Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SM+ Mulai Pembangunan SMX01, Pusat Data Berstandar Tier IV dengan Kapasitas hingga 60 MW

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2025 | 12:53 WIB
SM+ Mulai Pembangunan SMX01, Pusat Data Berstandar Tier IV dengan Kapasitas hingga 60 MW
Desain SMX01. (Dok: SM+)

Suara.com - SM+, perusahaan infrastruktur dan layanan digital yang didukung oleh Sinar Mas, bersama dengan mitra usaha patungannya, Korea Investment Real Asset Management (KIRA hari ini, Kamis, (6/3/2025) menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan gedung SMX01, pusat data AI-ready dan kaya akan konektivitas di Kawasan Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan.

Fasilitas canggih ini menghabiskan investasi lebih dari US$300 juta dan dikembangkan melalui kemitraan dengan LG Sinar Mas sebagai penasihat teknologi sekaligus operator. Proyek ini memanfaatkan pengalaman tim yang telah mengelola dan mengembangkan lebih dari 600 MW kapasitas pusat data di Korea.

Dijadwalkan beroperasi pada semester kedua tahun 2026, SMX01 dirancang untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur digital di Asia Tenggara. Kawasan ini diperkirakan akan mencapai nilai ekonomi digital sebesar US$1 triliun pada tahun 2030.

Dengan luas data hall white space hampir 15.500 meter persegi, SMX01 menawarkan solusi pusat data yang fleksibel bagi berbagai pelanggan, mulai dari perusahaan skala enterprise hingga penyedia layanan hyperscale global.

Fasilitas ini didukung oleh infrastruktur yang dapat menampung hingga 2.400 rak, tersebar di sembilan data hall yang masing-masing mampu menampung hingga 340 rak. SMX01 menawarkan fleksibilitas tinggi untuk beragam kebutuhan pusat data, termasuk layanan colocation, hyperscale dengan kepadatan daya tinggi, serta aplikasi teknologi yang berkembang pesat seperti Artificial Intelligence (AI) dan machine learning.

SMX01 siap memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi dan transformasi teknologi di Asia Tenggara. Dengan kapasitas awal sebesar 18 MW yang dapat ditingkatkan hingga 60 MW, fasilitas ini akan dilengkapi dengan teknologi canggih, seperti dukungan rak berkepadatan daya tinggi hingga 130 KW per rak, sistem pendingin udara terbaru, serta opsi liquid cooling yang dapat disesuaikan. Selain itu, pusat data ini akan terhubung dengan berbagai operator penyedia internet terkemuka di Indonesia melalui beberapa jalur fiber.

Mengusung prinsip keberlanjutan, SMX01 dirancang dengan efisiensi energi tinggi dan Power Usage Effectiveness (PUE) yang rendah. Keamanan juga menjadi prioritas utama dengan penerapan sistem perlindungan berlapis yang sesuai dengan standar global. Dibangun dengan standar Tier IV, pusat data ini diharapkan memperoleh sertifikasi green building untuk memastikan operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Presiden Direktur & CEO SM+ Herson Suindah mengatakan, pusat data terbaru ini mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan infrastruktur digital yang aman dan memiliki skalabilitas, sehingga dapat menghubungkan pasar Indonesia yang sedang berkembang dengan ekosistem digital global.

"Melalui SMX01, bersama dengan jaringan kami ke 24 edge data center yang saling terhubung di seluruh Indonesia, kami memungkinkan penerapan teknologi canggih, mengurangi latency jaringan untuk pengguna akhir, mempercepat masuknya perusahaan global, dan mendukung beban kerja Al yang terdistribusi. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, kami bangga dapat membangun fondasi yang diperlukan untuk mendukung ekspansi ini bersama dengan para mitra kami," ujarnya.

CEO KIRA, Yong Sik Kim menambahkan, pihaknya sangat senang dapat berkolaborasi dengan SM+ dan LG Sinar Mas dalam proyek pusat data unggulan ini.

"Investasi kami di SMX01 menegaskan keyakinan kami terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, CEO LG Sinar Mas, Dong Hyup Han mengatakan, kolaborasinya dengan SM+ dan KIRA dalam proyek SMX01 merupakan pencapaian penting dalam memajukan infrastruktur digital Indonesia.

"Dengan menggabungkan keahlian teknologi kami dan pengetahuan SM+ terhadap pasar lokal, kami menetapkan tolok ukur baru untuk pusat data di kawasan ini," tutupnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Ramai di Bulan Ramadan, Waktunya LG PuriCare Dehumidifier Beri Kenyamanan

Masjid Ramai di Bulan Ramadan, Waktunya LG PuriCare Dehumidifier Beri Kenyamanan

Tekno | Senin, 03 Maret 2025 | 21:26 WIB

Sinar Mas dan APP Group Wakafkan Ribuan Alquran kepada ICMI

Sinar Mas dan APP Group Wakafkan Ribuan Alquran kepada ICMI

Your Say | Minggu, 02 Maret 2025 | 16:04 WIB

Cara Unik LG Perluas Kesadaran Fabric Waste

Cara Unik LG Perluas Kesadaran Fabric Waste

Tekno | Kamis, 27 Februari 2025 | 09:50 WIB

LG Tingkatkan Performa TV Melalui Teknologi AI Terbaru dan AI Magic Remote

LG Tingkatkan Performa TV Melalui Teknologi AI Terbaru dan AI Magic Remote

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:00 WIB

Targetkan Pimpin Kapasitas Besar, LG Rilis Mesin Cuci Top Loading Baru dengan Teknologi AI

Targetkan Pimpin Kapasitas Besar, LG Rilis Mesin Cuci Top Loading Baru dengan Teknologi AI

Tekno | Senin, 03 Februari 2025 | 17:39 WIB

Axiata - Sinar Mas Berkolaborasi Incar Pendapatan Rp45 Triliun Buat XLSmart

Axiata - Sinar Mas Berkolaborasi Incar Pendapatan Rp45 Triliun Buat XLSmart

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 08:30 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB