Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

7 Pinjol Legal Bunga Paling Kecil, Hindari Risiko Terjerat Beban Keuangan

M Nurhadi

Senin, 28 April 2025 | 06:18 WIB
7 Pinjol Legal Bunga Paling Kecil, Hindari Risiko Terjerat Beban Keuangan
Ilustrasi pinjaman online (Freepik.com/benzoix)

Suara.com - Kendati tak disarankan, pinjaman online atau pinjol merupakan solusi praktis bagi yang tengah kepepet butuh uang. Untuk memperkecil risiko, Anda bisa memilih pinjol dengan bunga paling rendah. Dengan demikian, ketika terpaksa berutang, diharapkan tak terlalu ngos – ngosan dalam membayarnya. Berikut adalah tujuh pinjol dengan bunga paling rendah.

1. Akulaku

Akulaku menjadi salah satu pinjol terpopuler berkat bunganya yang rendah, yaitu sekitar 0,03% per hari atau setara dengan kurang lebih 0,88% per bulan. Dengan bunga yang ringan dan proses pencairan cepat, Akulaku cocok bagi yang membutuhkan dana dalam waktu singkat.

2. AdaKami

AdaKami juga termasuk dalam daftar pinjol bunga rendah dengan bunga maksimal 0,3% per hari. Aplikasi ini telah terdaftar di OJK dan menyediakan kemudahan dalam proses pengajuan.

3. Kredivo

Kredivo tidak hanya digunakan untuk cicilan, tetapi juga menawarkan pinjaman tunai dengan bunga yang kompetitif. Dengan opsi pembayaran fleksibel dan bunga yang tergolong rendah, Kredivo telah diawasi oleh OJK.

4. Julo

Aplikasi Julo menawarkan bunga mulai dari 0,1% per hari. Selain itu, proses pencairannya tergolong cepat dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengguna.

5. Kredit Pintar

Dengan bunga pinjaman mulai dari 0,83% per bulan, Kredit Pintar dikenal karena pengajuan yang cepat dan syarat yang tidak ribet.

6. Dana Cepat

Bunga pinjaman dari Dana Cepat dimulai dari 0,9% per bulan, menjadikannya sebagai salah satu pinjol yang bersaing dari sisi suku bunga.

7. Jenius Flexi Cash

Pinjaman dari Jenius ini menawarkan bunga berkisar antara 1,75% hingga 2,25% per bulan. Cocok bagi nasabah bank digital yang ingin mendapatkan pinjaman secara fleksibel.

Utang Pinjol Indonesia Capai Rp874,5 Triliun

Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) mencatat hingga Mei 2024 sedikitnya ada 129 juta orang Indonesia yang memiliki utang pinjaman online atau pinjol dengan total penyaluran dana pinjaman Rp874,5 triliun. Dengan besarnya nilai pinjaman, AFPI berkomitmen untuk terus memberantas pinjol ilegal dan meningkatkan literasi finansial masyarakat.

Tingginya perputaran uang pinjaman online ini sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan yang berasal dari perusahaan fintech lending yang mencapai 26 persen per tahun. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan ini menjadi pertumbuhan tertinggi dalam industri keuangan manapun.

Sayangnya atensi masyarakat mengakses pinjaman online dibarengi dengan pertumbuhan pinjol – pinjol ilegal. OJK mencatat bahwa remaja berusia 15 - 17 tahun merupakan kelompok paling rentan terjerat pinjol ilegal di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkap kalau saat ini pelaku pinjol ilegal melakukan penipuan dengan cara membuat platform yang menyerupai platform pinjol legal yang terdaftar di OJK.

Modus ini yang kerap mengelabui masyarakat. Apalagi kondisi tersebut diperparah dengan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia yang masih rendah, khususnya di daerah pedesaan dan kelompok umur tertentu.

Kemudahan akses mendapatkan uang menjadi alasan pinjol menjadi produk favorit masyarakat. Pinjol seakan menjadi jalan singkat solusi memperoleh uang secara kilat. Apabila Anda telah terlanjur terjebak pinjol, maka kurangi panik. Beberapa langkah bisa dilakukan setidaknya untuk tetap membuat diri waras dan menyelamatkan keuangan.

Langkah pertama dalam membersihkan utang pinjol adalah mengevaluasi jumlah utang dan tagihan yang kamu miliki. Buat daftar lengkap dari semua pinjaman online yang kamu ambil, beserta jumlah pinjaman, suku bunga, jatuh tempo, dan jumlah tagihan bulanan.

Setelah mengevaluasi utang kamu, prioritas utama kamu adalah melunasi pinjaman dengan bunga tertinggi terlebih dahulu. Pinjaman dengan suku bunga tinggi akan menghabiskan lebih banyak uang kamu dalam jangka panjang.

Untuk membersihkan utang pinjol, penting untuk memiliki rencana anggaran yang ketat. Evaluasilah pengeluaran bulanan kamu dan cari area di mana kamu dapat mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Alokasikan sejumlah uang yang signifikan untuk membayar utang pinjol setiap bulan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlanjur Gagal Bayar Pinjol Jangan Panik, Ini Cara Mengatasinya

Terlanjur Gagal Bayar Pinjol Jangan Panik, Ini Cara Mengatasinya

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 19:44 WIB

7 Potret Kenangan Artis bareng Bunda Iffet, Tak Hanya 'Ibu' Bagi Band Slank

7 Potret Kenangan Artis bareng Bunda Iffet, Tak Hanya 'Ibu' Bagi Band Slank

Entertainment | Minggu, 27 April 2025 | 17:07 WIB

Pinjam Duit Legal atau Ilegal: Cek Izin OJK Agar Tidak Terjebak Pinjol Bunga Tinggi

Pinjam Duit Legal atau Ilegal: Cek Izin OJK Agar Tidak Terjebak Pinjol Bunga Tinggi

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 10:16 WIB

Solusi Pinjol Dana Instan Resmi OJK, Pengajuan Cepat!

Solusi Pinjol Dana Instan Resmi OJK, Pengajuan Cepat!

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 21:01 WIB

Pinjol AdaKami Legal OJK atau Ilegal, Cek Perizinannya Agar Dompet Aman

Pinjol AdaKami Legal OJK atau Ilegal, Cek Perizinannya Agar Dompet Aman

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 15:52 WIB

Risiko Galbay Pinjol dan Ancaman Hukuman Tidak Melunasi Utang

Risiko Galbay Pinjol dan Ancaman Hukuman Tidak Melunasi Utang

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 06:54 WIB

Terkini

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB