Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Perbankan Jepang Blokir Transaksi Keuangan Warga Asing, Ini Penyebabnya

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 10 April 2025 | 08:25 WIB
Perbankan Jepang Blokir Transaksi Keuangan Warga Asing, Ini Penyebabnya
Ilustrasi perbankan dan nasabah

Suara.com - Beberapa bank Jepang telah mulai memblokir penarikan dari rekening yang dipegang oleh orang asing yang masa tinggalnya telah berakhir. Hal itu diungkapkan ole Baadan Layanan Keuangan pada hari Selasa, di tengah meningkatnya eksploitasi rekening tersebut oleh para penipu.

Badan Kepolisian Nasional pada bulan Desember meminta semua lembaga keuangan untuk memperkenalkan tindakan tersebut setelah melihat beberapa rekening penduduk asing dijual dan digunakan secara tidak sah dalam apa yang disebut kasus "penipuan khusus". Di mana penjahat menyamar sebagai kerabat dan pejabat untuk menipu korban.

Beberapa perbankan seperti  MUFG Bank dan Mizuho Bank melakukan pemblokiran tersebut, Lalu ada dua dari tiga bank besar di negara tersebut juga melakukan pemblokiran. Nantinya masih banyak lagi perbankan yang diharapkan untuk menerapkannya saat mereka meningkatkan sistem mereka.

Meskipun lembaga keuangan mengharuskan warga negara asing yang tinggal di Jepang untuk memberi tahu mereka tentang perubahan atau perpanjangan tempat tinggal, itu bukanlah kondisi yang dipahami secara luas dalam komunitas asing.

Akibatnya, penduduk resmi yang gagal melaporkan pembaruan dapat menghadapi pembatasan akun berdasarkan tindakan baru tersebut.

Setelah mengadakan pembicaraan dengan FSA dan Badan Layanan Imigrasi, polisi mengatakan bahwa penggunaan rekening setelah masa tinggal penduduk asing berakhir, kecuali dalam keadaan luar biasa, kemungkinan merupakan peniruan identitas.

Pemberitahuan tersebut juga meminta penarikan dan transfer diblokir hingga status kependudukan yang sah dapat dikonfirmasi. Transfer bank untuk beberapa badan, seperti utilitas publik, tidak tunduk pada kontrol tersebut.

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga acuannya pada level 0,5 persen pada Rabu (19/3) waktu setempat, sebagaimana yang diharapkan oleh para analis.

Keputusan ini menunjukkan bank sentral Jepang masih menunggu dan melihat bagaimana risiko ekonomi global yang meningkat, terutama dari tarif AS yang lebih tinggi, akan berdampak pada pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh.

baca juga

Melansir laman Channelnewsasia, dewan direksi BOJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan jangka pendek tidak berubah pada level 0,5 persen melalui pemungutan suara bulat. Keputusan ini diumumkan setelah pertemuan kebijakan moneter BOJ yang berlangsung selama dua hari.

Langkah BOJ untuk mempertahankan suku bunga mencerminkan kekhawatiran bank sentral terhadap dampak tarif AS yang lebih tinggi terhadap ekonomi global. Tarif tersebut telah meningkatkan ketegangan perdagangan global dan menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan.

Meskipun ekonomi Jepang telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, pertumbuhannya masih dianggap rapuh dan rentan terhadap guncangan eksternal.

BOJ telah mempertahankan kebijakan moneter yang longgar selama beberapa tahun terakhir, dengan harapan dapat mendorong inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, inflasi di Jepang tetap rendah, dan bank sentral telah menghadapi tekanan untuk menyesuaikan kebijakannya.

Diharapkan Gubernur Ueda akan memberikan lebih banyak penjelasan tentang alasan di balik keputusan untuk mempertahankan suku bunga pada konferensi persnya. Pernyataan tersebut akan menjadi fokus perhatian pasar keuangan global, karena akan memberikan petunjuk tentang arah kebijakan moneter BOJ di masa depan.

Dengan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, BOJ tampaknya masih ingin memantau situasi global dan memastikan bahwa langkah-langkah kebijakan moneternya sejalan dengan kondisi ekonomi domestik dan internasional. Keputusan ini menunjukkan bahwa BOJ masih berhati-hati dalam menanggapi risiko ekonomi global yang meningkat.

Sementara itu, sistem keuangan Jepang secara keseluruhan tetap stabil . Intermediasi keuangan terus berjalan dengan lancar. Di pasar pinjaman, meskipun terjadi peningkatan suku bunga pinjaman, permintaan perusahaan terhadap pinjaman meningkat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:10 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Skincare Hada Labo Ada Apa Aja? Ini 4 Rangkaiannya yang Aman untuk Kulit Sensitif

Skincare Hada Labo Ada Apa Aja? Ini 4 Rangkaiannya yang Aman untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:42 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Terkini

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:45 WIB

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:43 WIB

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:26 WIB

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

×