Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2025 | 18:07 WIB
Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?
Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto (kiri) saat mengikuti rapat verifikasi piutang kreditur dalam tahapan kepailitan perusahaan tekstil terbesar itu di Pengadilan Niaga Semarang, Selasa. [ANTARA/I.C. Senjaya]

Suara.com - Duka mendalam menyelimuti ribuan buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) setelah perusahaan tekstil raksasa itu resmi menutup pabriknya pada 1 Maret 2025.

Keputusan pahit ini diambil setelah Sritex dinyatakan bangkrut akibat terlilit utang yang menggunung.

Penutupan pabrik ini berdampak pada ribuan buruh yang kehilangan pekerjaan. Mereka kini harus menghadapi ketidakpastian masa depan di tengah kesulitan ekonomi.

Ribuan buruh Sritex kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kehilangan pekerjaan di tengah situasi ekonomi yang sulit tentu menjadi pukulan berat bagi mereka dan keluarga. Banyak dari mereka yang menggantungkan hidupnya pada pekerjaan di Sritex.

Kekayaan Pemilik Sritex Justru Melambung?

Di tengah duka para buruh, kabar mengejutkan justru datang dari sang pemilik Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto. Kekayaannya dikabarkan justru melambung tinggi, benarkah?

Nama Iwan Kurniawan Lukminto sempat menghiasi daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2020, dengan kekayaan mencapai USD515 juta (sekitar Rp8,1 triliun). Namun, dinamika dunia bisnis memang penuh kejutan.

Saat ini, nama Iwan Kurniawan Lukminto tidak lagi tercantum dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan kepemilikan saham SRIL sebesar 0,52% atau senilai Rp108 juta.

Iwan Kurniawan Lukminto sendiri merupakan sosok yang sangat berpengaruh di industri tekstil Indonesia, khususnya terkait dengan perusahaan Sritex.

Kebangkrutan Sritex menimbulkan berbagai pertanyaan dan kontroversi. Banyak pihak yang mempertanyakan bagaimana bisa sebuah perusahaan raksasa dengan sejarah panjang mengalami kebangkrutan. Beberapa dugaan muncul terkait dengan pengelolaan keuangan yang kurang baik dan strategi bisnis yang tidak tepat.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk membantu para buruh yang terdampak dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Sritex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sritex Bangkrut, Danantara Diusulkan Jadi Investor Penyelamat

Sritex Bangkrut, Danantara Diusulkan Jadi Investor Penyelamat

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:40 WIB

Kemendes PHK Massal 1.040 Pendamping Desa, Komnas HAM Terima Aduan Pelanggaran HAM

Kemendes PHK Massal 1.040 Pendamping Desa, Komnas HAM Terima Aduan Pelanggaran HAM

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:34 WIB

Badai Tsunami PHK AS Berlanjut, 80 Ribu PNS Lembaga Veteran Kehilangan Pekerjaan

Badai Tsunami PHK AS Berlanjut, 80 Ribu PNS Lembaga Veteran Kehilangan Pekerjaan

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:09 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB