Harga Emas Antam Terus Merosot Tajam Hingga Dibanderol Rp1.926.000/Gram

Achmad Fauzi

Jum'at, 09 Mei 2025 | 09:24 WIB
Harga Emas Antam Terus Merosot Tajam Hingga Dibanderol Rp1.926.000/Gram
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).

Data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal untuk minggu yang berakhir pada 3 Mei tercatat 228.000, lebih rendah dari estimasi konsensus 230.000 dan menurun dari data sebelumnya sebesar 241.000.

Data ini memberikan sinyal positif bagi The Fed bahwa kondisi ekonomi AS tetap solid, sekaligus memperkuat sikap hati-hati bank sentral dalam menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers pada Rabu menyatakan bahwa pihaknya tidak tergesa-gesa dalam menurunkan suku bunga, memperkuat pandangan bahwa suku bunga tinggi kemungkinan bertahan lebih lama dari yang diantisipasi sebelumnya.

Meski begitu, pasar swap masih memperkirakan akan ada pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC bulan Juli, dan dua pemotongan tambahan menjelang akhir tahun.

Menariknya, di tengah tren penurunan harga emas, beberapa bank sentral global justru menambah cadangan emas mereka. Dewan Emas Dunia melaporkan bahwa pada bulan April, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) menambah 2 ton emas, memperpanjang tren akumulasi selama enam bulan berturut-turut.

Bank Sentral Polandia (NBP) bahkan membeli 12 ton emas, sehingga total cadangannya menjadi 509 ton, sementara Bank Nasional Ceko menambah 2,5 ton cadangan emas bulan lalu.

Dari sisi teknikal, prospek jangka pendek emas terlihat bearish. Penurunan harga di bawah level USD3.400 membuka jalan bagi tekanan lebih lanjut, dengan support kritis berikutnya berada di USD3.300. Jika level ini tertembus, emas berpotensi melemah hingga ke level terendah siklus pada 1 Mei di USD3.202.

"Momentum jangka pendek menunjukkan pembeli mulai kehilangan tenaga," ungkap seorang analis teknikal. "Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mulai mengarah ke zona oversold, yang mencerminkan tekanan jual masih dominan."

Namun demikian, jika terjadi pembalikan arah dan harga mampu menembus kembali USD3.350, maka peluang untuk retest ke USD3.400 masih terbuka.

baca juga

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke pertemuan penting antara delegasi dagang Amerika Serikat dan Tiongkok yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu mendatang di Swiss. Pertemuan ini akan membahas kebijakan tarif dan bisa menjadi katalis besar berikutnya bagi arah harga emas dan sentimen pasar secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Turun Harga Hari Ini, Jadi Rp1.953.000/Gram

Emas Antam Turun Harga Hari Ini, Jadi Rp1.953.000/Gram

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 09:45 WIB

7 Fakta ANTM yang Wajib Diketahui Investor Sebelum Beli Sahamnya

7 Fakta ANTM yang Wajib Diketahui Investor Sebelum Beli Sahamnya

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:06 WIB

Harga Emas Antam Kembali Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp1.956.000 per Gram

Harga Emas Antam Kembali Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp1.956.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 09:45 WIB

Terkini

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum

Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:55 WIB

El Nino Makin Parah, Nunas Nede jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Mata Air

El Nino Makin Parah, Nunas Nede jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Mata Air

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:52 WIB

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:50 WIB

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

×