Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tunggu Guyuran Dividen BUMN, Danantara Bakal Banjiri Likuiditas Pasar Modal

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 14 April 2025 | 14:41 WIB
Tunggu Guyuran Dividen BUMN, Danantara Bakal Banjiri Likuiditas Pasar Modal
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Sebuah angin segar berhembus kencang di lantai bursa Tanah Air di tengah kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang menurun.

Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), melalui Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, mendeklarasikan kesiapannya untuk memainkan peran krusial sebagai liquidity provider atau pemasok likuiditas utama bagi pasar modal Indonesia. Langkah ini diyakini akan menjadi injeksi vital, memompa semangat investasi dan memperdalam gairah transaksi di tengah dinamika ekonomi global.

Sumber amunisi likuiditas Danantara tak lain adalah "harta karun" berupa akumulasi dividen dari deretan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bernaung di bawah payung investasinya. Pandu Sjahrir, dalam konferensi pers yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin lalu, mengungkapkan bahwa gelombang dividen yang diperkirakan masuk pada akhir bulan ini akan menjadi modal awal bagi Danantara untuk "beraksi" di pasar modal.

“Nanti kita lihat dari hasil dividen kita parking dimana, bisa saja salah satunya disana (pasar modal), kurang lebih gitu. Nanti dividen baru akhir bulan ini masuk ke kami (Danantara). Dari situ harus mulai dialokasikan kemana, tentu yang paling cepat ya pertama di public market, tapi tentu kita udah ada proyek-proyek,” ujar Pandu dengan nada optimis di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (14/4/2025).

Kendati siap menggelontorkan likuiditas, Danantara tidak akan gegabah dalam memburu keuntungan di pasar modal. Pandu Sjahrir menegaskan bahwa fokus utama pihaknya adalah pada return atau imbal hasil investasi yang optimal. Pendekatan yang cermat dan terukur ini menunjukkan komitmen Danantara untuk tidak hanya menjadi pemain besar, tetapi juga investor yang bertanggung jawab dan mengedepankan nilai.

“Yang paling penting fokus simple kita balik ke return-nya. Tapi, kita sekarang udah ada memegang semua saham BUMN yang Tbk (terbuka) kurang lebih ada 18 kalau nggak salah yang ada di pasar modal,” imbuh Pandu. Kepemilikan saham di hampir seluruh BUMN terbuka memberikan Danantara pemahaman mendalam terhadap lanskap investasi di berbagai sektor strategis. Hal ini menjadi modal berharga dalam pengambilan keputusan investasi di masa mendatang.

Gayung bersambut, inisiatif Danantara ini mendapatkan dukungan penuh dari regulator pasar modal. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi erat dengan BPI Danantara untuk membuka peluang investasi yang lebih lebar bagi lembaga jasa keuangan (LJK) milik pemerintah di pasar modal. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran investor institusional dalam negeri, sehingga pasar modal Indonesia menjadi lebih mandiri dan tahan terhadap gejolak eksternal.

“Jadi intinya berbagai hal yang akan dan telah dilakukan ini, akan membuahkan hasil-hasil yang lebih konkret dan membuahkan kemungkinan untuk penguatan sektor riil yang lebih tangguh dan juga pendalaman sektor keuangan yang kita inginkan,” kata Mahendra dengan penuh harapan. Sinergi antara regulator dan investor pelat merah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang lebih sehat dan dinamis, yang pada akhirnya akan bermuara pada penguatan sektor riil nasional.

Kesiapan Danantara menjadi liquidity provider bukan hanya sekadar suntikan dana ke pasar modal. Langkah ini berpotensi menciptakan efek domino yang positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Dengan meningkatnya likuiditas, diharapkan aktivitas perdagangan di bursa akan semakin ramai, menarik minat investor domestik dan asing lainnya.

baca juga

Hal ini pada gilirannya dapat meningkatkan kapitalisasi pasar, memperkuat kepercayaan investor, dan membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan untuk menghimpun dana melalui pasar modal guna ekspansi dan pengembangan usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bawa Kabar Baik, Sebut Qatar Akan Investasi ke Danantara Sekitar Rp 33 Triliun

Prabowo Bawa Kabar Baik, Sebut Qatar Akan Investasi ke Danantara Sekitar Rp 33 Triliun

News | Senin, 14 April 2025 | 11:27 WIB

IHSG Masuk Zona Merah Pada Pembukaan Senin Pagi, Tapi Langsung Menguat

IHSG Masuk Zona Merah Pada Pembukaan Senin Pagi, Tapi Langsung Menguat

Bisnis | Senin, 14 April 2025 | 09:08 WIB

IHSG Diproyeksi Mencoba Betah Berada di Zona Hijau pada Perdagangan Hari Ini

IHSG Diproyeksi Mencoba Betah Berada di Zona Hijau pada Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 14 April 2025 | 07:59 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×