Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Investasi Indonesia Meroket: Kuartal IV 2024 Cetak Rekor Rp452,8 Triliun!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:56 WIB
Investasi Indonesia Meroket: Kuartal IV 2024 Cetak Rekor Rp452,8 Triliun!
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan realisasi investasi kuartal IV 2024 tercatat sebesar Rp452,8 triliun.

"Pencapaian kita dalam kuartal IV 2024 adalah Rp452,8 triliun, di mana kenaikan secara quarter-on-quarter adalah 4,9 persen," ujar Rosan dikutip Antara, Jumat (31/1/2025).

Dia juga menambahkan, realisasi investasi tersebut dibandingkan dari tahun sebelumnya mengalami peningkatan 23,8 persen.

Realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp207 triliun atau 45,7 persen dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp245,8 triliun atau 54,3 persen.

Kemudian terkait lokasi, realisasi investasi tersebut didominasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp260,4 triliun atau 57,5 persen dan Pulau Jawa sebesar Rp192,4 triliun atau 42,5 persen.

Adapun lima lokasi top investasi pada kuartal IV tahun lalu yakni Jawa Barat, Jakarta, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Selatan.

Realisasi investasi kuartal IV tahun lalu juga berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 580.916 orang.

Kemudian lima besar subsektor pada realisasi investasi kuartal IV yakni Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya Rp 60,4 triliun, lalu Pertambangan Rp 52,2 triliun, Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Rp 42,7 triliun, Industri Makanan Rp 34,5 T, dan Jasa Lainnya Rp 34,2 triliun.

Sedangkan realisasi investasi selama periode Januari - Desember tahun 2024 sebesar Rp 1.714,2 triliun atau naik 20,8 persen secara year-on-year (YoY).

"Alhamdulilah bisa saya sampaikan di sini target yang diberikan kepada kami itu tercapai. Kalau kita bicara target Presiden RI saat itu sebesar Rp1.650 triliun maka ini tercapai dan target dari Rencana strategis (Renstra) juga sangat tercapai," ujar Rosan.

Adapun penyerapan tenaga kerja Indonesia selama periode Januari - Desember 2024 sebanyak 2.456.130 orang.

Terkait lokasi, realisasi investasi periode Januari-Desember 2024 didominasi luar Pulau Jawa sebesar Rp895,4 triliun atau 52,2 persen dan Pulau Jawa sebesar Rp47,8 persen atau Rp818,8 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Harusnya Segera Diluncurkan, Ini Alasannya

Danantara Harusnya Segera Diluncurkan, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 14:40 WIB

Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 17:32 WIB

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 14:27 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB