenarnya mengalami kerugian sebesar 35,4 juta dolar AS (Rp 578 miliar). Total dugaan kerugian mencapai hampir 600 juta dolar AS (Rp 9,8 triliun).

Penyimpangan ini menyebabkan dampak besar pada reputasi eFishery sebagai unicorn dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS. Investigasi ini juga berujung pada pemecatan sementara CEO Gibran Huzaifah dan Chief Product Officer Chrisna Aditya terkait dugaan penyelewengan uang perusahaan.

Dari segi investasi, DeepSeek menunjukkan pendekatan yang inovatif dan efisien dalam pengembangan teknologi AI dengan biaya rendah dan waktu singkat. Sebaliknya, eFishery menghadapi masalah serius dalam transparansi keuangan dan akuntabilitas yang dapat merugikan investor dan stakeholder lainnya.

Sedangkan situasi di eFishery menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DeepSeek Startup AI Murah China Guncang Pasar Saham Global

DeepSeek Startup AI Murah China Guncang Pasar Saham Global

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:02 WIB

Cara Menggunakan DeepSeek R1 secara Benar

Cara Menggunakan DeepSeek R1 secara Benar

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:45 WIB

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 14:27 WIB

Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal

Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 09:37 WIB

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 08:35 WIB

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 20:30 WIB

Terkini

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:01 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:57 WIB

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:44 WIB

Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara

Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:14 WIB

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:06 WIB

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:58 WIB

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB