Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Dedi Mulyadi Tunjuk Bossman Mardigu dan Helmy Yahya jadi Komisaris Bank BJB

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 April 2025 | 16:39 WIB
Dedi Mulyadi Tunjuk Bossman Mardigu dan Helmy Yahya jadi Komisaris Bank BJB
Salah satu keputusan paling menarik perhatian adalah penunjukan Mardigu Wowiek Prasantyo, tokoh kontroversial yang lebih dikenal dengan julukan Bossman Mardigu, sebagai Komisaris Utama Bank BJB. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) Tahun Buku 2024 yang digelar hari ini, Rabu (16/4/2025) di Menara Bank BJB, Bandung, berlangsung penuh kejutan dan menghasilkan keputusan strategis terkait kepemimpinan perseroan.

Dipimpin langsung oleh pemegang saham pengendali sekaligus Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, RUPST kali ini menyepakati perombakan signifikan dalam jajaran direksi dan komisaris Bank BJB, sebuah langkah yang disebut-sebut sebagai wujud komitmen terhadap profesionalisme dan penguatan kinerja perseroan.

Salah satu keputusan paling menarik perhatian adalah penunjukan Mardigu Wowiek Prasantyo, tokoh kontroversial yang lebih dikenal dengan julukan Bossman Mardigu, sebagai Komisaris Utama Bank BJB. Kehadiran pengusaha nyentrik ini menggantikan Taswin Zakaria dan sontak menjadi sorotan utama RUPST. Penunjukan ini memunculkan berbagai spekulasi dan antusiasme di kalangan pelaku pasar dan masyarakat luas, mengingat gaya kepemimpinan Mardigu yang dikenal tegas dan inovatif.

Tak hanya di kursi komisaris, perubahan signifikan juga terjadi di jajaran direksi. Yusuf Saadudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, secara resmi dikukuhkan sebagai Direktur Utama Perseroan. Keputusan ini memberikan kepastian arah kepemimpinan Bank BJB ke depan, setelah sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas.

Lebih lanjut, RUPST juga menyetujui penambahan amunisi baru di kursi komisaris independen. Dua nama besar turut mengisi posisi strategis ini, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, dan mantan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya. Kehadiran kedua tokoh dengan latar belakang profesional yang kuat ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan pengawasan dewan komisaris terhadap kinerja Bank BJB.

Gubernur Dedi Mulyadi Tekankan Profesionalisme, Bantah Unsur Politik

Dalam konferensi pers usai RUPST, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa perombakan jajaran direksi dan komisaris ini didasarkan sepenuhnya pada pertimbangan profesionalisme. Sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 36%, pihaknya mengedepankan kompetensi dan pengalaman dalam memilih para pemimpin Bank BJB.

"Sebagai pemegang saham terbesar 36% kami mengedepankan profesionalisme. Komposisi yang diusulkan dan disepakati oleh para pemegang saham berdasarkan profesionalitas," ujar Dedi Mulyadi dengan nada mantap.

Lebih lanjut, ia secara eksplisit membantah adanya unsur politik dalam penunjukan jajaran komisaris. "Untuk jajaran komisaris kami juga berdasarkan aspek-aspek yang bersifat profesionalisme, tidak ada satupun aspek yang bersifat politik," tegasnya, berupaya meredam potensi spekulasi terkait latar belakang beberapa nama yang ditunjuk.

baca juga

Selain perombakan personel, RUPST juga menyepakati adanya pengurangan jumlah direksi dan komisaris. Langkah efisiensi ini diharapkan dapat membuat struktur organisasi Bank BJB menjadi lebih ramping dan responsif dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.

Kinerja Solid 2024 Jadi Modal Kuat, Laba Tembus Rp1,36 Triliun

Keputusan strategis terkait kepemimpinan ini didukung oleh kinerja keuangan Bank BJB yang solid sepanjang tahun 2024. Dalam RUPST tersebut, terungkap bahwa Bank BJB berhasil membukukan laba konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp1,36 triliun. Capaian ini menunjukkan ketahanan dan kemampuan Bank BJB dalam menghasilkan keuntungan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Sejalan dengan pertumbuhan laba, pendapatan bunga emiten berkode saham BJBR ini juga mencatatkan kenaikan dua digit, mencapai Rp15,87 triliun atau tumbuh 11,36% secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan pendapatan bunga ini mengindikasikan keberhasilan Bank BJB dalam mengoptimalkan fungsi intermediasinya.

Kredit Melesat 17,05%, Aset Tembus Rp219,96 Triliun

Kinerja positif Bank BJB juga tercermin dalam penyaluran kredit yang melesat sebesar 17,05% dibandingkan tahun 2023, dengan total mencapai Rp146,40 triliun. Pertumbuhan kredit yang signifikan ini menunjukkan peran aktif Bank BJB dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat dan Banten, serta kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap perseroan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BRI Anyar Jadi Ketua Perbanas

Bos BRI Anyar Jadi Ketua Perbanas

Bisnis | Senin, 14 April 2025 | 17:58 WIB

Korupsi Bank BJB: Barang Bukti yang Disita KPK di Rumah RK Ternyata Moge Royal Enfield

Korupsi Bank BJB: Barang Bukti yang Disita KPK di Rumah RK Ternyata Moge Royal Enfield

News | Senin, 14 April 2025 | 10:01 WIB

Transaksi di SPKLU Naik Nyaris 5 Kali Lipat di Mudik Lebaran 2025

Transaksi di SPKLU Naik Nyaris 5 Kali Lipat di Mudik Lebaran 2025

Otomotif | Sabtu, 12 April 2025 | 11:19 WIB

Terkini

BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah

BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:53 WIB

Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global

Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:50 WIB

Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan

Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:48 WIB

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:46 WIB

Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya

Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:25 WIB

Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan

Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:00 WIB

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:54 WIB

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:51 WIB

×