Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 06 Maret 2025 | 18:07 WIB
Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?
Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto (kiri) saat mengikuti rapat verifikasi piutang kreditur dalam tahapan kepailitan perusahaan tekstil terbesar itu di Pengadilan Niaga Semarang, Selasa. [ANTARA/I.C. Senjaya]

Suara.com - Duka mendalam menyelimuti ribuan buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) setelah perusahaan tekstil raksasa itu resmi menutup pabriknya pada 1 Maret 2025.

Keputusan pahit ini diambil setelah Sritex dinyatakan bangkrut akibat terlilit utang yang menggunung.

Penutupan pabrik ini berdampak pada ribuan buruh yang kehilangan pekerjaan. Mereka kini harus menghadapi ketidakpastian masa depan di tengah kesulitan ekonomi.

Ribuan buruh Sritex kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kehilangan pekerjaan di tengah situasi ekonomi yang sulit tentu menjadi pukulan berat bagi mereka dan keluarga. Banyak dari mereka yang menggantungkan hidupnya pada pekerjaan di Sritex.

Kekayaan Pemilik Sritex Justru Melambung?

Di tengah duka para buruh, kabar mengejutkan justru datang dari sang pemilik Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto. Kekayaannya dikabarkan justru melambung tinggi, benarkah?

Nama Iwan Kurniawan Lukminto sempat menghiasi daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2020, dengan kekayaan mencapai USD515 juta (sekitar Rp8,1 triliun). Namun, dinamika dunia bisnis memang penuh kejutan.

Saat ini, nama Iwan Kurniawan Lukminto tidak lagi tercantum dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan kepemilikan saham SRIL sebesar 0,52% atau senilai Rp108 juta.

baca juga

Iwan Kurniawan Lukminto sendiri merupakan sosok yang sangat berpengaruh di industri tekstil Indonesia, khususnya terkait dengan perusahaan Sritex.

Kebangkrutan Sritex menimbulkan berbagai pertanyaan dan kontroversi. Banyak pihak yang mempertanyakan bagaimana bisa sebuah perusahaan raksasa dengan sejarah panjang mengalami kebangkrutan. Beberapa dugaan muncul terkait dengan pengelolaan keuangan yang kurang baik dan strategi bisnis yang tidak tepat.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk membantu para buruh yang terdampak dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Sritex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sritex Bangkrut, Danantara Diusulkan Jadi Investor Penyelamat

Sritex Bangkrut, Danantara Diusulkan Jadi Investor Penyelamat

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:40 WIB

Kemendes PHK Massal 1.040 Pendamping Desa, Komnas HAM Terima Aduan Pelanggaran HAM

Kemendes PHK Massal 1.040 Pendamping Desa, Komnas HAM Terima Aduan Pelanggaran HAM

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:34 WIB

Badai Tsunami PHK AS Berlanjut, 80 Ribu PNS Lembaga Veteran Kehilangan Pekerjaan

Badai Tsunami PHK AS Berlanjut, 80 Ribu PNS Lembaga Veteran Kehilangan Pekerjaan

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:09 WIB

Terkini

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB