Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemudik Sepeda Motor Maki Naik Tahun Ini, Menhub Ungkap Alasannya

Achmad Fauzi

Minggu, 13 April 2025 | 11:13 WIB
Pemudik Sepeda Motor Maki Naik Tahun Ini, Menhub Ungkap Alasannya
Pemudik Sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. [ANTARA/Desi Purnama Sari]

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengakui memang pemudik sepeda motor makin meningkat di momen mudik lebaran tahun 2025 ini. Namun, Dudy tidak mau ambil pusing soal keniakan pemudik sepeda motor itu. Dia justru menilai, ini karena keterbatasan angkutan umum ke kampung halaman.

Dengan begitu, pemudik memilih sepeda motor untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Apalagi, Dudy mengakui juga, bahwa angkutan transportasi umum belum merata hingga ke pelosok desa. Sayangnya, ia tidak merinci berapa pemudik yang menggunakan sepeda motor tahun ini.

"Ada hal-hal yang kami lihat seperti penggunaan sepeda motor dan roda dua. Itu salah satu alasan untuk mereka untuk menggunakan roda dua. Misalnya kalau mereka sampai di tempat yang diperlukan atau di tempat berlebaran, mereka ingin punya sarana dan lokasi yang membuat mereka untuk berkunjung ke sana. Contohnya di lokasi di sana," ujar Dudy di Jakarta yang dikutip Minggu (13/4/2025).

Dia juga mengakui, bahwa pelayanan transportasi umum belum masif sampai ke pelosok desa. Hal ini yang menyulitkan para pemudik jika ingin pulang mudik ke kampung halaman.

"Kami bisa memaklumi penyediaan transportasi umum belum terlalu masif sampai ke wilayah desa kabupaten. Kalau di sebagian wilayah Indonesia angkutan umum kan mungkin kolaboratif, di pedesaan jumlahnya tidak terlalu banyak disitu, sehingga membuat masyarakat kita khususnya Pulau Jawa dan Sumatera masih menggunakan kendaraan roda dua atau pribadi," beber Dudy.

Jumlah Pemudik Turun

Menhub mengungkapkan jumlah pemudik lebaran di 2025 mencapai 154 juta orang. Meski lebih tinggi dibandingkan proyeksi Kementerian Perhubungan, tapi angka tersebut turun 4,69 persen dibandingkan pada tahun 2024 yang mencapai 162,2 juta orang.

Dudy melihat, penurunan jumlah pemudik ini bukan berimbas pada daya beli hingga efisiensi. Karena, penurunan jumlah itu tidak terlalu signifikan.

"Ini akan kami lihat lagi, akan kami evaluasi kira-kira penurunan itu disebabkan apa. Tapi kalau saya rasa sekitar 4-5 persen itu bukan sesuatu yang perlu kita kaitkan dengan penurunan daya beli," kata Dudy di Jakarta, Minggu (13/4/2025).

baca juga

Justru, Dudy menduga, penurunan daya beli, karena memang masyarakat yang tidak memilih untuk mudik. Apalagi, jumlah pemudik itu sudah di atas ekspetasi dari proyeksi Kementerian Perhubungan.

"Saya harapkan bahwa mungkin itu adalah pilihan-pilihan daripada masyarakat yang ingin berlebaran di tempat masing-masing seperti di Jakarta," bebernya lagi.

Dudy memaparkan, Berdasarkan data Strategi Hub Kementerian Perhubungan, total pengguna angkutan umum pada masa angkutan lebaran 2025 mencapai 27.505.543 penumpang, naik 8,5% persen dibanding masa angkutan lebaran 2024 sebanyak 25.349.916 penumpang.

Adapun rinciannya yakni Moda Angkutan Jalan sebanyak 5.531.198 penumpang, naik 19,88 persen dari 2024 yaitu 4.614.068 penumpang; Moda Kereta Api sebanyak 8.293.362 penumpang, naik 3,24 persen dari 2024 yaitu 8.033.040 penumpang, Moda Angkutan Laut sebanyak 2.248.646 penumpang, naik 21,19 persen dari 2024 yaitu 1.855.544 penumpang,

Kemudian, moda Angkutan Udara sebanyak 5.608.370 penumpang, naik 0,56 persen dari 2024 yaitu 5.576.737 penumpang dan Moda Penyeberangan sebanyak 5.823.967 Penumpang, naik 10,5 persen dari 2024 yaitu 5.270.527 penumpang.

Adapun jumlah orang yang melakukan perjalanan atau mobilitas intra dan antar provinsi se-Indonesia pada masa Lebaran 2025 sekitar 154,63 juta orang. Angka tersebut lebih besar 5,6 perseb dari hasil survey potensi pergerakan Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 146,67 juta orang.

Dari sisi keselamatan, berdasarkan data Integrated Road Safety Management System Korlantas Polri, kecelakaan lalu lintas pada Angleb 2025 tercatat turun 34,31 persen yoy menjadi sebanyak 4.640 kecelakaan dibandingkan dengan Angleb 2024 sebanyak 7.064 kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Pemudik Turun Tahun Ini, Imbas Daya Beli?

Jumlah Pemudik Turun Tahun Ini, Imbas Daya Beli?

Bisnis | Minggu, 13 April 2025 | 10:44 WIB

Sepi Pemudik, Konsumsi BBM Alami Penurunan Selama Mudik Lebaran

Sepi Pemudik, Konsumsi BBM Alami Penurunan Selama Mudik Lebaran

Bisnis | Jum'at, 11 April 2025 | 14:52 WIB

Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Periode Lebaran, Begini Kekuatan Konstruksi YIA

Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Periode Lebaran, Begini Kekuatan Konstruksi YIA

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 21:03 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×