UMKM Rempah-rempah RI Tembus Pasar Kanada

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Mei 2025 | 08:15 WIB
UMKM Rempah-rempah RI Tembus Pasar Kanada
Ilustrasi rempah-rempah (pexels.com)

Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo  mendorong kemandirian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK) dengan memfasilitasi partisipasi CV Agradaya Indonesia di ajang pameran Canadian Health Food Association (CHFA) Now 2025. 

Pameran bergengsi yang berlangsung di Vancouver Convention Centre West, Kanada, pada 26–27 April 2025 ini merupakan platform penting bagi para pelaku industri produk kesehatan alami, organik, serta gaya hidup sehat di Kanada.

CHFA Now menjadi magnet bagi ribuan pelaku industri dari berbagai penjuru dunia. Mulai dari produsen inovatif, distributor berskala besar, peritel terkemuka, hingga para profesional kesehatan berkumpul untuk menjalin relasi bisnis, bertukar informasi, dan memperkenalkan produk-produk unggulan mereka. Kehadiran Agradaya di tengah ramainya pameran ini menjadi bukti nyata dukungan Pelindo dalam membuka pintu pasar global bagi UMK Indonesia.

Agradaya Indonesia, sebagai salah satu UMK binaan Pelindo yang terpilih, memanfaatkan kesempatan emas ini untuk memperkenalkan ragam produk minuman herbalnya yang kaya akan khasiat rempah-rempah asli Indonesia. Kunyit yang terkenal dengan sifat anti-inflamasi, jahe yang menghangatkan dan meningkatkan kekebalan tubuh, serta temulawak yang baik untuk kesehatan pencernaan menjadi bintang utama dalam produk-produk Agradaya. Keunggulan produk Agradaya ini semakin terjamin kualitasnya karena telah melalui proses kurasi ketat oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver, memastikan bahwa produk yang ditampilkan memiliki daya saing di pasar internasional.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menegaskan bahwa partisipasi Agradaya dalam pameran CHFA Now 2025 merupakan implementasi dari visi Direksi Pelindo untuk memandirikan UMK binaan. “Kami memiliki aspirasi yang besar agar UMK binaan Pelindo tidak hanya unggul dalam produksi, tetapi juga mampu menembus dan bersaing di kancah perdagangan internasional. Melalui Program Gedor Ekspor UMK yang mendapatkan dukungan penuh dari Direksi, Pelindo secara aktif berupaya membuka akses promosi dan membangun jejaring global yang luas bagi para pelaku usaha lokal,” ungkap Ali di Jakarta dikutip Rabu (7/5/2025).

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa Pelindo akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak strategis, termasuk perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas eksposur produk-produk UMK Indonesia ke pasar ekspor yang potensial. Dukungan yang diberikan kepada Agradaya diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh keberhasilan bagi UMK lainnya dalam mengembangkan usaha mereka hingga mencapai level internasional melalui program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BUMN.

Selain fokus pada promosi produk-produk herbal andalannya, tim Agradaya juga aktif melakukan penjajakan kemitraan strategis dengan para pelaku usaha lokal di Kanada. Salah satu mitra potensial yang saat ini dalam tahap pembicaraan adalah Archipelago Foods, sebuah perusahaan distribusi yang memiliki fokus yang kuat dalam memasarkan produk-produk asal Indonesia di wilayah Amerika Utara.

“Kami sangat berharap kerja sama dengan Archipelago Foods dapat menjadi jembatan emas bagi produk-produk Agradaya untuk memasuki jaringan ritel yang lebih luas di Kanada. Selain itu, kami juga menargetkan pasar komunitas diaspora Indonesia yang semakin menghargai produk-produk otentik dari tanah air, serta konsumen lokal Kanada yang semakin sadar akan manfaat produk herbal alami,” imbuh Ali.

Pameran CHFA Now 2025 yang mengusung konsep business to business (B2B) ini menjadi platform yang ideal bagi Agradaya untuk membangun hubungan dengan para calon mitra dagang dan distributor. Dalam pameran ini, Agradaya tidak melakukan penjualan langsung kepada konsumen akhir, melainkan lebih fokus pada upaya membangun kesepakatan kerja sama yang saling menguntungkan dengan para pemain kunci di industri makanan dan minuman kesehatan Kanada.

baca juga

Partisipasi Agradaya di CHFA Now 2025 membuahkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan catatan tim Agradaya, estimasi potensi transaksi yang berhasil dijajaki selama pameran mencapai ratusan ribu dollar AS. Angka ini mencerminkan antusiasme yang tinggi dari para pelaku industri di Kanada terhadap produk-produk berbasis rempah-rempah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang dan Singapura Jadi Buyer Tetap UMKM Dimas Batik

Jepang dan Singapura Jadi Buyer Tetap UMKM Dimas Batik

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 07:42 WIB

Erick Thohir Tegaskan UU Baru Tak Lindungi Koruptor BUMN, Termasuk Direksi

Erick Thohir Tegaskan UU Baru Tak Lindungi Koruptor BUMN, Termasuk Direksi

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:37 WIB

Petinggi BUMN Tak Bisa Dijerat Korupsi? DPR: Silakan Gugat UU BUMN ke MK

Petinggi BUMN Tak Bisa Dijerat Korupsi? DPR: Silakan Gugat UU BUMN ke MK

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:19 WIB

Terkini

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

×