Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ojol Tuntut THR Bukan Sembako, Gojek: Kami Bantu Sesuai Kemampuan!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 18 Februari 2025 | 11:59 WIB
Ojol Tuntut THR Bukan Sembako, Gojek: Kami Bantu Sesuai Kemampuan!
Massa pengemudi ojek online atau ojek daring berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (29/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Para pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai platform, termasuk Gojek, terus menyuarakan tuntutan mereka agar mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) seperti halnya karyawan formal, buka  justru diberikan sembako.

Tuntutan ini semakin menguat menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan para pengemudi ojol juga meningkat.

Menanggapi tuntutan ini, pihak Gojek menyatakan bahwa mereka akan berupaya membantu para mitra pengemudi sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Gojek memahami bahwa THR merupakan kebutuhan penting bagi para pengemudi, terutama dalam momen perayaan hari besar.

"Gojek berkomitmen membantu sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kami, memastikan mitra driver dapat menjalani Ramadan dengan damai dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga mereka," kata Chief of Public Policy & Government Relations, GoTo Group Ade Mulya kepada Suara.com, Selasa (18/2/2025).

Ade menerangkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk membahas tuntutan THR. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan para mitra pengemudi.

Koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik bagi semua pihak, sehingga para pengemudi ojol dapat merasakan manfaat yang signifikan dari adanya Tali Asih Hari Raya ini.

Gojek juga menyadari pentingnya peran serta para mitra pengemudi dalam kesuksesan perusahaan. Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, tidak hanya melalui pemberian THR, tetapi juga melalui program-program lain yang berkelanjutan.

"Tahun ini, sebagai bentuk kepedulian dan itikad baik perusahaan, Gojek tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk membahas Tali Asih Hari Raya," kata Ade.

Sebelumnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer mengultimatum pengusaha dan aplikator untuk membayar THR driver ojol dalam bentuk uang tunai bukan sembako sebagaimana terjadi selama ini.

"Saya ingin menyampaikan bahwa negara adalah sifatnya memaksa (aplikator membayar THR kepada driver ojol). Negara tidak akan membiarkan warga negaranya dieksploitasi," kata Noel di atas mobil komando.

"Jadi, negara atau pemerintah berharap aplikator ini berilah hak yang menjadi tuntutan mereka. Mereka tidak minta gaji direksi, mereka tidak minta yang namanya saham, mereka hanya meminta hak mereka selama di jalanan. Bukan lagi beras dan lain-lain (sembako). Kita mau itu (THR) berbentuk duit atau uang," tegasnya.

Diketahui selama ini sejumlah perusahaan transportasi online tidak memberikan THR bagi para mitra mereka saat perayaan lebaran datang tetapi memberikan sejumlah insentif termasuk pemberian paket sembako.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Sudah Selayaknya Ada Diskon Tol Ketika Momen Libur Lebaran

Pengamat: Sudah Selayaknya Ada Diskon Tol Ketika Momen Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 10:49 WIB

Berapa Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2025? Ini Aturan Terbarunya

Berapa Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2025? Ini Aturan Terbarunya

News | Senin, 17 Februari 2025 | 21:06 WIB

Menaker Terima Perwakilan Pengemudi Online, Komitmen Finalisasi Regulasi THR

Menaker Terima Perwakilan Pengemudi Online, Komitmen Finalisasi Regulasi THR

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB