Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 10 April 2025 | 09:17 WIB
IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam pada perdagangan Kamis pagi, mencatat kenaikan 302,62 poin (5,07%) ke level 6.270,61. Penguatan ini turut didorong oleh kenaikan indeks LQ45 yang melonjak 44,78 poin (6,69%) ke posisi 714,15. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga menguat 40 poin (0,24%) menjadi Rp16.833 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.873.

Wall Street Bangkit, Pasar Respons Kebijakan Tarif Trump
Reli IHSG sejalan dengan pemulihan pasar saham AS (Wall Street) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penundaan tarif impor selama 90 hari untuk sejumlah negara. Kebijakan ini meredakan kekhawatiran investor akan dampak perang dagang terhadap ekonomi global. Indeks S&P 500 melonjak 9,5%, diikuti kenaikan Dow Jones (7,87%) dan Nasdaq Composite (12,16%). Sektor teknologi menjadi penyokong utama dengan kenaikan 14,15%, sementara saham-saham seperti Nvidia (+18,7%) dan Apple (+15,3%) mencatatkan lonjakan signifikan.

Namun, Trump tetap memberlakukan kenaikan tarif impor dari China menjadi 125%, sebagai respons atas kebijakan China yang menaikkan tarif 84% untuk produk AS mulai 10 April. Langkah ini memicu ketidakpastian baru meskipun pasar AS merespons positif jeda tarif untuk negara lain.

Bursa Asia Tertekan, Ketegangan Perdagangan Masih Membayangi
Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa Asia justru melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,93%, disusul Topix (-3,40%), Taiex Taiwan (-5,79%), dan Kospi Korea Selatan (-1,74%). Pasar Australia (ASX 200) dan regional seperti Singapura (FTSE Straits Times) serta Malaysia (FTSE Malay) juga terkoreksi lebih dari 2%.

Sementara itu, Hang Seng Hong Kong (+0,68%) dan CSI 300 China (+0,99%) menjadi pengecualian dengan catatan menguat. Pelemahan terjadi karena investor mengantisipasi tarif baru AS yang berlaku tengah malam waktu setempat, dengan barang-barang China kini menghadapi tarif kumulatif 104%.

Proyeksi IHSG: Potensi Rebound Lebih Lanjut

Sebelumnya, IHSG pada Rabu (9/4/2025) lalu ditutup melemah 0,47% dengan net sell asing mencapai Rp1,05 triliun. Saham-saham seperti BBRI, BMRI, BBNI, MDKA, dan MAPI menjadi yang paling banyak dilepas investor asing.

Namun, analis memproyeksikan IHSG berpeluang rebound. Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks bergerak ke kisaran 6.160–6.270, dengan potensi melanjutkan penguatan hingga 6.450–6.500 jika euforia pasar cukup kuat. Valdy Kurniawan, Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, menyatakan bahwa penundaan tarif oleh Trump memberi waktu bagi Indonesia untuk bernegosiasi dengan AS sekaligus meredam risiko pembalasan dari negara lain.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berbalik menguat (rebound) mengikuti bursa saham global, utamanya bursa Wall Street, AS. Kenaikan itu seiring pelaku pasar merespons positif penundaan tarif resiprokal ke berbagai negara selama 90 hari oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kecuali ke China.

Meskipun pengumuman Trump meredakan sentimen negatif sementara, ketegangan AS-China masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas pasar. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan respons bank sentral, termasuk keputusan suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Meski sentimen membaik, ketegangan AS-China tetap menjadi risiko utama bagi stabilitas pasar. Investor disarankan memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan keputusan bank sentral, termasuk suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Pasar keuangan global masih dalam mode "risk-on, risk-off", di mana setiap perkembangan geopolitik dapat memicu gejolak tinggi. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap selektif, memanfaatkan peluang rebound dengan manajemen risiko yang ketat, serta memperhatikan level support (5.850–5.900) dan resistance (6.100–6.200) IHSG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 09:11 WIB

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 07:39 WIB

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

News | Rabu, 09 April 2025 | 23:36 WIB

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:53 WIB

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:13 WIB

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

News | Rabu, 09 April 2025 | 19:44 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB