Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Bahan Bangunan Plastik Ini Kantongi Laba Bersih Rp539 Miliar di 2024

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:34 WIB
Emiten Bahan Bangunan Plastik Ini Kantongi Laba Bersih Rp539 Miliar di 2024
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tengah memproduksi bahan bangunan. [ANTARA/HO-IMPC]

Suara.com - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengumumkan laporan keuangan tahun fiskal 2024 yang telah diaudit, menunjukkan kinerja yang cukup baik di tengah tantangan ekonomi global yang kompleks.

Sepanjang tahun 2024, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,9 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 23,1%. Selain itu, laba bersih Perseroan juga mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai Rp539 miliar, meningkat 20,5% dibandingkan dengan Rp448 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama Perseroan, Haryanto Tjiptodihardjo, menyampaikan bahwa tahun 2024 merupakan periode yang penuh tantangan.

"Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan, ditandai dengan melemahnya daya beli domestik, depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, serta menurunnya kinerja anak perusahaan kami di luar negeri. Namun, kami tetap berhasil mempertahankan kinerja positif dibandingkan tahun 2023," ujar Haryanto dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (28/3/2025).

Meskipun menghadapi berbagai hambatan, IMPC mampu menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi yang kuat. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menghadapi dinamika pasar yang berubah-ubah.

Prospek dan Tantangan di Tahun 2025

Memasuki tahun 2025, manajemen IMPC tetap berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik, perang dagang, lemahnya daya beli yang berkelanjutan, serta fluktuasi nilai tukar. Tantangan-tantangan ini diperkirakan akan memberikan tekanan lebih lanjut, terutama seperti yang dialami Perseroan pada semester kedua tahun 2024.

Perseroan memproyeksikan bahwa kinerja pada semester pertama tahun 2025 akan mengalami penurunan akibat banyaknya hari libur, termasuk libur Lebaran. Namun, IMPC optimis dapat mengejar target yang telah ditetapkan pada semester kedua tahun 2025.

Target dan Strategi Pertumbuhan

Untuk tahun 2025, IMPC menargetkan pendapatan sebesar Rp4,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp600 miliar. Target ini mencerminkan fokus Perseroan pada pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan tetap mempertahankan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing di pasar.

Strategi Perseroan meliputi:

Peningkatan Efisiensi Operasional: IMPC terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dalam seluruh aspek operasional guna mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitas.

Penguatan Daya Saing: Perseroan fokus pada inovasi produk dan layanan untuk memperkuat posisinya di pasar.

Ekspansi Pasar: IMPC berencana untuk memperluas jangkauan pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri, untuk meningkatkan volume penjualan.

Manajemen Risiko yang Hati-hati: Mengingat ketidakpastian ekonomi global, Perseroan menerapkan manajemen risiko yang ketat untuk melindungi diri dari potensi dampak negatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten MPMX Raih Laba Bersih Rp582,5 miliar Sepanjang 2024

Emiten MPMX Raih Laba Bersih Rp582,5 miliar Sepanjang 2024

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 19:21 WIB

Melonjak 148 Persen, AMMN Raup Laba Bersih USD642 juta Sepanjang 2024

Melonjak 148 Persen, AMMN Raup Laba Bersih USD642 juta Sepanjang 2024

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:16 WIB

BJTM Catatkan Aset Rp 118 Triliun Sepanjang 2024

BJTM Catatkan Aset Rp 118 Triliun Sepanjang 2024

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:43 WIB

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:35 WIB

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:50 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB