Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Mau Aman saat Negara Krisis? Kamu Harus Punya Uang Tunai Segini di Rumah

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 18 April 2025 | 22:29 WIB
Mau Aman saat Negara Krisis? Kamu Harus Punya Uang Tunai Segini di Rumah
Ilustrasi uang tabungan (Freepik)

Suara.com - Dengan tarif yang menciptakan ketidakpastian ekonomi, banyak warga Amerika serta dunia mempertimbangkan kembali tabungan darurat mereka. Salah satunya menyimpan sejumlah uang tunai di rumah.

Tidak semua perencana keuangan menganggap uang tunai penting, tetapi beberapa orang mengatakan sebaiknya menyimpan sejumlah kecil uang tunai untuk berjaga-jaga. Hal ini jika terjadi pemadaman listrik, bencana alam, atau gangguan pada layanan keuangan atau negara alami krisis.

"Saya akan merasa nyaman dengan uang tunai sebesar 500 hingga 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 16,7 juta untuk masalah yang tidak terduga" seperti badai," kata Matthew Saneholtz, perencana keuangan bersertifikat di Tobias Financial Advisors di Florida dilansir CNBC International, Jumat (18/4/2025).

Menurut dia menyimpan uang tunia sebanyak 300 hingga 500 dollar AS di rumah untuk keadaan darurat atau pengeluaran tak terduga adalah keputusan yang benar. Apalagi, menyimpan uang tunai di rumah adalah "pilihan pribadi. Sebab, uang tunai dapat "berguna" dalam beberapa situasi, ia memperingatkan agar tidak terlalu bergantung padanya.

"Saya tidak akan berlebihan dengan uang tunai fisik, karena tidak diasuransikan oleh FDIC dan tidak menghasilkan bunga," kata kata Melissa Caro, CFP dan pendiri My Retirement Network.

Asuransi FDIC menanggung hingga $250.000 per orang, per bank, di semua rekening, jika bank yang diasuransikan FDIC bangkrut. Namun, Anda menyimpan uang tunai di rumah juga harus berhati-hatilah. Untuk itu pilihlah tempat yang tidak bisa diambil oleh pencuri salah satunya di berankas.

"Bahkan jika Anda merasa barang-barang ini disimpan dengan aman di brankas, menyebarkan informasi ini kemungkinan akan membuat Anda menjadi sasaran pencuri," katanya.

Selain sejumlah kecil uang tunai di rumah, sekarang adalah waktu yang tepat untuk meninjau kembali dana darurat Anda. Perencana keuangan biasanya menyarankan untuk menyimpan dana tiga hingga enam bulan untuk pengeluaran penting dalam rekening giro atau tabungan berbunga tinggi. Atau tempat yang mudah diakses, tetapi terpisah dari pengeluaran sehari-hari Anda.

Namun dengan ketidakpastian ekonomi yang lebih besar, Anda mungkin ingin memperluas tabungan tersebut hingga pengeluaran selama setahun. "Jika Anda bekerja di industri yang kemungkinan akan terjadi PHK usahakan sekitar sembilan hingga 12 bulan," kata Saneholtz.

Apalagi  banyak orang Amerika yang tidak memiliki tabungan darurat. Sekitar 42% tidak memiliki tabungan darurat, dan 40% tidak dapat menutupi pengeluaran sebesar 1.000 dollar AS Jika Anda memulai dari nol, ingatlah bahwa memiliki dana cadangan lebih baik daripada tidak sama sekali.

"Jika Anda mulai dari 50 dollar AS, itu lebih banyak dari yang Anda miliki bulan lalu. Dari sana, cobalah untuk menambah tabungan Anda sesuai anggaran yang memungkinkan, terutama dengan memangkas pengeluaran yang tidak penting," katanya.

Sementara itu siapkan juga dana darurat lainnya. Sebab, dana darurat adalah simpanan uang yang disiapkan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, sakit mendadak, atau kerusakan kendaraan. Ini berbeda dengan tabungan biasa yang biasanya ditujukan untuk tujuan keuangan yang telah direncanakan, seperti liburan atau membeli gadget.

Dana darurat adalah simpanan yang bisa digunakan untuk biaya mendesak. Oleh karena itu, simpan dana darurat di tempat yang aman dan gampang diakses. Berikut ini tempat yang bisa simpan dana darurat:
-Rekening Tabungan
Plus: Gampang dicairkan kapan aja.
Minus: Bunga kecil banget.
-Deposito Jangka Pendek
Plus: Bunga lebih tinggi dari tabungan biasa.
Minus: Harus nunggu tenor selesai buat dicairkan.
-Reksa Dana Pasar Uang
Plus: Imbal hasil lebih besar dari deposito.
Minus: Ada risiko kecil meskipun relatif aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Inovasi Digital BRI Group Tembus Rekor Baru, Tabungan dan Deposito Emas Tembus 22 Ton

Inovasi Digital BRI Group Tembus Rekor Baru, Tabungan dan Deposito Emas Tembus 22 Ton

Bri | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

4 Shio Paling Pelit, Nomor 1 Terlalu Hemat Uang

4 Shio Paling Pelit, Nomor 1 Terlalu Hemat Uang

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:46 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Buka Tabungan di Inabuyer 2026, BRI Bagi-bagi Voucher MAP Gratis!

Buka Tabungan di Inabuyer 2026, BRI Bagi-bagi Voucher MAP Gratis!

Bri | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:53 WIB

Uang yang Terselip di Peci: Saat Tradisi Keluarga Jadi Senjata Melawan Politik Culas

Uang yang Terselip di Peci: Saat Tradisi Keluarga Jadi Senjata Melawan Politik Culas

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 10:49 WIB

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB