Profil CATL, Perusahaan Rakasa China Larang Investor AS Beli Sahamnya

M Nurhadi

Senin, 12 Mei 2025 | 16:00 WIB
Profil CATL, Perusahaan Rakasa China Larang Investor AS Beli Sahamnya
Ilustrasi pabrik CATL (Dok. CATL)

Suara.com - Profil Contemporary Amperex Technology atau CATL, produsen baterai lithium-ion otomotif terbesar di China menjadi sorotan pascalarang investor Amerika Serikat (AS) membeli sahamnya. Hal ini mengindikasikan bahwa ketegangan geopolitik antara China dan Amerika Serikat meluas hingga ke pasar saham. CATL tak memberi tanggapan langsung, namun besar kemungkinan perusahaan yang memulai IPO pada Februari 2025 lalu tak mau berurusan dengan perdagangan bersama AS.

Dalam websitenya, CATL berkomitmen menjadi pemain global dalam menyediakan solusi teknologi energi terbarukan. CATL memulai kiprahnya pada 1999 sebagai produsen baterai litium dengan nama ATL. Sementara itu, nama CATL resmi digunakan pada 2011. Saat itu, perusahaan berpartisipasi dalam pembangunan proyek penyimpanan energi Zhangbei, yang mentransformasikan energi angin dan matahari terbesar di dunia pada saat itu. Setahun setelahnya, CATL memulai kemitraan strategis dengan BMW, perusahaan mobil Jerman, BMW.

Pada 2013 CATL berkembang dengan mendirikan basis produksi di Xining, sekaligus memulai produksi baterai untuk kendaraan listrik atau EV kendaraan komersial terbesar dunia, Yutong. Setelahnya, bisnis di bidang baterai kendaraan listrik terus berkembang. CATL memiliki lini usaha daur ulang dan regenerasi baterai. Anak perusahaan pun didirikan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang.

Sejak 2022, CATL menjadi perusahaan nomor wahid untuk volume konsumsi EV selama enam tahun berturut – turut dan peringkat pertama dunia untuk pengiriman baterai BESS. Pabrik di wilayah Yibin telah mendapatkan sertifikasi World Economic Forum sebagai pabrik baterai nol-karbol pertama di dunia dan terpilih sebagai anggota Global Lighthouse Network.

Setahun berikutnya, Contemporary Amperex Intelligence Technology (Shanghai) Ltd. (CAIT-SH), anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh CATL, dan Komite Manajemen Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Yichun mengadakan upacara penandatanganan untuk Proyek Basis Produksi Sasis Cerdas Terintegrasi (CIIC) CATL di kota Yichun, Provinsi Jiangxi, Tiongkok Tenggara.

CAIT-SH berkomitmen pada desain, produksi, penjualan, dan layanan CIIC. Menurut perjanjian tersebut, CAIT-SH akan membangun basis produksi CIIC pertama yang menampilkan teknologi CTC (Cell to Chassis) di Yichun, yang secara efektif akan mempromosikan komersialisasi teknologi CTC dan sasis skateboard CATL, sehingga mendorong pengembangan industri energi baru yang berkualitas tinggi.

Perang Dagang China – AS Makin Panas

Pelarangan investor AS membeli saham CATL bukan tanpa alasan. Perang dagang China – AS memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa dirinya telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping meski tak memberikan rincian mengenai topik yang dibahas.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China. Pekan lalu, ia mengatakan bahwa dirinya tidak terburu-buru untuk berbicara dengan Xi guna meredakan perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

baca juga

Percakapan antara kedua pemimpin ini dipandang krusial untuk mencegah peningkatan atau penundaan tarif perdagangan yang semakin membebani kedua negara. Sebelumnya, sebelum Trump resmi menjabat, ia dan Xi sempat berdiskusi mengenai berbagai isu, termasuk TikTok, perdagangan, dan Taiwan. Saat ini, baik Gedung Putih maupun Kementerian Luar Negeri China belum memberikan komentar atas wawancara Trump dengan Fox News.

China baru-baru ini memberlakukan tarif tambahan terhadap sejumlah produk impor dari AS sebagai respons terhadap kebijakan tarif Trump yang mencapai 10% secara menyeluruh. Selain itu, Beijing juga memasukkan beberapa perusahaan AS, termasuk Alphabet (induk perusahaan Google), dalam daftar pengawasan untuk kemungkinan sanksi lebih lanjut.

Hubungan AS-China memang telah lama diwarnai ketegangan, mencakup isu tarif perdagangan, keamanan siber, Taiwan, Hong Kong, hak asasi manusia, serta asal-usul pandemi Covid-19. Pernyataan Trump mengenai pembicaraannya dengan Xi menambah dinamika baru dalam hubungan kedua negara, yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam bidang diplomasi dan ekonomi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thom Haye Bongkar Fakta Mengejutkan! Lebih Suka Bali Dibanding Jakarta untuk TC Timnas Indonesia

Thom Haye Bongkar Fakta Mengejutkan! Lebih Suka Bali Dibanding Jakarta untuk TC Timnas Indonesia

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 13:43 WIB

Sederet Faktor Timnas Indonesia Terancam Tanpa 4 Pemain saat Hadapi China

Sederet Faktor Timnas Indonesia Terancam Tanpa 4 Pemain saat Hadapi China

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 13:35 WIB

Alhamdulillah Timnas Indonesia Punya Angin Segar Lawan China setelah Kena Sanksi FIFA

Alhamdulillah Timnas Indonesia Punya Angin Segar Lawan China setelah Kena Sanksi FIFA

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 12:48 WIB

Gara-gara Bahrain, Timnas Indonesia Dapat Kerugian Lawan China

Gara-gara Bahrain, Timnas Indonesia Dapat Kerugian Lawan China

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 11:38 WIB

Microsoft Larang Karyawannya Pakai DeepSeek, Takut Data Tersimpan di China

Microsoft Larang Karyawannya Pakai DeepSeek, Takut Data Tersimpan di China

Tekno | Senin, 12 Mei 2025 | 10:18 WIB

3 Fakta Denda dan Sanksi FIFA ke PSSI Jelang Timnas Indonesia vs China

3 Fakta Denda dan Sanksi FIFA ke PSSI Jelang Timnas Indonesia vs China

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Bukan Cedera! Kevin Diks Absen Bela Gladbach di Bundesliga, Ini Alasannya

Bukan Cedera! Kevin Diks Absen Bela Gladbach di Bundesliga, Ini Alasannya

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:52 WIB

BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja

Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:49 WIB

MRT Jakarta Meluncur Pukul 03.00 Selama Jakarta Running Festival 2026

MRT Jakarta Meluncur Pukul 03.00 Selama Jakarta Running Festival 2026

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang

Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Jadi Mesin Gol Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff Hampir Main di Klub Inggris

Jadi Mesin Gol Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff Hampir Main di Klub Inggris

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Porprov Jateng 2026: Futsal Solo Hadapi Laga Hidup-Mati Lawan Wonogiri

Porprov Jateng 2026: Futsal Solo Hadapi Laga Hidup-Mati Lawan Wonogiri

Surakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:43 WIB

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda

Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:39 WIB

×