PIS Sukses Raih Pembiayaan Syariah Senilai Rp764 Miliar

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Maret 2025 | 19:22 WIB
PIS Sukses Raih Pembiayaan Syariah Senilai Rp764 Miliar
PIS memperoleh fasilitas pembiayaan syariah Ijarah Muntahiyah Bi Tamlik sebesar USD 47 juta atau sekitar Rp764 miliar dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). (Foto Ist)

Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Islamic Finance News (IFN) Awards 2024 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Penghargaan ini diberikan atas inovasi PIS dalam bidang pembiayaan syariah, khususnya dalam kategori "Indonesia Deal of The Year 2024".

Penghargaan ini diberikan kepada PIS atas keberhasilannya dalam memperoleh fasilitas pembiayaan syariah Ijarah Muntahiyah Bi Tamlik (IMBT) sebesar US$ 47 juta atau sekitar Rp764 miliar dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Pembiayaan dengan skema IMBT ini merupakan yang pertama kalinya diterapkan di lingkungan Pertamina Group, dan ditujukan untuk mendanai pembelian dua unit kapal tanker jenis Medium Range.

"Penghargaan ini merupakan pengakuan internasional atas komitmen PIS dalam mengembangkan solusi pembiayaan inovatif berbasis syariah," ujar Diah Kurniawati, Direktur Keuangan PIS dikutip Minggu (23/3/2025).

"Dengan dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) serta didampingi oleh Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP) selaku legal counsel PT PIS dan Soemadipradja & Taher (S&T) selaku legal counsel BSI, kami berharap model pembiayaan ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi industri maritim dalam mengakses pendanaan yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam." tambahnya.

Transaksi ini tidak hanya mencerminkan inovasi PIS dalam diversifikasi sumber pendanaan, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan Islam di tingkat global. Skema IMBT yang diterapkan PIS ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk memanfaatkan instrumen keuangan syariah dalam mengembangkan bisnis mereka.

Penghargaan IFN Deals of the Year merupakan kategori bergengsi yang telah ada sejak 2006, dengan tujuan memberikan apresiasi kepada institusi keuangan maupun pelaku industri dari berbagai negara dan regional termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Inggris, Uni Arab Emirat, Saudi Arabia hingga Afrika yang berhasil melakukan terobosan fantastis di bidang keuangan syariah. Proses seleksi penghargaan ini dilakukan melalui penilaian panel ahli dari berbagai organisasi independen.

Secara keseluruhan, PIS saat ini mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2023, pendapatan perusahaan meningkat menjadi USD 3,3 miliar, dengan pencapaian laba tertinggi dalam sejarah PIS sebesar US$ 330 juta. Dengan dukungan Pertamina, PIS telah mengembangkan rencana jangka panjang yang menargetkan pendapatan sebesar US$ 9 miliar dalam 10 tahun ke depan.

"Untuk mencapai target tersebut, kami perlu rencana strategis untuk menentukan struktur permodalan yang optimal," tambah Diah Kurniawati. "IMBT merupakan salah satu bentuk jenis alternatif pembiayaan yang akan terus kami kembangkan." katanya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, PIS semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan pelayaran kelas dunia yang tidak hanya unggul dalam operasional dan layanan, tetapi juga dalam inovasi finansial yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

baca juga

"PIS akan terus menggali potensi di bidang-bidang pembiayaan baru guna memperkuat struktur permodalan untuk serta mendukung pengembangan industri maritim nasional dan global," tutup Diah.

Asal tahu saja PIS telah mencetak kinerja gemilang di paruh pertama tahun 2024. PIS sukses membukukan laba sebesar US$ 280,9 juta, naik 103% dibanding periode serupa di tahun lalu yang berada di angka US$ 138,5 juta.

Perolehan laba hingga Juni ini sekaligus melewati RKAP tahun 2024, yang ditargetkan mencapai US$ 267,1 juta hingga akhir tahun ini.

Kenaikan laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan, di mana selama pertengahan tahun pertama ini PIS membukukan sebesar US$ 1,72 miliar, naik 6% dibanding semester pertama tahun 2023 sebesar US$ 1,62 miliar.

Begitu pula dengan EBITDA, yang juga tercatat naik 28% dari US$ 458,4 juta di semester pertama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genjot Pasar Properti, Kolaborasi Rumah123-Ringkas Pangkas Proses KPR yang Rumit

Genjot Pasar Properti, Kolaborasi Rumah123-Ringkas Pangkas Proses KPR yang Rumit

Bisnis | Minggu, 23 Maret 2025 | 16:28 WIB

Indonesia Berpotensi Besar Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Indonesia Berpotensi Besar Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:12 WIB

Skandal Kredit LPEI: KPK Tahan Dua Tersangka dari PT Petro Energy

Skandal Kredit LPEI: KPK Tahan Dua Tersangka dari PT Petro Energy

Video | Kamis, 20 Maret 2025 | 23:02 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

×