Jelang Demo Akbar, Aplikator Ramai-ramai Klarifikasi Soal Potongan 20 Persen ke Pengemudi Ojol

Achmad Fauzi

Senin, 19 Mei 2025 | 15:49 WIB
Jelang Demo Akbar, Aplikator Ramai-ramai Klarifikasi Soal Potongan 20 Persen ke Pengemudi Ojol
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumpulkan para aplikator ojek online (ojol)/(Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengumpulkan seluruh aplikator ojek online (ojol) yang beroperasi di Indonesia. Mulai dari Gojek, Grab, Maxim, hingga Indrive para perwakilannya sibuk klarifikasi soal potongan 20 persen terhadap pengemudi ojol.

Tidak mengelak, Menhub menyebut, memang benar ada potongan dari masing-masing aplikator. Hanya saja, dia melanjutkan potongannya itu tidak lebih dari 20 persen.

"Jadi kita juga harus melihat kalau mau yang 10 persen, ada ini. Yang 20 persen ada ini bertiga. Tapi kita juga harus melihat mereka berempat ini punya market share yang berbeda," ujarnya di Restoran Aroem, Jakarta, Senin (19/5/2025).

Sementara, masing-masing aplikator mengklaim tak lebihi batas potongan 20 persen kepada pengemudi ojol, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KP) 1001 Tahun 2022.

President Gojek, Catherine mengakui memang ada potongan terhadap pengemudi ojol. Akan tetapi, sebenarnya potongan tersebut untuk pelayanan ke pelanggan, seperti promo-promo.

"Kalau dilihat di sana, kalau saya highlight, itu besar proporsi dari 20 persen itu adalah untuk promo pelanggan. Promo pelanggan itu adalah komposisi yang paling besar daripada potongan 20 persen itu. Anggepannya kayak kita menginvestasikan kembali komisi itu kepada pelanggan," ucap dia.

Catherine melanjutkan, Gojek sudah sering kali membuat percobaan soal potongan tersebut. Dan memang, dia menyebut, Gojek menitikberatkan pada harga yang diberikan kepada konsumen.

"Kenapa? Kalau saya boleh sharing sedikit, ini penting banget. Karena kita melihat, sudah sering sekali kita melakukan eksperimen, percobaan. Kalau harga untuk konsumen itu bergerak sedikit saja, itu adalah sensitifitasnya sangat kuat. Jadi konsumen sangat sensitif terhadap harga itu," ucap dia.

Driver Ojol Palembang tolak merger Gojek-Grab
Driver Ojol Palembang tolak merger Gojek-Grab

Kemudian, Dikrektur Bisnis Mobiity & Logistics Grab Indonesia, Tyas Widyastutuo juga mengklaim juga tak melakukan potongan lebih dari 20 persen. Dia menjelaskan, potongan komisi 20 persen terhadap pengemudi ojol ini hanya berlaku untuk tarif dasar perjalanan saja.

baca juga

"Jadi yang diatur adalah tarif dasar, bukan total keseluruhan biaya. Nah ini yang bisa membuat salah kaprah sebenarnya.  Jadi platform fee ini sebenarnya tidak hanya ada di platform online transportasi seperti kami, tapi juga ada di platform di industri lain," ungkap dia.

"Seperti pada saat rekan-rekan atau teman-teman membeli tiket kereta api atau tiket pesawat menggunakan layanan platform yang berbeda, sangat lumrah di industri yang berbasis teknologi untuk mencarge atau mengenakan platform fee atau biaya jasa platform kepada penggunanya," sambung dia.

Setelah itu, Government Relation Specialist Maxim, Muhammad Rafi Assagaf juga menyampaikan hal yang sama dari dua aplikator yang klaim tidak memberi potongan terhadap pengemudi ojol lebih dari 20 persen. Menurut dia, potongan itu harus terjadi untuk membiayai inovasi layanan yang diberikan kepada konsumen.

"Dan jika dilihat lagi ke belakang, memang komisi ini sangat diperlukan dengan baik dan bijak untuk dapat dikaji lebih jauh karena memang kita membutuhkan inovasi," beber dia.

"Kita ambil contoh Maxim, jadi kita memang perlu terus berkembang sebagai perusahaan. Walaupun end goal-nya itu adalah balik lagi kesejahteraan mitra. Itu kita sepakat semua hal itu. Tapi dalam perjalanannya kita butuh inovasi yang jauh lebih baik. Dan semua hal ini kami harapkan bisa melalui kajian-kajian dan tentunya diskusi yang komprehensif," ucpa dia.

Terakhir, Direktur Bisnis inDrive Indonesia, Ryan Rwanda mengklaim, bahwa perusahaan hanya memotong komisi pengemudi ojol hanya 10 persen. Dia buka-bukaan, bahkan pemotongan komisi hanya 11,7 persen untuk mobil dan 9,99 persen untuk motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok Demo Besar Ojol, 500 Ribu Pengemudi Matikan Aplikasi

Besok Demo Besar Ojol, 500 Ribu Pengemudi Matikan Aplikasi

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 10:09 WIB

Ekonomi Global Tak Pasti, Pengusaha RI Diminta untuk Lebih Berani

Ekonomi Global Tak Pasti, Pengusaha RI Diminta untuk Lebih Berani

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:30 WIB

Mau Dilamar Grab, GOTO Pilih 'Gembok' Saham untuk Karyawan: Sinyal Kuat?

Mau Dilamar Grab, GOTO Pilih 'Gembok' Saham untuk Karyawan: Sinyal Kuat?

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

×